Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam
Bab 9 Pov Sekretaris Jo


__ADS_3

Sekretaris Jo melirik dari kaca mobil.


Tuan muda mau Nyonya duduk disampingnya.


Tanpa melepaskan tangannya Tuan Muda menatap Nyonya yang sedang menatap keluar melalui jendela mobil.


Tuan Muda tersenyum melihat Nyonya yang sedang mencoba baju-baju di Store Balenciaga.


Padahal Nyonya baru mau bekerja namun mengapa Tuan Muda layaknya akan membuka toko dengan memborong begitu banyak barang branded tersebut.


Kembali Sekretaris Jo dibuat tercengang, Tas merk Hermes dengan harga fantastis. Bayangkan 1 Tas harganya mampu membelikan 10 rumah BTN dengan luas 60 meter, dan Tuan Muda memborong 10 Tas!


"Aku yakin Tuan Muda sudah jatuh cinta dengan Nyonya Keysha." tawa Sekretaris Jo.


Kini ketika Nyonya sedang mencari Tas Hermes Tuan muda memerintahkanku membeli HP, IPAD, Laptop dan Jam tangan untuk Nyonya.


"Luar biasa, Tuan Muda tidak sedang mabuk?" batin Sekretaris Jo.


Sekretaris Jo mengulang mundur ingatannya ketika awal pertemuan antara Tuan Muda dan Nyonya.


Saat itu meski Firman berniat memberikan Sinta sebagai jaminan, namun Tuan Muda sejak awal keluarga Firman datang, Sorot mata dan tatapannya tertuju pada Nyonya Keysha.


...Sepertinya saat itu Tuan Muda sudah tertarik dengan Nyonya. batin Sekretaris Jo....


Sejak awal pernikahan Tuan Muda juga mengajak Nyonya tidur dikamarnya.


Padahal selama ini sejak kejadian itu tidak ada lagi yang mampu mendekati Tuan Muda.

__ADS_1


Belakangan Tuan Muda juga banyak berbicara.


Jauh berbeda dari sebelumnya.


Tuan muda adalah sosok dingin, kejam, tak banyak bicara.


Apakah Tuan Muda sudah move on dari Nona Claudia?


Sekretaris Jo segera bergabung dengan Tuan Muda setelah seluruh pesanan Tuan Muda untuk Nyonya Keysha lengkap.


"Luar biasa kebaikan Tuan Muda." Sekretaris Jo melihat tentengan pesanan Tuan Muda untuk Nyonya Keysha.


Bayangkan HP keluaran terbaru, Laptop mahal, Jam tangan branded, ipad tercanggih semua diberikan Tuan Muda kepada Nyonya Keysha dengan dalih penunjang pekerjaannya sebagai Sekretaris.


Mustahil bila Tuan Muda mengatakan tidak menyukai Nyonya.


Namun hal ini baru terjadi selama beberapa minggu.


..."Siapa pria itu? Apakah kekasih Nyonya?" Sayangnya saat itu ia dan Tuan Muda tidak melihat wajahnya dan pria itu memakai hoodie sehingga sulit untuk dikenali....


"Kenapa Tuan Muda justru terlihat kasar dan kejam dihadapan Nyonya tapi berbalik perhatian dibelakang Nyonya?"


Pikiran Sekretaris Jo terus berputar menganalisa perilaku boss nya yang belakang aneh bin ajaib.


"Sepertinya akan semakin menarik jika aku memberitahukan Nona Kania akan hal ini." Sekretaris Jo teringat adik Tuan Muda yang kini berada di Amerika.


"Nona Kania apa kabarmu?" Sekretaris Jo teringat sosok wanita yang selama ini diam-diam dicintainya.

__ADS_1


"Apa yang aku fikirkan. Buang jauh-jauh Jo perasaan cintamu pada Nona Kania. Kau tidak pantas untuknya."Sekretaris Jo mengutuki diri terhadap perasaannya untuk Nona Kania.


Suara HP berbunyi,


Seseorang memberikan informasi yang memang sedang ku butuhkan.


"Bagaimana hasilnya?"


"Pantau terus jangan sampai lengah."


"Kabari aku secepatnya!"


Kututup telpon itu.


Nafasku begitu berat.


Entah benar atau salah.


"Aku hanya ingin yang terbaik." batin Sekretaris Jo.


Menunggu Tuan Muda dan Nyonya Keysha dimobil sambil membalas beberapa chat soal pekerjaan.


Sebuah chat masuk dalam HP ku.


Entah sudah berapa lama nama itu tidak pernah terlihat oleh mataku.


"Jo, jemput aku dibandara siang ini. Jangan beri tahu Ka Abi aku kembali."

__ADS_1


Rasa bahagia menyelimuti hatiku.


...****************...


__ADS_2