
" Aku tidak ingin ada kesalahan sedikit pun. Pastikan semua nya baik baik saja. Perhitungkan segala nya. !" Titah Brian tak terbantah kan.
Sementara yang di hubungi nya hanya bisa iya dan menurut apa kata Bos besar.
" Tegang amat, Bos ! Santai ngapa. Ngopi yok !" Ajak Jaka mencoba mencairkan suasana tegang itu.
" Diam lah Jaka ! Kau terlalu asyik bermain jadi tidak mengetahui keadaan ku saat ini. " Sindir Brian telak.
" Iye bos. Iye..." Jaka akhir nya pasrah !.
" Hotel nya gimana Bos? x Tanya Dimas masuk ke dalam ruangan.
" Persiapkan segala nya. 15 menit lagi aku akan membawa nya mencari gaun ! Tolong Handle semua nya Angga. Aku percaya pada mu !" Brian langsung keluar dari ruangan nya dan langsung menuju Rumah sakit dimana Lila praktek.
...❤️❤️❤️...
Lain Lila dan Brian, Lain lagi Aliya di Jepang.
Dia sedang merendam kaki nya di sungai dan menikmati indah nya pagi hari yang sangat cerah.
Ya, Hati nya mulai membaik semenjak tinggal disini.
" Melon ?" Tawar seseorang datang mendekat ke arah Aliya.
" Ck " Aliya hanya melengos saja.
" Buah bagus untuk imun tubuh bukan ? Terlebih di Suasana seperti ini. Banyak Virus dimana mana. !"
" Ya , Termasuk Kau !"
" Aku ? Virus ?" Tunjuk nya ke diri nya sendiri.
" Pria setampan aku ? Usia ku memang sudah memasuki 38 tahun, Tapi aku yakin masih bisa bersaing dengan Pria yang baru besar dan tumbuh. Walau aku seorang Duda !"
Deg !
Aliya melihat ke arah Pria di samping nya . Setampan dan seimut itu 38 tahun ? Lalu apa tari ? Duda?
" Jangan heran ! Istri ku yang menggugat ku. Kata nya aku kurang pergaulan di luar. Dia bosan dan memilih bercerai dan kami tidak memiliki anak karena dia tidak ingin . " Cerita Pria itu.
" Apa perduli ku ?"
" Kau Cantik, Tapi sayang, Mulut mu lebih pedas dari wasabi. !"
" Aku tidak mengundang mu kesini dan bercerita. Lalu apa perduli ku ?"
" Oke, Mari berkenalan !" Mengulurkan tangan nya.
" Kenz Nakamura ! 38 tahun Duda Kaya Raya dan Dermawan. Jangan lupakan wajah ku yang rupawan dan menawan !" Lanjut nya lagi.
" Keu tertawa ?" Tanya Kenz saat melihat Aliya tertawa.
" Aku ? Tertawa ? Kau terlalu percaya diri bung !"
" Kau cantik jika tersenyum seperti itu ! Kau berasal dari mana ? Bahasa Jepang mu sangat Fasih. " Anggep aja bicara mereka bahasa Jepang ecek nya.
__ADS_1
" Aku ? Aku menguasai banyak bahasa, Aku bisa bahasa Indonesia dengan baik,Jepang,Korea,Prancis dan Jerman ! Kenapa ?" Tanya Aliya menantang.
" Oh ya ? Bagaimana Jika kita menggunakan bahasa Indonesia saja ? "
" Aku tidak tertarik bicara pada mu !" Aliya langsung bangkit dan membawa Buah melon yang berada di mangkuk serta garpu nya itu.
Kenz hanya tersenyum saja melihat tingkah Aliya.
Kembali ke Indonesia, saat ini Brian tengah berusaha ,menipu Lila untuk mau mengenakan gaun mewah untuk malam kejutan mereka di usia nya yang ke 21 tahun.
" Kak, Apaan sih ? Kenapa baju baru segala ? Gaun lagi. " Kesal Lila
" Baby, Please ! Jangan membuat ku kecewa. "
" Iya kak, Tapi untuk apa ?" Tanya Lila lagi.
" Baby, Please ! Jangan banyak bertanya. Kita selesaikan ini dengan cepat. kamu belum makan dan belum membersihkan diri setelah dari rumah sakit. "
" Aku gak kena Corona ya kak !"
" Aku tidak mengatakan begitu !"
" Is...Nyebelin ah..." Kesal Lila akhir nya mengambil gaun yang di pilih Brian dan membawa nya ke Pas Room.
menunggu selama 5 menit akhir nya Lila keluar dari Pas Room menghampiri Brian.
" Kak..." Panggil nya pada Brian.
" Baby, You Look So Beautiful ..." Puji Brian mencium kening Lila dengan sayang nya.
" Tomorrow You Will Find Out Baby. " Jawab Brian.
" Apaan sih kak, Main rahasia rahasiaan segala ? Ngeselin tau. " Balas Lila.
" Oke. Ganti Baby. Kita akan Dinner setelah ini. " Brian mendorong dengan lembut tubuh Lila menuju kembali ke Room Pas.
" Ayo. " Brian menggandeng tangan Lila setelah wanita nya keluar dari Room Pas dan membawa nya ke mobil
" Sabuk nya Baby. " Brian mengelus kepala Lila dengan sayang.
" Iya. Kita makan Ramen mau ? Boleh ya ?" Pinta Lila dengan manja nya.
" Oke. Aku nasi saja. Ramen terlalu banyak mengandung minyak. "
" Mesti banget sih kak ? Makan di jaga banget. "
" Kamu dokter Baby, Seharus nya kamu lebih tau itu. Apa yang kamu jelaskan pada pasien kamu yang masih anak anak ? Jika kamu sendiri makan sembarangan ? Mulai lah belajar hidup sehat Baby, Aku tidak meminta mu mengikuti ku. Ya setidak nya kamu tau makanan yang terbaik buat diri kamu sendiri. Sekali dalam seminggu aku mengijinkan mu makan Junkfood. No Debat !"
" Kak, Hidup itu di nikmati aja. Jangan di buat Pusing "
" Aku menikmati hidup ku !. kurang nikmat apa lagi ? Uang ku cukup, Karier ku juga bisa di bilang bagus , Pacar ku cantik. Sayang nya dia sedikit pembangkang dan --"
" Dan apa ? Kakak Nyebelin ih. Aku ngambek. " Kesal Lila membuang pandangan nya ke arah jendela samping nya.
" Kamu ngambek ? Yakin ? Aku blokir nih kartu nya? Atau aku Kurangi jatah Gopay kamu , Mau ??" Tanya Brian lagi.
__ADS_1
" Gak asik ah. Main nya ngancem. Aku pake Gopay juga buat makan para suster aku. " Keluh Lila.
" Aku juga beli coklat banyak buat pasien aku yang gak mau di suntik. " Jawab Lila lagi.
" Iya. Jangan marah. Sudah ayo turun. Kita mau makan ramen bukan ? Aku sushi saja."
" Iya ih...Nyebelin Wlekkkk..." Lila menjulurkan lidah nya ke arah Brian dan langsung keluar dari sana.
Brugh...
Lila terpental menabrak tubuh semampai seorang wanita cantik dan sangat arrogant.
Tau lah ya siapa dia. !
" Maaf Kak. " Ucap Lila agak tidak tulus karena melihat sorot mata tajam milik Alina.
" Ayo Karina !" Ajak Alina pada Sekertaris baru nya. Karena sekertaris lama nya cuti melahirkan.
Padahal ibu lupa nama asisten nya Alina. wkwkwkwk 😂😂😂
" Iya Nona. " Jawab Karina mengikuti langkah Anggun sang Nona.
" Baby, Kamu baik baik saja ?" Tanya Brian memastikan saat melihat Lila menabrak Alina.
Dan Alina, Saat melihat Brian dia langsung pergi dari sana karena tidak ingin terpancing emosi.
" Aku baik baik aja Kak. Ayo masuk aku laper. " Lila tidak ingin Brian memikirkan yang gak gak nanti nya.
Saat sampai di dalam pun Alina kembali berdecak kesal saat melihat Ternyata Brian dan Lila duduk di sebelah mereka.
Karena mereka berada di restoran Jepang dengan meja berjalan.
" Ck,. " Alina berdecak kesal saat Brian dan Lila memang benar benar duduk di samping mereka.
" Boleh Bergabung Alina ?" Tanya Brian mencoba bersikap biasa saja.
" Apa perduli ku ? Kita tidak saling mengenal maka bersikap lah begitu !" Alina langsung mengambil Makanan yang di inginkan nya saat lewat.
" Kak, Kita pindah aja yuk. Takut kakak gak nyaman. Aku mah biasa aja. " Kata Lila melihat gelagat Brian yang kurang nyaman.
" Tidak apa Baby, Makan lah, Bukan nya Kamu lapar ?" Tanya Brian dan Lila mengangguk.
" Maka ambil yang ingin kau makan. " Brian tersenyum tulus disana dan Alina lebih memilih memakai Ear phone nya saat Aliya menghubungi nya.
" Aku sedang makan Aliya ! Jangan menganggu ku !"
Alina langsung mematikan ponsel nya dan menyetel lagu untuk menyumbat telinga nya agar tidak mendengar obrolan sepasang kekasih itu.
...❤️❤️❤️...
Jangan Ngancem aku apa lagi Neror yakk...
Ku teror balik nanti. Ini ku tebak, Pasti nanti Vean Veronica ada kementar !"
__ADS_1
Yaudah, Jangan lupa Follow ige aku @amelia_falisha1511 ❤️