
Baby Triplet A kini menjadi pusat perhatian terutama bagi seluruh keluarga besar Satria Nugraha.
Suasana kediaman Abimanyu kini begitu ramai dengan suara ketiga jagoannya.
Tak ketinggalan antusias Granpa, Granma, Uti, Aunty dan Uncle nya.
Semua berebut ingin menggendong jagoan-jagoan kecil yang tampan dan menggemaskan.
Keysha dan Abimanyu sungguh bahagia. kehadiran buah hatinya menjadi kebahagiaan bagi anggota keluarganya.
Kedua orang tua Baby A ini tampak begitu sangat bersyukur kepada Allah diberikan karunia dan harta paling berharga oleh Allah SWT.
Terlebih Kehadiran Baby A dirumah disambut dengan Surprise dari Anak-Anak Rumah singgah bersama Bu Nina juga berada dikediaman Abimanyu menjadi kado istimewa bagi Keyhsa.
Kejutan kecil terasa begitu manis dan hangat membuat suasana kekeluargaan begitu terasa.
Beberapa kerabat juga datang berkunjung memberikan ucapan selamat dan doa.
Teman dan Rekan Bisnis beberapa datang memberikan ucapan selamat kepada kedua orang tua baru Abimanyu dan Keysha yang kini diliputi kebahagiaan.
"Selamat ya Key, Baby Triplet tampan sekali." Mas Sigit datang bersama istrinya memberi selamat atas kelahiran Triplet.
"Terima kasih Mas, Mbak. atas doa dan kehadirannya." Keysha menjawab.
Salah satu tamu yang membuat Abimanyu kurang senang adalah kehadiran Aditya dan Liana.
"Selamat Tuan Abimanyu, Nyonya Keysha, 3 jagoan kalian sangatlah tampan." Aditya hendak menyalami Keysha namun langsung disambut Abimanyu.
"Terima kasih. Tentu ketampanan Baby Triplet menurun dari sang Daddy." bukan Abimanyu namanya kalo tidak jumawa didepan makhluk yang dianggap menyebalkan menurutnya.
"Selamat ya Key," Liana bercipika cipiki pada Keysha.
"Terima kasih. Liana" Keysha menjawab singkat.
Kania yang saat itu berada didekat Keysha bersikap seolah biasa saja memilih pergi meninggalkan keduanya.
Aditya mendekati Kania yang tampak sendiri.
"Hai, apa kabar?" Sapa Aditya pada Kania.
"Baik." jawab Kania singkat.
Kania menatap pemandangan yang kurang disukainya saat Liana menghampiri Jo dan mereka tampak sedang ngobrol.
"Mohon maaf atas sikapku yang lalu." Aditya memohon maaf atas kejadian yang telah berlalu.
"Aku sudah melupakannya." Kania masih menatap kearah Jo dan Liana.
Sementara Jo juga sering melihat kearah Kaniakini sedang ngobrol dengan Aditya.
"Apakah boleh aku berteman denganmu?"Aditya mencoba berbaikan dengan Kania.
__ADS_1
"Siapa pun boleh berteman, memang kita sejak dulu hanya berteman."Kania memberikan penegasan dan masih tak nyaman bila bersama Aditya.
"Yups, ok. Mari kita berteman." Aditya mengulurkan tangan hendak bersalaman.
Kania menatap ragu dengan sikap Aditya.
"Apakah tidak boleh seorang teman bersalaman?" Aditya menanyakan.
Kania membalas jabat tangan Aditya dengan singkat.
Dengan wajah tersenyum Aditya saat Kania menerima uluran tangannya.
"Jo maaf atas sikap ku kemarin." Liana meminta maaf pada Jo.
"Ya, lupakan saja. semua sudah berlalu." Jo menjawab namun tatapan matanya melihat Kania menjabat tangan Aditya.
"Apakah kau mencintainya?" Liana mengetahui Jo sedang cemburu menatap Kania yang saat ini sedang berbincang dengan Aditya.
"Aku sangat mencintainya. Dan akan terus mencintainya." Jo sambil meneguk minumannya tatapannya tak lepas dari Kania dan Aditya.
Mendengar jawaban Jo tak bisa dipungkiri hati Liana begitu sakit. Ada gurat kekecewaan tegambar jelas dalam wajah Liana.
Liana sadar Jo hanya menganggap dirinya sahabat tak lebih.
Cinta dan Sayang Jo hanyalah untuk Kania seorang.
Karena kekhilafan Liana, Kini jangankan Cinta, Sekedar berteman saja Jo seolah menjaga jarak pada Liana.
"Ayah." Keysha terkejut sekaligus terharu dengan kehadiran Firman.
Mommy dan Bule Lastri hendak menghampiri namun Dicegah Daddy agar mereka melihat saja dari kejauhan. Memberikan ruang bagi ayah dan anak itu bisa berbicara.
"Biarkan Mom, Bu Lastri, bagaimanapun Firman juga Kakek dari Baby Triplet." Daddy Satria sungguh berhati mulia.
"Key, selamat Nak." Firman memeluk Keysha.
Keysha menangis. Kehadiran Firman Ayahnya membuat ia begitu campur aduk.
"Bolehkan Ayah melihat cucu Ayah?" Firman meminta izin.
Keysha sebenarnya ingin langsung menjawab, namun ia menoleh pada Abimanyu dan Abimanyu mengangguk tanda menyetujuinya.
Keysha membawa Firman pada ketiga Baby A.
"Mereka kembar 3 Key?" Firman tampak berkaca-kaca.
"Iya Ayah."Keysha menggenggam tangan Abimanyu yang selalu setia menemani Keysha.
"Bolehkah Ayah menggendong mereka?" Firman meminta izin dan Keysha mengangguk menyetujui.
"Ini Opa Ganteng, Maafkan Opa yang baru hadir menemui kalian. Sehat-sehat ya cucu-cucu Opa, jadi anak pintar kebanggaan Daddy dan Mommy. Opa doakan yang terbaik bagi ketiga cucu-cucu Opa." Firman tak sanggup lagi menahan airmatanya.
__ADS_1
Keysha tak kuasa menahan bulir bulir bening dari kedua matanya. Perasaannya begitu halus dan terenyuh saat itu.
Keysha mengajak Firman berbicara berdua.
Abimanyu tampak mengerti.
Abimanyu sedikit menjauh memberikan ruang bagi kedua Ayah dan Anak itu.
"Ayah, kenapa?" Keysha melihat raut sedih diwajah Ayahnya.
"Mama dan Sinta kini dipenjara Key." Firman mengatakan kebenaran tentang ibu dan adik tiri Keysha.
"Maksudnya?" Keysha memang tidak mengetahui apa yang terjadi.
"Mereka menggadaikan perusahaan Ayah tanpa sepengetahuan Ayah. Kini perusahaan Ayah disita. Mereka dipenjara dengan tuduhan korupsi dan pemalsuan laporan keuangan." Firman dengan perasaan hancur.
Keysha tak menyangka Ayahnya akan mengalami kehancuran karena ulah istri dan putrinya.
"Ayah lalu bagaimana?" Keysha mengkhawatirkan nasib Firman.
"Kamu tidak perlu khawatir, Ayah baik-baik saja. Ayah kesini hanya ingin memberitahukan itu kepadamu." Firman menepuk lengan Keysha.
"Ayah jangan sungkan, katakan apa yang bisa Keysha bantu. Keysha akan meminta tolong Mas Abi ataupun Daddy Satria untuk membantu Ayah." Keysha meyakinkan Firman.
"Terima kasih Nak, Ayah baik-baik saja. Jika Ayah membutuhkan bantuan, pasti Ayah akan menemuimu dan meminta bantuanmu." Firman dengan tersenyum meyakinkan.
"Ayah janji, jangan menghilang lagi." Keysha yang baru berjumpa dengan Firman setelah dulu saat menikah.
"Tidak, Ayah akan selalu ada buat kamu. Key Ayah pamit dulu ya, ayah mau menemui mama dan adikmu. Sampaikan salam ayah untuk Abimanyu dan Tuan Satria." Firman pamit.
"Ayah, jaga kesehatan. Tinggalah bersama Keysha. Ayah tampak lebih kurus." Keysha memeluk Firman dengan sedih.
"Ayah masih harus mengurus Mama dan Sinta. Mereka membutuhkan Ayah." Firman melepaskan pelukan Keysha dan pamit pergi.
"Baiklah. Salam untuk Mama dan Sinta. Semoga masalahnya cepat selesai dan bisa kembali berkumpul dengan Ayah. Hati-hati dijalan Ayah." Keysha melepas kepergian Firman.
Abimanyu menghampiri Keysha
Keysha menceritakan pada Abimanyu, apa yang Firman katakan pada Keysha.
Abimanyu mengusap kepala istrinya dalam menenangkan dalam pelukannya.
Abimanyu sudah mengetahui apa yang terjadi dengan Firman, Ibu dan Adik tiri Keysha.
Abimanyu sengaja tidak mau memberitahu Keysha karena akan menyakiti Keysha dan membuat istrinya semakin sedih.
Bangkrutnya perusahaan Firman adalah karena sikap serakah dari Ibu dan Adik tiri Keysha.
Mereka menjadikan perusahaan sebagai jaminan akan hutang-hutang mereka.
Ibu dan Adik Tiri Keysha selain senang berfoya-foya mereka menjalankan bisnis ilegal, sebagai afiliator dan kini kasusnya masih bergulir dan banyak korban yang bersaksi semakin memberatkan keduanya.
__ADS_1
"Jangan menangis Sayang, mereka pantas mendapatkan ganjaran dari perbuatan mereka, Ibu dan Adik tiri kamu memang harus mendapat teguran agar menyadari kesalahannya karena banyak merugikan orang. "Abimanyu mencoba memberikan pemahaman pada Keysha memang perbuatan keduanya salah dan sepatutnya mendapatkan hukuman.
...****************...