
Keysha tak bisa menolak ajakan makan malam berdua Abimanyu.
Kini keduanya memilih ditempat berbeda karena tidak ingin peserta lain tahu dan menimbulkan pandangan negatif kepada kebersamaan mereka.
...Dinner Abimanyu dan Keysha ...
Keysha mencoba bersikap tenang. Keysha berpikir mungkin inilah waktu yang tepat untuk kejelasan hubungan keduanya.
"Mas Abi"
"Keysha"
Keduanya secara bersamaan saling memanggil nama.
"Kamu duluan Key."Abimanyu mempersilahkan Keysha berbicara.
"Gapapa Mas Abi saja dulu." Keysha ingin mendengar apa yang Abimanyu akan katakan kepadanya.
Abimanyu bukan ABG labil dengan drama tarik-tarikan mana yang lebih dulu berbicara.
Abimanyu memulai percakapan dengan Keysha dengan tatapan intens yang mampu membuat hati Keysha ketar ketir.
"Key, Mas Abi ingin meminta maaf sama kamu atas semua yang terjadi pada perkawinan kita setahun yang lalu." Abimanyu dalam mode serius.
"Keysha juga minta maaf pada Mas Abi kalau saat itu Keysha pergi tanpa pamit pada Mas Abi." Keysha juga menyadari emosinya saat itu.
"Key, apakah kamu saat ini bahagia?" Abimanyu menanyakan keadaan Keysha.
"Ya, aku bahagia. Mas Abi sendiri bagaimana?" Keysha menjawab dengan senyum getir dan balik menanyakan hal yang sama pada Abimanyu.
"Aku berusaha bahagia karena kebodohanku membuat istriku pergi saat itu dan aku menyesal." Abimanyu dengan tanpa malu mengakui apa yang ia rasakan.
"Tapi Mas Abi kita..." Kata-kata Keysha tertahan.
"Aku tidak pernah menceraikan kamu hingga saat ini, aku mengakui kesalahan dan kebodohanku padamu. Maafkan segala tindakanku dimasa lalu yang menyakitimu. Aku mencintaimu. Mas Abi cinta kamu Keysha." Abimanyu dengan tegas dan jelas mengutarakan isi hatinya.
Keysha mendengarkan dengan serius ucapan Abimanyu.
"Mengapa baru sekarang?Sudah 1 tahun Mas Abi." Keysha mengeluarkan unek-uneknya.
__ADS_1
"Aku mencarimu namun tak satupun yang bisa kuperoleh informasi dimana keberadaanmu. Aku mendatangi kediaman Firman namun mereka tidak tahu dimana dirimu. Berkali-kali aku coba menghubungi mu namun tidak aktif. Aku menunggu tak juga ada kabar darimu. Aku berpikir bahwa memang kamu pergi untuk lepas denganku karena akan mencari kebahagiaanmu. Disanalah aku memutuskan berhenti mencarimu. Karena aku takut keberadaanku hanya membuat kamu terluka." Abimanyu menjelaskan alasannya.
"Tapi Kontrak Pernikahan itu kamu sendiri Mas yang membuatnya saat awal pernikahan kita." Keysha sedikit tersulut emosi.
"Aku akui semua itu termasuk kontrak pernikahan adalah murni kebodohan ku. Pernikahan kita SAH secara agama dan negara hingga saat ini kamu masih tetap istri SAH ku Keysha. Istri Abimanyu Satria Nugraha." Abimanyu tampak tak pernah ikhlas melepas Keysha.
" Kita menikah karena keadaan. Aku hanya wanita yang dinikahi karena hutang orang tuaku. Dan aku tahu alasan mengapa Mas Abi menikahiku hanya untuk balas dendam terhadap kelakuan papa kepada orang tua kandung Mas Abi!" Keysha tak kuat lagi menahan perasaan sakitnya yang tertahan setahun ini.
"Ku akui benar apa yang kamu katakan Key. Awalnya memang demikian. Namun seiring kebersamaan kita selama 100 hari, perasaanku kepadamu berbeda bukan lagi dendam namun aku jatuh cinta padamu. Aku sempat menepis apakah itu betul cinta, karena keraguanku dan kebutaan mata hatiku baru kusadari saat kamu benar-benar pergi dari hidupku. Kamu tahu, aku seperti orang gila Keysha!" Abimanyu menekankan kata-katanya.
"Bagaimana dengan Claudia?" Keysha memastikan.
"Untuk apa aku berada disini bersamamu jika Claudia masih ada dalam pikiranku!" Abimanyu dengan sarkastik menjawab Keysha.
"Kita sudah terpisah setahun Mas, meski secara negara Mas Abi belum menceraikan aku dan Mas Abi juga tidak pernah mengucapkan talak, namun status pernikahan kita telah gugur karena ada hak dan kewajiban aku dan kamu yang tidak kita penuhi dan itu bisa memutuskan pernikahan kita karena sudah melanggar syariat." Keysha menjelaskan.
Abimanyu memberanikan diri menggenggam tangan Keysha dan menatap Keysha dengan intens.
Abimanyu berdiri dan kini berlutut didepan Keysha kembali Abimanyu memegang tangan Keysha dengan tatapan penuh cinta.
"Keysha, izinkan aku kembali memintamu menjadi istriku, Aku bukanlah lelaki baik dan pernah sangat melukai hatimu, tapi kini aku berjanji akan menjadi suami dan ayah yang baik untukmu dan anak-anak kita kelak. Maukah kamu sekali lagi menikah denganku?" Abimanyu dengan mantap kembali melamar Keysha.
Keysha menatap mata Abimanyu mencari adakah kebohongan disana.
Memang aneh ketika lamaran dilakukan keduanya justru saat masih ada ikatan perkawinan. Tapi inilah yang terjadi bagi Abimanyu dan Keysha.
"Banyak hal yang terjadi selama setahun belakang Mas. Aku.." Abimanyu segera memotong kata-kata Keysha.
"Kamu telah memiliki pria lain?" tanya Abimanyu menuntut jawaban dari tatapan matanya penuh selidik.
"Tidak, bukan itu. bagaimana aku berpikir mencari pria lain, jika statusku secara negara masih tercatat sebagai istri SAH mu Mas." Keysha menjawab.
"Apakah kamu bersedia menjadi istriku lagi? Bukan kontrak 100 hari, melainkan Kontrak Sehidup Sesurga bersamaku?" Abimanyu belajar gombal dari mana coba.
"Selama setahun aku tinggal bersama Bule Lastri di Solo. Beliau adalah adik sepupu ibuku. Beliau saat ini sedang sakit dan ada amanah Javenir yang aku harus urus. Aku tak bisa meninggalkan semua itu karena aku tak bisa meninggalkan Bule yang begitu baik layaknya ibu kandungku sendiri. Aku perlu berbicara dengannya terlebih dahulu." Keysha menjawab kondisi saat ini sesuai dengan fakta yang ada.
"Bawa aku menemui Bule mu di Solo. Aku akan memintamu secara langsung kepadanya. Semoga beliau mau menerimaku sebagai menantunya." Abimanyu tersenyum dengan penuh harapan.
"Apakah kedua orang tuamu akan menyetujui bila kita berdua melanjutkan pernikahan ini. Aku belum sempat berjumpa mereka Mas selama dulu menjadi istrimu." Keysha menatap sedih akan pernikahannya dulu yang memang serba tanpa perencanaan dan tanpa cinta.
"Katakan saja kapan kamu bersedia menemui Daddy dan Mommy, saat itu juga aku akan membawamu pada mereka, menantu yang selama ini dirindukannya?" Abimanyu mantap dan penuh keyakinan.
__ADS_1
"Orang tuamu tahu mengenai kita Mas?" Keysha mencari tahu bagaimana mertuanya mengenal dirinya bahkan bertemu saja belum.
"Aku menjelaskan sedetail-detailnya semua yang kita alami dan aku lakukan kepadamu pada Daddy dan Mommy. Termasuk Kontrak Pernikahan dan Alasan aku menikahimu. Kamu tahu apa yang mereka katakan? Seumur hidup ku menjadi putra angkat mereka tak pernah aku mendengar Mommy kecewa kepada ku karena kebodohan yang aku lakukan."Abimanyu tanpa sadar airmatanya menetes.
"Mas aku siap kapanpun bila kamu mengizinkan aku mau bertemu Daddy dan Mommy sekaligus meminta maaf kepada mereka karena sudah pergi meninggalkanmu." Keysha yang kini tak lagi mampu membendung airmatanya.
"Baik. Aku akan membawamu segera pada mereka. Keysha, Berjanjilah jangan pernah lagi kamu meninggalkanku, Aku hanya punya satu nyawa, saat kamu pergi separuh jiwaku hilang bersamamu, aku tak akan sanggup mengalami untuk kedua kalinya." Abimanyu terdengar selayaknya perayu ulung namun begitulah real yang ia rasakan.
" Tergantung bagaimana sikapmu kepadaku Mas, Aku bukan cenayang yang dapat mengetahui isi hatimu, Suka atau tidak suka, cinta atau tidak cinta katakan sejujurnya, Jangan gengsi Tuan Muda Abimanyu!" Keysha menegaskan kata-katanya pada Abimanyu.
Keysha sambil tersenyum saat mengatakan kata-katanya dan tanpa persiapan dan aba-aba Abimanyu menarik ceruk leher Keysha dan mengecup bibir sensual milik Keysha sebentar.
CUP!
Abimanyu melepaskan kecupannya kepada Keysha dan Keysha masih terkejut dengan ciuman Abimanyu.
"Apakah ini cukup membuktikannya?" Abimanyu menanyakan pada Keysha.
"Ini pertama buatku Mas, baik sebagai istrimu maupun sebagai wanita." Keysha mengatakan bahwa itu adalah First Kiss bagi dirinya.
"Ini kedua kalinya Sayang sejak kamu menjadi istriku. Seterusnya jangan pernah kamu menghitungnya lagi, karena aku akan melakukannya sesering mungkin sampai kamu tak lagi bisa menghitungnya."
Tanpa menunggu jawaban dari Keysha Abimanyu kembali menautkan bibirnya pada bibir Keysha.
Ciuman yang awalnya lembut, semakin lama semakin dalam.
Keysha awalnya hanya menerima, namun dorongan lidah Abimanyu membakar gairahnya.
Keysha membalas ciuman Abimanyu meski belum bisa mengimbangi ciuman Abimanyu yang mampu membuai dirinya.
Keduanya melepaskan pagutannya.
Abimanyu dan Keysha tersenyum dengan perasaan bahagia.
"Terima kasih Sayang, telah memberikan aku kesempatan menjadi suamimu kembali seutuhnya." Abimanyu mengecup kening Keysha dengan lembut.
"Kita akan sama-sama belajar dari kesalahan kita dimasa lalu. Semoga orang tua dan semesta mendukung keputusan yang kita ambil." Keysha tersenyum bahagia.
Abimanyu memeluk Keysha dengan erat.
"Jangan pernah pergi lagi, temani aku selamanya." Abimanyu begitu takut kehilangan Keysha.
__ADS_1
...****************...