
Keysha memilih mampir sebentar menuju food court. Keysha akan memesan Coffee.
Keysha juga memesankan untuk Abimanyu.
"Mas mau pesan Ekspreso ya 1 dan Vanila Latte 1. Dua-duanya size medium."Keysha menyerahkan debet cardnya kepada kasir.
"Silahkan ditunggu Mbak." Kasir menyerahkan struk dan debet card milik Keysha.
Keysha menunggu orderannya, memilih duduk santai di pojok Coffee shop tersebut.
Ia masih ingin berleyeh-leyeh meski sudah hampir pukul 13.00.
Sementara Kania yang tengah berada di resepsionis mencari wanita bernama Keysha.
"Apakah yang Mbak maksud Mbak Keysha sekretaris pribadi Tuan Muda Abimanyu?"Jawab resepsionis tidak mengenali Kania adalah anak pemilik perusahaan tersebut sekaligus adik Tuan Muda Abimanyu.
Kania hanya baru tahu namanya Keysha dan bekerja di Perusahaan ST. Belum sempat bertanya hal lain.
"Iya Keysha yang itu. Saya temannya."jawab Kania agar cepat.
"Kebetulan Tuan Muda Abimanyu juga sedang mencari Mbak Keysha sekretarisnya. Sepertinya Mbak Keysha sedang tidak ada dikantor Mbak. Ada pesan yang ingin disampaikan?" resepsionis menjelaskan.
...Luar biasa sekali, Kak Abi sampai memberitahukan resepsionis kalau Sekretarisnya hilang dan minta dikabari? Kak Abi kan sudah menikah? Wah Kak Abi jadi makin ga beres nih sejak patah hati dengan Claudia." batin Kania menduga-duga dengan khayalannya....
"Nona Kania!" Suara memanggil dengan keras.
Kania menoleh kearah suara yang terdengar memanggil namanya.
Pegawai disana sekaligusResepsionis, mengangguk saat Sekretaris Jo menghampiri Kania.
Kania lupa ia saat ini berada di perusahaan Kak Abi. Tentu saja Jo pasti berada disini.
__ADS_1
"Sedang apa Nona disini, kenapa tidak langsung naik, Tuan Muda ada diruangannya." Sekretaris Jo langsung nyerocos tanpa bertanya tujuan Kania datang.
"Aku tidak datang menemui Kak Abi, Aku ingin menemui temanku." Kania sudah ambil ancang-ancang pergi.
"Teman? Teman Nona pegawai disini? Saat ini mungkin teman Nona sedang istirahat. Sebaiknya jika Nona ingin menemuinya tunggulah dulu. Sebentar lagi jam masuk pegawai. Tentu teman Nona akan kembali kekantor." Jonatan mencari cara agar Kania tetap berada disini.
Kania mempertimbangkan apakah harus menunggu atau iya kembali lagi.
"Telp saja teman Nona, beritahu kalau Nona menunggu di Coffee shop." Jonatan bergerak cepat sekalian mengajak Kania ke Coffee Shop.
Kania kini menurut mengikuti Jonatan. Tentunya Jonatan siang ini begitu bahagia.
Bagaikan dapat Durian runtuh. Lelah bekerja setengah hari terbayar minum kopi berdua pujaan hatinya.
Tanpa kata dan suara Kania dan Jonatan masuk ke Coffe Shop. Jonatan berinisiatif memesan begitupun Kania dengan orderan Caramel Maciato Hot nya.
"Keysha!"
"Mbak Keysha!"
Keysha, Sekretaris Jo dan Kania saling memanggil.
Ketiganya tak menyangka akan bertemu di Coffee Shop.
Akhirnya ketiganya duduk di Coffee Shop itu dan mengobrol.
Mereka saling tersenyum terlebih setelah Sekretaris Jo menyampaikan bahwa Keysha adalah istri Abimanyu.
"Mbak Keysha pantas saja aku kok rasanya bisa langsung dekat gitu, ternyata kakak iparku sendiri." Kania memegang tangan Keysha.
"Aku terima kasih banyak ya Kania, kamu sudah menemukan jam tangan Mbak ini, Mbak panik sekali waktu jam tangan ini hilang." Keysha memakai jam tangannya yang sudah ditemukan sambil tersenyum.
__ADS_1
Jonatan melihat dengan tersenyum kepada kedua wanita itu.
Tatapan Jonatan begitu dalam pada Kania saat melihat senyum dan tawa Kania saat berbicara dengan Keysha.
"Sebaiknya Nyonya segera menemui Tuan Muda, Tuan Muda panik sekali mencari Nyonya saat tahu Nyonya tidak ada. Bahkan Tuan Muda mencari kesana kesini, seluruh orang tahu Nyonya Keysha Hilang tak ada dikantor."Sekretaris Jo menjelaskan sambil tersenyum.
"Tampaknya aku sudah tak perlu mengkhawatirkan Kak Abi, karena Kak Abi sudah kembali menemukan seseorang yang dicintainya. Makasi ya Mbak sudah bikin Kak Abi bucin!" Kania menggandeng tangan Keysha.
"Enggak begitu Kania, Dikantor aku kan Sekretarisnya, mungkin Ada pekerjaan yang harus aku kerjakan."Keysha masih belum pede dengan apapun yang dikatakan adik iparnya mengingat hubungannya dengan Abimanyu tidak seperti suami istri pada umumnya.
"Kalaupun soal pekerjaan kan ada Jo? Yuk Mbak, antar Kania keruangan Kak Abi. Sudah lama Kania tidak melihat wajah Kakak Kania. Penasaran sekali Kania ingin melihat wajah Kak Abi yang kesal, cemberut dan marah saat sedang panik kehilangan orang yang dicintainya." Kania beranjak bangun berjalan menuju kantor Abimanyu sambil menggandeng kakak iparnya.
Keysha hanya bisa tersenyum dengan perkataan Kania.
Keysha senang sekali memiliki adik ipar Kania.
Kania berbeda sikap dan sifatnya dengan Sinta adik tirinya.
Kania begitu hangat, ceria dan menyenangkan.
Keysha bersyukur memiliki adik ipar seperti Kania.
Sementara dibelakang kedua wanita tersebut ada Sekretaris Jo yang ikut bahagia.
Melihat wanita yang sulit ditemui dan dihubunginya sejak malam itu, kini berada didepan matanya.
Berkat Nyonya Keysha, Jonatan melihat Senyum dan Tawa wanita itu.
Ketiganya menaiki Lift Khusus CEO yang langsung membawa keruangan Abimanyu.
...****************...
__ADS_1