
Pukul 03.00 wib
Keysha terbangun dari tidurnya.
Ia merenggangkan ototnya yang kaku.
Menggeliat dengan nyaman.
Keysha melihat sekeliling.
Sofa tempatnya tidur kosong.
Keysha menyadari ia berada di ranjang Abimanyu.
"Seingatku semalam selesai pijit Tuan Muda aku ke sofa dan tidur?" Keysha mengurut kejadian semalam.
"Atau aku mengigau sambil berjalan?" Keysha menebak.
Keysha kembali ke kamarnya dan iya melaksanakan shalat tahajud dikamarnya dengan khusyuk.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh." Keysha mengucap salam sambil menoleh ke kanan.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh." Keysha mengucap salam sambil menoleh ke kiri.
Keysha masih melanjutkan doa selepas shalat.
Tiada tempat ternyaman baginya selama ini adalah dengan mengadu kepada Tuhan YME.
Keysha menumpahkan segala unek-unek dan selalu ingat mendoakan kedua orang tuanya.
Kesyha tak lupa mendoakan dirinya agar selalu diampuni dosa dan diberikan keselamatan, kesehatan, dan kebahagiaan.
Abimanyu melihat Keysha tidak ada di kamarnya.
Abimanyu keluar menuju kamar Keysha.
Panik tidak mendapati Keysha dikamarnya, Abimanyu segera membuka pintu kamar Keysha yang tidak terkunci.
Abimanyu melihat Keysha sedang bersimpuh diatas sajadah dengan raut wajah penuh kesungguhan hati dan airmata yang membasahi pipi Keysha.
Ada rasa perih dihati Abimanyu melihat pemandangan ini.
__ADS_1
Abimanyu menutup perlahan pintu kamar Keysha.
Ia memilih kembali kekamarnya.
"Maafkan aku Keysha."ucap Abimanyu dengan suara lirih.
Keysha segera bergegas memasak sarapan untuk mereka.
Hari ini Keysha membuat soto ayam sebagai menu sarapan.
Keysha masuk kekamar Abimanyu untuk menyiapkan pakaian Abimanyu dan air hangat untuk Abimanyu mandi.
Ceklek!
Keysha membuka pintu kamar Abimanyu.
Tatapan wajah Keysha tertuju dengan tampilan Abimanyu yang lengkap dengan baju koko, sarung dan peci hitam.
Keysha begitu menikmati tampilan Abimanyu saat itu.
Keduanya tampak canggung dan entah harus bagaimana.
Keysha permisi akan melakukan tugasnya menyiapkan pakaian Abimanyu.
Sekian lama mereka bersama, baru kali ini Abimanyu memanggil namanya.
Ada rasa bahagia dihati Keysha.
"Baik Tuan Muda, aku wudhu dulu dan mengambil mukena." Keysha menjawab.
Keduanya shalat subuh berjamaah. Pertama kali sebagai pasangan suami istri.
Abimanyu melantunkan bacaan shalat begitu indah dengan tartil.
Keysha tanpa terasa meneteskan airmata.
Hati Keysha tersentuh, ia diimami seorang laki-laki terlebih ini adalah suaminya.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh." Abimanyu mengucap salam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh." Keysha mengucap salam sambil menoleh ke kanan dan ke kiri.
__ADS_1
Abimanyu menghadap belakang dan dijumpainya wajah Keysha yang teduh dalam balutan mukena. Wajah Keysha begitu cantik meski tampak polesan make up.
Abimanyu menyodorkan tangannya pada Keysha.
"Key,,,"Abimanyu memberikan kode kepada Keysha untuk salim padanya.
Keysha tidak menyangka akan melakukannya lagi.
Ini kedua kali ia salim pada suaminya.
Pertama setelah akad nikah dan kini kali kedua.
Keysha meraih telapak tangan Abimanyu dengan kedua tangannya kemudian salim.
Bibir Keysha yang menyentuh jari-jari tangan Abimanyu menimbulkan perasaan tentram dihati Abimanyu. Getaran hakus menyelimuti dadanya.
Abimanyu kemudian mengecup kening Keysha secara lembut.
Merasakan kedua kalinya bibir Abimanyu mendarat dikeningnya membuat hati Keysha hangat.
Airmata Keysha tanpa terasa menetes.
Keysha segera mengusapnya, tidak ingin Abimanyu mengetahuinya.
Keysha segera bangkit karena situasi ini akan menjadi semakin canggung bagi keduanya.
"Duduk dulu Key, ada yang mau aku bicarakan." Suara Abimanyu menghentikan langkah Keysha yang hendak meninggalkan situasi aneh ini.
Keysha kembali duduk berhadapan dengan Abimanyu.
"Aku mau kita setiap hari shalat berjamaah. Selagi kita sempat, maka kita akan shalat berjamaah."Abimanyu tidak biasanya kini suara itu terdengar lembut ditelinga Keysha.
"Baik Tuan muda. Maaf Tuan Muda Saya mau menyiapkan air hangat dan keperluan Tuan Muda." Kembali hendak bangkit Keysha dari hadapan Abimanyu.
"Maafkan atas segala perbuatanku selama ini pada kamu Keysha."Ucapan Abimanyu mampu membuat Keysha kembali duduk dihadapannya dan menatap manik kornea mata Abimanyu mencari ketulusan disana.
"Iya Tuan Muda, Maafkan Saya juga sering membuat Tuan Muda susah dan kesal."jawab Keysha seadanya.
"Mas Abi. Panggil aku Mas Abi mulai sekarang."Abimanyu ingin Keysha memanggilnya Mas Abi.
Kepala Keysha seolah dibuat berputar dengan kejadian yang dialaminya.
__ADS_1
"Baik, Tu,,, Mas Abi."Keysha masih kikuk karena belum terbiasa.
...****************...