Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam
Bab 21 Masa Lalu Kania


__ADS_3

Ting Tong


Kania sudah siap akan mencari udara segar, bersamaan suara bell.


Kania membuka pintu apartemennya.


"Malam Jo. Ada apa datang kesini?"


"Nona sendiri mau kemana?"


Kania mempersilahkan Sekretaris Jo masuk ke dalam apartemennya.


"Ada hal penting yang ingin kamu sampaikan Jo malam-malam kesini?"Kania kembali menanyakan maksud kedatangan Jo.


"Nona sendiri mau kemana malam-malam?"Sekretaris Jo mengulangi pertanyaannya.


"Cepat katakan karena aku masih banyak urusan diluar."Kania dalam mood yang tidak baik.


Kania sudah berdiri karena Jonatan tidak menjawab pertanyaannya, sedangkan saat ini kepala Kania sedang pusing dan suasana hatinya sedang kacau.


"Kemarin di Mall Saya melihat Nona."Jo berbicara to the poin.


"Oh. Kak Abi melihatku?"tanyai Kania.


"Tuan Muda tidak tahu Nona berada disana."Jo masih penasaran Kania hendak kemana dengan pakaian seperti akan pergi clubbing.


"Sepertinya kamu cuma mau menanyakan hal itu. Aku buru-buru."Kania melewati Jo ingin segera keluar.


"Aku akan menemani nona."Jo bangkit mengikuti Kania.


"Terima kasih Jo, tapi malam ini aku tidak butuh pengawal. Silahkan kamu pulang. Istirahatlah, Bukankah lelah seharian menemani Kak Abi juga memata-matai orang termasuk aku?" Kania berbicara menghadap Jo dan memandang mata Jo lekat.


Kania berjalan cepat hendak membuka pintu apartemennya untuk mempersilahkan Jo pulang.

__ADS_1


Jonatan langsung menghampiri Kania menahan tangannya.


"Lepaskan tanganmu Jo, lancang kamu!" Kania meninggikan suara dan menghempaskan tangan Jonatan.


"Nona, aku tahu dirimu sedang sedih saat ini. Nona jangan mengalihkan masalah dengan mabuk-mabukan."Jonatan mengatakan dengan nada menahan kesedihan.


"Aku bisa mengurus diriku sendiri. Terima kasih kamu sudah perhatian. Tapi aku tak perlu nasehatmu!" Kania tersulut emosi.


" Nyonya menitipkan Nona padaku. Nyonya meminta Saya menjaga dan melindungi Nona selama di Indonesia."Jonatan menjelaskan.


"Aku sudah bilang, Aku tidak buyuh dikawal. Soal Mommy biar aku yang akan menjelaskannya. Silahkan keluar Jo."Kania kembali membuka pintunya meminta Jonatan keluar.


"Baik Nona saya akan pulang. Jangan sungkan jika Nona membutuhkan teman bicara. Nona Saya permisi."Jonatan keluar apartemen Kania dengan hati kesal dan perasaan hancur.


Kania menutup pintu apartemennya.


Air mata Kania mengalir membasahi pipinya.


Entah apa yang ada dihati kecilnya.


Kania menyandarkan diri pada sifa diruang tamu.


Diluar Kania adalah pribadi yang menyenangkan.


Pembawaannya yang ceria, ramah, mudah bergaul membuat orang lain tidak mengetahui apa yang Kania sebenarnya rasakan.


Kania memiliki rahasia yang hingga kini hanya dia yang tahu.


Tidak! Jonatan juga mengetahuinya.


Kania yang suple dan humble berbanding terbalik dengan kehidupan percintaannya.


Saat di Amerika waktu itu Kania SMA, iya memiliki seorang kekasih yang bernama Albert.

__ADS_1


Kania dan Albert layaknya muda-muda yang sedang dimabuk cinta.


Malam itu saat acara Prom Night Kania dan Albert dinobatkan King and Queen.


Namun Albert yang saat itu mabuk berat melakukan perbuatan yang tidak bermoral.


Albert melecehkan Kania.


Malam itu Albert berhasil membuat Kania tanpa sehelai benang.


Namun Tuhan masih menyelamatkan Kania.


Albert tidak sampai merusak kehormatan Kania.


Jonatanlah yang menyelamatkan Kania saat itu.


Kania mengetahui bahwa Jonatan memiliki perasaan padanya.


Kania merasa tidak pantas. Kania trauma dengan laki-laki.


Daddy dan Mommy tidak mengetahui kejadian ini.


Kania meminta Jonatan untuk tidak mengatakan kepada kedua orang tuanya termasuk Abimanyu kakaknya.


Sejak kejadian itu, Kania lebih membatasi diri dari laki-laki.


Kania juga tidak pernah lagi mau menjalin hubungan atah pacaran.


Sempat saat kuliah Kania mencoba membuka hati oada beberapa senior dan teman kamopusnya.


Namun kenangan itu selalu membayangi Kania membuat Kania merasa jijik setiap kali ada laki-laki yang serius kepadanya.


Kania tersiksa dengan kejadian itu.

__ADS_1


"Maaf Jo, aku tidak pantas menerima cintamu. Carilah perempuan lain yang suci untuk mu bukan aku yang kotor." Kania menangis sejadi-jadinya dalam apartemen.


...****************...


__ADS_2