Terjebak Gairah Dua Mafia

Terjebak Gairah Dua Mafia
13. Melawan Genk Motor


__ADS_3

Felix datang ke markas terlambat, semua anak buahnya sudah berada di markas. Beberapa kali Freid meneleponnya, tapi tidak di jawab. Dia kelelahan sendiri menahan gairahnya setelah mencium Marinka ketika tidur.


Sialnya lagi, setelah satu jam lebih mandi air dingin justru semakin membangkitkan gairahnya. Sampai dia harus minum air dingin beberapa gelas.


Wajah kusut Felix terlihat jelas, Freid mengerutkan dahinya. Ada apa dengan bosnya itu. Dia pun mendekat, dan berbisik ada Felix.


"Anda baik-baik saja tuan?" tanya Freid.


"Diamlah, jangan menggangguku." kata Felix.


Dia masih memikirkan apa yang tadi dia lakukan di kamarnya. Freid pun diam, dia tahu mungkin bosnya sedang gelisah karena gadis bernama Marinka.


"Ada masalah apa Freid, sampai aku harus datang ke markas?" tanya Felix.


"Ada kelompok genk motor yang berencana mengepung kasino di bagian barat Inggris tuan. Mereka menantang kita, dan kita harus kesana melawannya." kata Fried.


"Troy sudah kamu suruh kesana?" tanya Felix.


"Sudah, dan dia yang melaporkannya padaku. Malam ini kita harus bergerak cepat tuan, karebna waktu dini hari sepertinya akan ada serangan." kata Freid lagi melaporkan informasinya.


"Baiklah, ayo kita kesana. Kupikir para genk motor dari London yang membuat kasinoku di teror oleh mereka." kata Felix.


"Baik tuan, mobil sudah siap di belakang. Ayo kita kesana. Semua anak buah sudah saya suruh datang kesana lebih dulu." kata Freid.


Felix berjalan lebih dulu, dia berjalan cepat di susul oleh Fried dan beberapa anak buah. Mereka akan ke wilayah bagian barat Inggris untuk menghalau para genk motor dari pecahan genk motor di London.


Felix masuk ke dalam mobil, yang mengendarai Freid sendiri. Karena dia lebih cepat melajukan mobilnya jika sedang terburu-buru. Mobil anak buah Felix mengikuti dari belakang. Dengan kecepatan tinggi, mobil melaju dengan kencang, pikiran Felix masih kalut dengan sejak makan malam dengan Marinka.


Di cobanya lagi memusatkan pikirannya pada masalah yang akan dia hadapi, namun lagi-lagi dia memikirkan Marinka.


"Shiit!" umpat Felix.


Freid terkejut dengan umpatan Felix itu, dia mengira ada mobil yang menyalip di depan mobilnya. Hingga Felix pun mengumpat kesal.


"Mereka siapa yang menyalip mobil kita?" tanya Freid pada anak buah yang menyetir.


"Saya tidak tahu tuan, tapi sepertinya orang mabuk yang mrngendarai dengan ugal-ugalan." jawab anak buahnya.


Mereka melajukan mobilnya dengan kencang memyaingi mobil yang tadi melaju ugal-ugalan. Tapi beberapa meter mobil itu di depan mobil tersebut, mobil yang di tumpangi Felix pun di tembaki beberapa kali.


Dor! Dor! Dor!

__ADS_1


"Brengsek! Siapa mereka?! Balas Freid!" ucap Felix dengan kencang.


"Baik tuan!"


Freid pun mengambil senjata api laras panjang dan membalas temebakan mobil ugal-ugalan tadi dengan beberapa kali tembakan.


Dor! Dor! Dor!


Dor! Dor! Dor!


Suara tembakan saling bersahutan di jalanan tengah kota London menuju bagian barat Inggris. Nampak mobil-mobil mundur menghindari tembakan sasaran tersebut. Kemudian akhirnya mobil yang ugal-ugalan itu pun terkena tembakan bagian roda mobilnya.


Terjadilah tabrakan antar mobil yang lewat, beberapa mobil menabrak trotoar jalanan dan juga bangunan rumah penduduk. Mobil Felix melaju kencang menuju barat. Dan terdengar suara ledakan keras.


Duaaarrr!


Mobil Felix melaju kencang menghindari mobil yang meledak akibat tabrakan beberapa mobil yang terkena tembakan dan mobil ugal-ugalan tadi.


"Baguslah, orang seperti itu harus di beri pelajaran." kata Felix.


"Mereka sepertinya memang orang mabuk tuan." kata Freid.


"Sekarang ayo kita lanjut ke bagian barat, ini sudah mendekati waktu mereka datang. Hubungi Troy agar bersiaga di setiap tempat di kasino." kata Felix.


Freid pun menghubungi Troy untuk bersiaga dan menyuruh dua orang anak buahnya menyambut mobil yang di tumpangi Felix.


"Halo tuan Freid?"


"Troy, lakukan penyambutan untuk tuan Felix dan aku di depan. Jika ada yang mengintai dan tiba-tiba menyerang mobil kami, kalian sudah siap." kata Freid.


"Baik tuan. Oh ya, kata pengintai genk motor itu sudah bergerak kemari. Lalu apa yang harus kami lakukan tuan?" tanya Troy.


"Siagakan saja di depan, kita sebentar lagi sampai di sana." kata Freid lagi.


"Baik tuan, ada lima orang yang akan menyambut mobil tuan Felix dan anda."


"Oke."


Klik!


Freid menutup sambungan teleponnya, lalu memasukkannya ke dalam saku jaketnya. Felix sendiri sedang berpikir bagaimana dengan dia membawa Marinka ke pesta pangeran Gabriel. Dia membayangkan Marinka sangat anggun dengan gaun yang mewah dan perhiasan mewah pula.

__ADS_1


"Tuan Felix, kita sebentar lagi sampai di kasino. Anak buah kita sudah menunggu di depan, para genk motor juga sudah dekat di kasino." kata Freid memberitahu Felix.


"Ya sudah, cepat kita keluar dari mobil dan masuk kasino." kata Felix.


Pikirannya kembali buyar dengan laporan Freid itu. Kini dia fokus untuk melawan genk motor dan dia menyiapkan senjata apinya berjenis revolver.


Mobil sampai di depan, di sambut oleh dua orang yang bersiaga membuka pintu mobil Felix. Dan tiga orang berjaga di depan sengan menodongkan senjata di depan.


Memang di depan beberapa motor mendekat. Dan tembakan pun terdengar, terjadilah baku tembak itu.


Felix dan Freid membalas juga membalas tembakan tersebut. Mereka menembak dengan berjalan menuju kasino, di lindungi oleh anak buah Troy juga yang membalas tembakan dari anak buah genk motor.


Dor! Dor! Dor!


Dor! Dor! Dor!


Duaaarr! Duaaar!


Suara ledakan dari bom molotov dan juga jemis granat mengarah ke kasino. Banyak yang berhamburan keluar, Felix geram dengan oara genk motor itu yang mengancam dan meledakkan kasinonya.


"Kurang ajar! Mereka sepertinya benar-benar membuat onar di kasinoku!" umpat Felix.


Dia sangat geram sekali dengan genk motor yang sejak beberapa minggu lalu selalu mengancam kasinonya untuk menyerang dan akan membuat kerusuhan. Sudah pasti mereka punya dekingan dari lawan Felix.


"Siapa di belakang mereka itu?' tanya Felix.


"Aku belum menanyakan pada Troy, tuan. Tapi sepertinya bukan dari kelompok Alexander. Karena mereka tidak punya bisnis di bagian barat." kata Freid.


"Hemmz selidiki mereka, aku yakin mereka ingin cari gara-gara padaku. Awas saja sampai mereka membuaymt hancur semua bisnisku, akan aku bumi hanguskan mereka semua." kata Felix dengan geram sekali.


Mereka semua sudah berada di kasino belakang. Pemegang kasino tersebut juga menyiapkan tempat persembunyian untuk Felix dan Freid. Troy pun menghampiri Felix dan melaporkan genk motor itu.


"Siapa mereka Troy?" tanya Felix.


"Mereka genk motor dari London tuan. Dan di belakang mereka itu tuan Anderson, pesaing anda iuga dalam bisnis kasino." kata Troy.


"Ooh, jadi Anderson yang ada di belakang mereka. Baiklah, kita buat rencana selanjutnya untuk Anderson. Setelah pesta pangeran Gabriel, aku akan buat rencana lain untuk Anderson." kata Felix.


Baku tembak masih terjadi di depan antara geno motor dan anak buah Felix. Dan nampaknya bantuan dari London pun datang untuk mrnyerang para genk motor tersebut, dan akhirnya di paksa mundur dan pergi dari kasino tersebut.


_

__ADS_1


_.


****************


__ADS_2