
Abimanyu terbangun merasakan haus.
Meraih air di nakas sebelah kiri ranjangnya dan meneguk habis air dalam gelas.
Keysha yang tertidur pulas di sofa, tampak meringkuk layaknya janin dalam kandungan.
Abimanyu mendekati Keysha yang terlelap dengan tenang.
Senyuman Abimanyu merekah menatap secara dekat wajah Keysha.
...Semaki hari kebencian dihatiku padamu semakin berkurang bahkan hilang. Kamu sering membuatku khawatir, cemas dan takut kehilangan. Semakin kucoba membencimu semakin hatiku terus mendekat padamu. batin Abimanyu membenahi rambut Keysha yang menutupi wajahnya....
"Keysha mengapa kamu harus terlahir menjadi putri seorang brengsek seperti Firman." raut wajah Abimanyu berubah teduh mengingat siapa istrinya.
"Kau selalu terlihat polos dan baik. Apakah itu hanya sebuah topeng?"
"Aku menyiksamu, memakimu, berkata kasar padamu setiap hari setiap waktu, apakah kau membenciku Keysha?" suara hati Abimanyu.
"Jangan pergi, jangan tinggalkan Keysha Ma. Tunggu Ma, Janggan pergi. Bawa Keysha." Keysha mengucapkan dalam tidurnya.
Raut wajah Keysha begitu sesih saat mengigau.
Keysha mungkin bermimpi berjumpa ibunya.
"Bukankah wanita itu ibunya?" Abimanyu bertanya dalam hatinya.
"Seperti apa kehidupanmu Keysha?"Abimanyu tertarik lebih dalam menggali informasi mengenai kehidupan Keysha secara detail.
__ADS_1
Abimanyu menuju balkon kamarnya.
Ia menghubungi orang kepercayaannya untuk menyelidiki jati diri Keysha sebenarnya.
"Saya butuh informasi itu secepat mungkin. Lakukan secara diam-diam jangan sampai 1 orang pun tahu termasuk Sekretaris Jo." Abimanyu menutup pembicaraannya dengan orang disebrang telpon.
Abimanyu kembali menghubungi seseorang bodyguard kepercayaannya.
"Mulai besok kamu awasi dan jaga kemanpun istri Saya dan laporkan setiap hari pada Saya."Abimanyu mengurus bodyguard untuk menjaga dan mengawasi Keysha dan melaporkannya setiap hari padanya.
Abimanyu sendiri selama ini merasakan keanehan akan sikap dirinya terhadap Keysha.
Awalnya Abimanyu menepis dan memilih mengabaikan.
Belakang Abimanyu lebih mendalami perasaannya.
Abi bukan tidak mau mengakui atau menyangkal perasaannya.
Cinta yang dulu selalu ia banggakan dan utarakan membuat iya patah dan jatuh dalam jurang penderitaan.
Tidak sedikit waktu yang Abimanyu habiskan untuk bisa bangkit dari keterpurukan kala itu.
Abimanyu hanya tidak mau perasaan yang kini timbul oada Keysha hanya sebuah kesenangan sesaat.
Abimanyu lebih berhati-hati dalam menentukan cintanya dan tidak mau menjadi bodoh kedua kalinya.
Abimanyu manarik nafas begitu berat.
__ADS_1
Sesak itu masih ada, hanya sedikit berkurang dan kebenciannya semakin berkurang.
Saat bersama Keysha bayangan Claudia hilang. Kebencian dan Amarahnya pun tidak lagi ada.
Abimanyu tidak mau gegabah.
Terlebih Keysha dikenalnya melalu cara yang tidak mengenakan.
Abimanyu tidak mau tergesa-gesa dalam mengambil keputusan.
Luka karena cinta yang dialaminya tidak sesederhana layaknya kecemburuan seorang kekasih.
Pengkhianatan Claudia meninggalkan dirinya disaat Abimanyu tengah terpuruk membuat Abimanyu berpikir 1000 kali dalam menjalin cinta dengan perempuan.
Satu hal yang disesalkan Abimanyu mengapa harus dia orangnya yang.
Abimanyu mungkin tidak akan sesakit ini bila pria itu bukan seseorang yang ia anggap layaknya kakak.
Teringat kejadian malam itu sehari sebelum pernikahannya dengan Claudia, Abimanyu harus mengetahui hal yang tentu membuat dirinya kecewa.
"Aku akan menikahimu!"ucap Radit pada Claudia.
Hancur harapan dan cita-cita Abimanyu kala itu.
Peristiwa yang membuat Abimanyu kini menjadi pribadi kejam dan dingin.
Abimanyu tidak lagi mempercayai kesetiaan, cinta dan persahabatan.
__ADS_1
Karena baginya semuanya hanya kebohongan.
...****************...