
Keysha sebenarnya tidak berkenan bekerja dikantor Abimanyu.
Namun Keysha berpikir daripada ia tidak diperbolehkan bekerja lebih baik ia menerima penawaran Abi.
"Mulai hari ini kamu kerja jadi Sekretaris Saya! Tapi sekarang ikut Aku!"Abi menarik tangan Keysha keluar ruangan.
"Tuan muda, mau kemana? Bisa ga sih kalo ga tarik-tarik?"Keysha berusaha melepas tangan Abi.
"Plaza Indonesia!"Abi masuk mobil segera menarik Keysha duduk disebelahnya.
Keysha akan membuka pintu mobil untuk pindah ke depan seperti biasanya
Abi menahan Keysha, Pandangan keduanya bertemu.
"Duduk diam!"Abi menepis genggaman tangannya dan menatap ke depan.
"Biasanya..."Ucapan Keysha belum selesai seiring dengan suara Abi meminta Sekretaris Jo bergegas.
Sepanjang perjalanan Keysha memilih memandang keluar jendela mobil.
Sekretaris Jo melihat kecanggungan Tuan muda dan Nyonya Keysha dengan berdehem.
"Fokus saja menyetir Jo!"Abi sambil melotot ke arah spion menatap Sekretaris Jo.
__ADS_1
"Baik Tuan muda."Sekretaris Jo kembali fokus menyetir.
"Heh! Kamu orang atau tembok!"Abi sengaja membuka percakapan dengan Keysha.
"Tembok!"Keysha asal menjawab.
Abimanyu memperhatikan Keysha yang sedang chat dengan seseorang.
Ekspresi wajah Keysha tampak berubah-ubah. Sebentar tersenyum, kadang serius, tertawa dan cemberut.
"Saya ga suka ya, pegawai Saya kerja sambil main HP!"Abi berseloroh dengan maksud menyindir Keysha.
Keysha hanyut dalam percakapan dengan Sigit.
Sigit adalah orang yang menawarkan pekerjaan kepada Keysha.
"Mas Sigit, maafkan Keysha ya. Sungguh Keysha berterima kasih atas tawaran Mas Sigit. Namun kini Keysha bekerja." chat Keysha pada Sigit meminta maaf.
Abi hendak mengambil HP Keysha namun tangan Keysha dengan cepat melihat gerakan Abi.
"Denger ga kamu! Saya ga suka pegawai main HP saat bekerja! sini HP kamu Saya sita!"Abi berusaha mengambil HP Keysha namun kembali gagal.
"Baik Tuan muda maaf, Saya akan simpan HP Saya."Keysha segera memasukan HP ke dalam tasnya.
__ADS_1
Keysha melihat mobil mereka menuju sebuah pusat perbelanjaan besar di Jakarta.
"Kita mau meeting disini Tuan Muda?"Keysha menebak apa yang akan mereka lakukan mengingat saat ini ia adalah sekretaris pribadi Abi.
Abimanyu memilih tidak menjawab pertanyaan Keysha yang sedang melihat dan menerka apa yang akan mereka lakukan di Plaza Indonesia.
"Hei!Perhatikan ucapanku baik-baik."Abi memegang kengan Keysha saat mobil mereka sampai di lobby mall tersebut.
Keysha seperti kesal dengan Abi yang senang menarik dan menyiksa dirinya.
"Selama kamu bersama Saya katakan bahwa kamu adalah Sekretaris Pribadi Saya. Jangan sekali-kali bilang kalau kamu istri Saya."Abi menatap tajam pada Keysha.
Mereka menikah memang begitu mendadak dan bukan seperti pasangan pada umumnya.
Meski pernikahan mereka sah secara agama dan negara, Abi tidak mau orang lain tahu status keduanya.
"Baik Tuan Muda. Saya adalah Sekretaris Tuan Muda!"Keysha tampak kesal dan bergegas keluar mobil.
...Lagi pula siapa juga yang bangga menjadi istri dari orang kejam dan arogan seperti dia!gumam Keysha dalam hati....
"Heh!jangan berani-berani kamu mengumpat Saya! Mau Saya pecat!"Abi seolah tahu isi hati Keysha.
...Kok dia tahu aku sedang mengumpatnya ya? jangan-jangan Tuan muda cenayang?batin Keysha asal....
__ADS_1
"Jalan yang cepat! kaki pendekmu itu seperti bebek saja!"Abi menoleh ke belakang dimana Keysha berjalan tidak berada disampingnya.
...****************...