
Suasana meeting di kantor Abimanyu terlihat sedikit berbeda.
Yups, Kesyha berada disana ikut meeting dengan mereka.
Namun kehadiran Keysha ikut meeting bukan lantaran rindu atau selalu ingin dekat Abimanyu.
Sejak Pagi Keysha mengatakan ingin sekali pergi bertiga dengan Kania dan Jo.
Aneh? Memang!
"Baiklah, meeting kali ini selesai. Silahkan dilanjutkan dengan projek masing-masing." Abimanyu menutup meeting. Selesai.
Abimanyu berjalan menuju Keysha yang duduk diantara Sekretaris Jo dan Kania.
Namun sayangnya Keysha justru tidak mau didekati Abimanyu.
Memasuki usia kehamilan 10 Minggu Keysha memiliki sikap yang aneh.
Keysha selalu tidak menyukai didekati Abimanyu.
Keysha selalu merasakan bau aneh saat Abimanyu mendekatinya.
Keysha tidak mengalami morning Sickness seperti bumil pada umumnya.
Sebaliknya Abimanyulah yang sering ingin makan asem-asem dan buah-buahan yang menyegarkan seperti saat meeting berlangsung Abimanyu minta dibawakan potongan mangga muda.
Pasangan aneh tapi nyata.
"Mas Abi, jangan deket-deket Keysha, bau!" Keysha menolak Abimanyu saat mendekati dirinya.
Abimanyu pasrah, hanya bisa mengatakan hati-hati kepada Keysha dan menitipkannya kepada Jo dan Kania saat ketiganya akan keluar menuruti ngidam Keysha.
Sebenarnya Kania malas harus berdekatan dengan Jo apalagi sejak saat itu.
Namun rasa sayang Kania kepada Calon keponakannya yang ingin bersama dirinya, Kania mengalah dan mau menuruti ngidan Keysha kali ini.
"Kania, Jo Mbak mau makan nasi goreng tapi yang bikin kalian berdua." Keysha saat keluar dari kantor Abimanyu.
"Gimana kalau Kania dan Jo ajak Mbak Keysha makan direstoran, Makan nasi goreng. Nanti Mbak Keysha Kania suapin?" Kania bukan menolak, iya ga bisa masak.
__ADS_1
"Mbak mau nasi goreng yang buat Kamu sama Jo." Keysha dengan mood pasang muka ngambek.
"Kalau begitu kita kerumah Mbak Keysha saja, Nanti Jo yang bikin, terus aku yang suapin, gimana?" Kania kembali menyarankan.
"Onty Kania, Uncle Jo, Baby maunya Onty and Uncle buat Nasi Gorengnya sama-sama terus Mommy duduk ngeliatin Onty and Uncle bikin." Kania menirukan babynya.
Alhasil Kania menyerah dan kini mereka berada disupermarket membeli bahan-bahan nasi goreng segera menuju apatemen Kania.
Keysha duduk manis di meja makan menghadap keduanya.
"Kok belum mulai?" Keysha melihat keduanya hanya kikuk tanpa pergerakan memasak nasi goreng.
Kania yang memang tak bisa masak bingung harus mengerjakan apa dulu.
Jo mengetahui kebingungan Kania, langsung ambil alih dan meminta Kania menyiapkan bahan-bahan sedangkan Jo yang mengeksekusinya.
Kania semula tak nyaman lama-lama mengalir dan tampak menurut kala Jo meminta tolong ini dan itu.
Melihat interaksi keduanya yang banyak tertawa dan terlihat menggemaskan, Keysha diam-diam mengambil foto keduanya dan mengirimkannya kepada Abimanyu.
Jo sejak kecil memang mandiri, soal masak memasak sudah biasa dilakukannya.
Nasi Goreng siap. Kini waktunya Keysha menikmati hasil mahakarya dua anak manusia yang saling cinta tapi gengsinya setinggi gunung, seluas samudera, sedalam lautan.
"Nah keponakan Onty and Uncle, nasi gorengnya sudah jadi. Dimakan ya sayang." Kania membawa nasi goreng itu ke hadapan Keysha.
"Sini,Sini, Makasi Onty and Uncle. Baby happy." Keysha segera mengambil sendok dan mulai memakan nasi goreng buat keduanya walaupun overall Jo yang masak Kania hanya bantu sedikit.
"Enak Ontu, Unckle. Baby suka." Keysha memakan lagi kini sudah suapan ketiga.
"Sekarang Baby pingin Uncle suapin Onty." Keysha meminta Jo menyuapi Kania.
"Sayang Onty, nasi gorengnya buat Baby saja ya." Kania mengelus perut Keysha.
"Onty Kania, baby pinginnya Onty disuapin Nasi Goreng sama Uncle." Keysha pasang muka sedih.
Kania antara kesal tapi ga tega liat muka Mbak Keysha mau nangis.
Tanpa Aba-Aba Jo menyodorkan suapan Nasi Goreng kepada Kania tapi ditahan oleh Keysha.
__ADS_1
"Tunggu Uncle, Baby pingin foto dulu, Ok?" Keysha akan memfoto saat Jo menyuapi Kania.
Sesuai keinginan Keysha berhasil memfoto Kania saat disuapi Nasi Goreng Oleh Jo.
"Sekarang gantian, Onty suapin Uncle." Keysha memang juara kali ini.
Tanpa lama, Kania menyuapi Jo dan tentunya moment tersebut diabadikan Keysha.
Kania dan Jo mengantarkan Keysha kerumah. Karena Keysha mau pulang, badannya pegal dan ingin beristirahat.
Kania dan Jo kembali ke kantor.
Didalam Mobil Kania duduk dan hanya diam saja.
Jo memulai pembicaraan.
Jo memutar melewati gedung kantor mereka dan mengajak Kania kesuatu tempat yang menurut Jo enak untuk diajak ngobrol.
Kania yang sadar mereka sudah lewat kantor namun Jo akan membawa kesuatu tempat.
Jo menghentikan mobilnya disebuah Cafe yang bernuansa cukup estetik.
Jo mematikan mesin mobilnya.
"Balik ke kantor Jo, aku masih banyak pekerjaan." Kania memang semakin menjaga jarak dengan Jo sejak saat itu.
Jo menatap Kania.
Kania kikuk melihat Jo semakin mendekat.
"Jo jangan macam-macam. Aku ga sudi disebut pelakor oleh pacarmu!" Kania panik saat Jo semakin dekat.
Kania hendak menampar Jo, dengan sigap Jo menangkap tangan Kania dan kini Jo mengunci tubuh Kania.
"Izinkan aku menjelaskannya. Jika kamu terus menghindar, aku akan menciummu Kania."
Tatapan mata Jo begitu dekat. Sedikit saja Kania bergerak mudah bagi Jo melakukan yang dia katakan.
"Ok. aku akan ikut. Menjauhlah." Kania mendorong tubuh Jo.
__ADS_1
...****************...