Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam
Bab 85 HPL (Hari Perkiraan Lahir)


__ADS_3

HPL Keysha yang kurang dari seminggu membuat Mommy dan Bule Lastri sudah stand by menemani sang menantu menanti kelahiran Baby A penerus keluarga Satria Nugraha.


Seperti saat ini semua berkumpul dirumah Abimanyu.


Sejak 2 minggu lalu Abimanyu dan Keysha sudah menempati Kediaman baru mereka.


Mereka akan menemani dan tinggal dirumah itu menemani Keysha selama menuju proses kelahiran.


...Tampilan Kediaman Baru Abimanyu dan Keysha...







Semua anggota keluarga tengah menikmati menu sarapan pagi mereka hasil olahan tangan Bule Lastri.


Kania yang kini rajin belajar memasak, seperti saat ini Kania membantu Bule Lastri menyiapkan menu sarapan. Menu sarapan kali ini adalah Soto Daging Khas Solo.


Kania meminta Bule Lastri mencicipi kuahnya.


"Bagaimana Bule apakah perlu ditambah lagi garamnya?" Kania meminta persetujuan Bule Lastri.


"Cukup Cah Ayu, Kalo keasinan tandanya anak wedokku ini pingin cepet kawin tandanya." Bule Lastri menyolek hidung mancung Kania sambil tersenyum.


Kania tersipu malu mendengar ucapan Bule Lastri.

__ADS_1


Mommy senang melayani Daddy saat minum obat dan suplemen wajib yang harus dikonsumsi Daddy setiap hari.


Keysha ditemani Abimanyu berjalan santai dipekarangan belakang mengikuti anjuran dokter agar memudahkan persalinannya.


Sementara Jo saat ini masih di Amerika ditugaskan Daddy Satria mewakili Abimanyu yang sudah cuti kantor karena ingin menemani Keysha yang tinggal menghitung hari waktu persalinan.


Menikmati sarapan bersama keluarga tercinta dengan penuh canda tawa bersama adalah momen paling berharga dalam setiap keluarga.


Betapa tidak, semua berkumpul berbicara bertukar cerita dengan penuh suka cita berbahagia bersama.


Seperti kini Satria Nugraha Family akan semakin bertambah ramai dengan kelahiran sang cucu.


Tentu akan menambah warna baru bagi keluarga.


Kebahagiaan tak bisa diukur dengan sebanyak apapapun harta yang dimiliki.


Namun tak dipungkiri tak punya harta bisa saja menderita.


Tidak melulu soal harta namun harus realistis dan penuh perhitungan.


"Bi, sudah siapkan nama bagi cucu Dad?" Daddy menanyakan Abimanyu.


"Insha Allah sudah Dad." Abimanyu menjawab.


Daddy Satri Nugraha mengangguk mendengar jawaban putranya yang sebentar lagi menjadi ayah.


"Rasanya baru kemarin Daddy dan Mom melihatmu tumbuh, kini sebentar lagi kamu akan menjadi seorang Ayah." Daddy menepuk bahu putra kebanggaannya.


"Dad, bolehkah Abi meminta sesuatu?" Abimanyu menghadap kearah Daddy dengan raut wajah serius.


"Katakanlah Son, Apapun akan Daddy kabulkan selama Daddy bisa memenuhinya." Daddy menatap wajah putranya.

__ADS_1


"Bolehkah Abi menyematkan nama Satria Nugraha pada Nama Belakang Baby A?" Abimanyu tampak serius dengan ucapannya.


Daddy Satria Nugraha membawa Abimanyu kedalam pelukannya.


Sudah lama Daddy tidak melakukan hal tersebut.


Kali ini Daddy menirikkan airmatanya saat Abimanyu dalam dekapannya.


Daddy melepaskan pelukannya dari Abimanyu.


Daddy memegang kedua bahu putranya.


"Baby A adalah cucu-cucu Daddy dari Putra kebanggaan Satria Nugraha yang bernama Abimanyu Satria Nugraha. Tak ada yang lebih berhak atas nama Satria Nugraha selain semua anak-anak dan cucu- cucu Daddy baik dari Kamu maupun Kania. Karena kalian adalah harta paling berharga bagi Mom and Dad." Daddy kembali tak mampu menahan airmatanya.


"Terima kasih Dad, Daddy mengangkat Abi sebagai putra Daddy dan Mommy, Terima kasih Daddy dan Mommy telah menjadi orang tua terbaik bagi Abi. Doakan Abi bisa menjadi ayah sebaik Dad, bagi anak-anak Abi dan Keysha." Abimanyu kembali memeluk ayahnya dengan penuh rasa haru dan airmata.


Mommy menangis bahagia menyaksikan pemandangan antara Daddy dan Abi.


Betapa anak kecil yang saat itu begitu takut karena kehilangan kedua orang tuanya, sebentar lagi akan menjadi seorang ayah.


Kania mendekati Mommy dan memeluknya. Ikut terharu menyaksikan Daddy dan Kakaknya.


Mommy menatap Kania dengan perasaan mengharu biru.


Kania semakin mengeratkan pelukannya.


Airmata kebahagian Mommy membanjiri dada Kania.


Disisi lain Bule Lastri bersama Keysha menatap keempat orang tersebut dengan penuh haru.


Bule Latri mengusap rambut Keysha dan terus mengucap syukur akan kebahagiaan yang kini bisa dirasakan oleh siapun yang melihatnya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2