
Abimanyu duduk di sebuah ruang VVIP club bergengsi di Jakarta.
Menikmati minuman yang menjadi kegemarannya disaat melepas penat.
Tidak ada yang Abimanyu lakukan disana, sekedar minum dan berdiam diri.
Pemilik Club masuk dan memang mereka rekanan bisnis sehingga cukup akrab.
"Bro ayolah, mau kubawakan wanita?" ledek si pemilik club.
Abimanyu menjawab dengan memberikan jari telunjuknya kearah lawan bicaranya sebagai tanda penolakan.
"Come on Bro, Broken heart is not you!"
Abimanyu tak menggubris perkataan temannya.
"Dasar Duda Bodong!" terdengar lucu ketika yang mengatakan seorang pria bule.
"Aku bukan Duda, Enak saja!" Abimanyu kesal kembali meneguk minumannya.
"Lantas mana istrimu?" Si Bule meledek Abimanyu.
Abimanyu tak bisa menjawab ia hanya diam saja.
"Kamu aneh Bi, jika sudah tak suka uruslah perceraianmu. Istrimu sudah meninggalkanmu!" Si Bule sudah jengah melihat kelakuan Abimanyu selama setahun seperti orang bodoh.
" Urus saja dirimu Bule Mesum!" Abimanyu mengejek si Bule dengan cibiran dibibirnya.
"Ok, Ok, Please enjoy your drink. Call me if you need a sleeping partner!" Si Bule meninggalkan Abimanyu dengan kata-kata nakalnya.
Si Bule keluar dengan tertawa puas meledek Abimanyu yang kesal.
__ADS_1
Ponsel Abimanyu berbunyi.
Sebuah notifikasi pemberitahuan ada chat masuk di wa.
Tertera nama Kania dilayar ponsel Abimanyu.
Abimanyu memilih mendiamkan saja chat dari Kania.
Namun chat beruntun masuk ke ponsel Abimanyu dari Kania.
Abimanyu segera meraih ponselnya yang tergeletak dimeja bersama minuman.
Abimanyu membuka chat wa Kania.
Abimanyu menatap lekat pada apa yang dilihatnya di ponsel miliknya.
Abimanyu reflek mengucek matanya dan kembali melihatnya.
Wanita yang dulu mengisi 100 hari Abimanyu.
Wanita yang mampu membuat Abimanyu melupakan Claudia.
Abimanyu kembali dibawa fikirannya dalam memori kebersamaan mereka.
Teringat kebersamaan mereka saat shalat subuh berjamaah pertama kali.
Sentuhan tangan Keysha saat mencium telapak tangan Abimanyu selepas shalat kala itu. Membuat desiran di hati Abimanyu.
Abimanyu teringat saat dirinya sering mengusap pipi istrinya kala Keysha tidur.
Abimanyi membuka dan memutar video yang dikirimkan Kania padanya.
__ADS_1
Bisa tergambar jelas bagaimana mata Abimanyu berbinar-binar menonton rekaman kiriman Kania.
Wanita yang dulu dengan penampilan seadanya, berwajah polos, tatapan mata sendu dan jarang tersenyum berbeda dengan apa yang Abimanyu lihat dalam video tersebut.
Mata Abimanyu seakan tak berkedip melihat video tersebut selama kurang dari 20 menit.
Abimanyu tak berhenti tersenyum terpesona menyaksikan pemaparan wanita dalam video itu.
Wanita cantik, anggun, mandiri, kuat, tegar, cerdas dan berkarakter. Kata-kata itu begitu lancar Abimanyu sematkan.
Tiada lagi wajah polos berganti wajah dengan riasan natural yang membuat kecantikannya mampu menyilaukan mata.
Tiada lagi sorot mata sendu dengan kesedihan berganti tatapan berbinar dan wajah penuh senyum menggemaskan.
Tiada lagi wanita dengan penampilan seadanya, kini penampilannya begitu anggun, cantik dan mampu menggoda naluri lelaki Abimanyu.
Abimanyu dibuatnya tersipu saat detik terakhir video itu selesai.
Betapa Abimanyu dengan kerinduannya yang membuncah selama ini, menyaksikan keimutan dan sikap manja wanita dalam video itu.
Kemudian saat terakhir video tersebut menampilkan respon audiens terhadap tampilan memukau wanita yang mampu membuat seorang Abimanyu menjadi manusia bodoh setahun belakangan.
Abimanyu melihat puluhan mata pria begitu berbinar dengan cara bicara wanitanya yang begitu menggemaskan.
Terlebih saat salah satu investor yang berasal dari korea membalas dengan kode tanda cinta membentuk Love khas pencinta drakor.
Abimanyu tidak rela melihat wanitanya dipandang dengan puluhan pasang mata dengan tatapan ingin memiliki. Tatapan buas insting alami seorang pria.
"Tak akan aku biarkan, dia istriku. Aku akan membawanya kembali!" Abimanyu mencengkram ponselnya bergegas keluar dari Club dengan semangat 45.
...****************...
__ADS_1