Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam
Bab 54 Malam Pertama Gagal


__ADS_3

Semua sudah beristirahat dikamar masing-masing.


Begitupun pasangan pengantin baru versi stok lama Abimanyu dan Keysha kini berada dikamar.


Meski keduanya pernah menikah, tidur satu kamar bahkan beberapa kali seranjang namun kali ini suasana tetap berbeda.


Keduanya masih ada rasa canggung, meski Abimanyu lebih santai cenderung sengaja menggoda Keysha.


Seperti saat ini Abimanyu keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk sebatas pinggang hingga lutut membiarakan bagian dadanya terbuka.


Keysha melihat pemandangan dada bidang Abimanyu yang sangat seksi dengan tetesan air dari rambut basah Abimanyu membuat Keysha salah tingkah.


Abimanyu melihat Keysha menatap dirinya tanpa berkedip.


Abimanyu begitu senang melihat rona wajah istrinya memerah.


"Sayang kamu ga mau mandi dulu?" Abimanyu mendekati Keysha yang duduk di meja rias membersihkan sisa make up diwajahnya.


"Keysha segera ambil ancang-ancang berdiri dan segera masuk kekamar mandi sekalian membawa pakaian ganti.


Abimanyu tersenyum melihat sikap Keysha yang malu-malu.


Keysha segera menyalahkan kran air dan duduk dipinggir bathup. Keysha menetralkan debaran jantungnya yang sangat cepat.


"Key, kalian pernah 100 hari bersama, hayolah, masa berdebar sekali jantungku." Keysha merasakan debaran jantungnya lebih cepat.


Abimanyu sudah merebahkan tubuhnya diranjang menonton Tv sambil menunggu Keysha yang lama sekali berada di kamar.


"Kamu malu-malu seperti itu membuat Mas semakin gemas Key." Abimanyu tertawa kecil menatap pintu kamar mandi yang belum terbuka.


Keysha membuka paper back pemberian Mommy pada dirinya. Mommy mewanti-wanti betul Keysha wajib memakainya jangan sampai tidak. Keysha bahkan ingat betul ekspresi ibu mertuanya saat memberikan paper bag ini pada dirinya.


Keysha membuka isi paper bag tersebut.


Gaun tidur tipis menerawang layaknya jaring ikan berwarna merah maroon ditatap Keysha layaknya pakaian kurang bahan.


"Haruskah aku pakai?" batin Keysha sedikit merinding memandang benda ditangannya tersebut.


Keysha menyadari kini sebagai istri betulan bukan lagi kontrak ia memiliki kewajiban melayani Mas Abi dengan memberikan haknya dan harus menerima nafkah batin yang diberikan Mas Abi kepadanya.


Keysha memang tidak pengalaman dalam hal ini.


Meski 100 hari pernah bersama Abimanyu, namjn pernikahan mereka dulu tidak seperti suami istri umumnya.


Keysha membuka HP nya untuk membrowsing kiat-kiat malam pertama untuk menyengkan suami.


Keysha membaca beberapa artikel, Keysha justru merinding sendiri dibuatnya.


Tiba-Tiba merasaka perut bagian bawahn..ya terasa kencang dan sedikit tegang.

__ADS_1


Keysha memegang perutnya yang sekarang kurang nyaman.


Keysha segera membuka kalender di HP nya.


"Jadwal aku datang bulan."Batin Keysha.


Tentu saja saat Keysha mengecek disana, Ternyata tamunya sudab hadir tanpa permisi hanya memberi sinyal seperti biasa.


Keysha merasa bersalah kepada Mas Abi.


Keysha takut suaminya kecewa karena saat malam pertama Keysha datang bulan.


Keysha tidak mempersiapkan pembalut.


Keysha tidak mungkin meminta Mas Abi membelikan.


Mommy dan Bule Lastri tentu sudah tidak menggunakan benda itu.


Kania!


Keysha tanpa ragu menelpon adik iparnya meminta dibawakan pembalut untuk dirinya.


Kania yang mendengarnya tertawa terbahak-bahak.


"Rasakan Mas Abi, Itulah balasan dari doa orang yang terdzolimi."Kania cekikikan segera membawakan pembalut ke kamar Keysha dan Abimanyu.


Abimanyu curiga mengapa hampir 1 jam Keysha belum keluar kamar mandi.


Namun dari luar ada yang mengetuk kamar Abi'manyu dengan kencang dan intens.


Abimanyu masih memanggil Keysha namun ketukan dari luar tak juga berhenti.


Abimanyu kesal siapa malam-malam yang mau mengganggu malam pertamanya.


Abimanyu segera membuka pintu kamarnya dan mendapati Kania sedang tertawa dengan bahagia.


"Ngapain disini, gangguin aja Dek!" Abimanyu hendak menutup kembali pintu kamarnya namun ditahan Kania dan langsung masuk memanggil Keysha.


"Mbak Keysha, Kania bawa Pesanannya nih!" Kani melewati Abimanyu yang keheranan dengan sikao Kanja masuk tanpa permisi dan langsung menuju kamar mandi dimana Keysha berada.


Keysha mendengar suara Kania segera mengeluarkan kepalanya dan mengambil benda ditangan Keysha.


"Makasih ya Kania, maaf Mbam merepotkan. Mbak ga ingat kalo hari ini period." Keysha menutup pintu kamar mandi segera menyelesaikan urusannya.


"Apa!" Abimanyu tanpa sadar dengan segala keterkejutannya.


Keysha yang mendengar teriakan Abimanyu bergegas keluar dengan rambut masih igulung handuk selepas keramas.


Kania malam ini mendapat hiburan gratis melihat ekspresi kakaknya Abimanyu.

__ADS_1


Keysha merasa bersalah melihat reaksi suaminya begitu terkejut mendengar Keysha datang bulan.


"Sabar Kak Abi, cuma 7 hari kok, setahun aja tahan. Bisalah!" Kania menepuk bahu Kak Abi dengan senyuman meledek.


Keysha semakin tidak enak hati.


"Ok Mbak Keysha dan Kak Abi selamat malam. Selamat istirahat yang cukup besok pagi kita akan berangkat ke Solo. Mbak Keysha jangan sungkan ya kalau mau pembalut lagi, Kania punya banyak loh untuk 7 hari!" Kania menekankan kata 7 hari sambil menatap Abimanyu.


Keysha tersenyum melihat Kania sedang meledek Abimanyu yang kini wajahnya tak jelas menampilkan ekspresi apa.


Abimanyu segera mendorong Kania keluar dari kamarnya.


Bukannya marah Kania justru tertawa semakin bahagia.


"Dadah Kakak-kakakku, Mimpi indah ya!" Suara Kania sebelum Abimanyu menutup pintu kamar mereka.


Keysha mengeringakan rambut dan memakai skincare malam dimeja riasnya.


Abimanyi dengan wajah lemas menghampiri Keysha memilih berdiri bersandar ditembok.


"Sayang, benar yang Kania katakan?" Abimanyu sudah tahu jawabannya bawa masa haid perempuan kurang lebih selama 7 hari namun sekedar memastikan apa salahnya.


"Yang mana? Haidnya atau 7 harinya?" Keysha tahu arah pertanyaan Abimanyu sengaja bertanya balik.


Abimanyu mengusap wajahnya sambil bergumam " Semangat Abi, Apalah artinya Seminggu, Setahun Saja sudah kamu lewati." Abimanyu layaknya pejuang mengobarkan semangat akan perang.


Keysha mendekat pada Abimanyu, entah keberanian darimana Keysha berbisik pada Abimanyu " Sabar Sayang, Setelah 7 hari, Menu Buka puasamu aku akan menyiapkan sesuatu yang spesial." Bisik Keysha ditelinga Abimanyu mampu membuat Abimanyu meremang dengan mata memangsa.


Meski eksekusi tidak berlangsung malam ini dan tertunda selama seminggu kedepan, tetapi masa orientasi tentu tetap berjalan.


Untung saja kamar Abimanyu kedap suara hingga teriakan manja dan suara-suara penuh cinta itu hanya bisa dinikmati kedua.


Abimanyu dan Keysha kini tengah bermain ditaman syurga merasakan kebahagiaan yang sempat tertunda.


Masa orientasi tetal berlangsung cukup lama.


Jam menunjukkan pukul 1 dini hari.


Abimanyu membawa tubuh Keysha dalam pelukannya.


Abimanyu membelao rambut Keysha dan menghujani pucuk, kening dan wajah Keysha dengan ciuman.


"Tidurlah Sayang, besok kita harus berangkat ke Solo."Abimanyu merapatkan pelukannya pada Keysha.


Keysha begitu nyaman didalam pelukan Abimanyu.


Terasa hangat dan nyaman dada Abimanyu yang bidang dan atletis.


Entah kapan keduanya telah tertidur lelap saling berpelukan.

__ADS_1


Inilah yang dinamakan indah pada waktunya.


...****************...


__ADS_2