Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Kejam
Bab 39 Menuju Jakarta


__ADS_3

Bule Lastri sudah kembali sehat seperti sedia kala.


Kini Bule Lastri mengikuti anjuran dokter dan Keysha agar tidak capek-capek dan mengurangi aktivitasnya.


Bule Lastri mempercayakan sepenuhnya urusan Toko kepada Keysha. Bule Lastri hanya tinggal memberikan arahan dan memantau.


Bule Lastri juga yakin, Keysha mampu menjalankannya.


"Key, kapan kamu berangkat ke Jakarta dan berapa lama pameran berlangsung?" Bule Lastri dan Keysha menikmati sarapan ditemani soto buatan Keysha.


Selama tinggal dengan Bule Lastri Keysha banyak belajar masakan solo khas daerah mama keysha.


"Besok Keysha berangkat Bule. Kemungkinan Keysha seminggu berada di Jakarta. Keysha berat meninggalkan Bule sendiri disini. Atau Keysha tidak usah berangkat saja Bule?" Keysha ragu-ragu meninggalkan Bule Lastri takut Bule Lastri sakut dan dirinya sedang tak ada.


"Loh, yo jangan Ndok. Eling Ndok, kamu perri bukan untuk jalan-jalan tapi banyak pegawai yang periuk nasinya menjadi tanggung jawab kita. Bukankah kamu sudah berkerja keras bersusah payah agar kita bisa masuk dalam pameran besar dijakarta dalam pengenalan UMKM dari berbagai daereh. Sekian bangak yang ikut dalam seleksi toko javenir bisa masuk menjadi salah satu peserta pameran itu. Lagipula kamu ga akan tega toh melihat semangat anak-anak di toko begitu senang kembali bersedih."Bule Lastri sangat bangga dengan Keysha dengan Toko Javenir yang berkembang pesat tentu mampu menyerap dan memelihara para pengrajin lokal agar bisa bertahan hidup di era yang serba modern ini.


"Keysha takut jika Bule sakit seperti waktu itu sedangkan Keysha berada jauh dari Bule, Keysha tidak sanggup membayangkannya Bule." Keysha menutup wajahnya membayangkan saat mamanya meninggalkannya untuk selama-lamanya.


Bule Lastri merasakan kasih sayang Keysha begitu tulus dan besar pada dirinya.


Bule Lastri memeluk Keysha yang kini sudah berkaca-kaca mulai terisak.


"Serahkan semua kepada Gusti Allah. Hidup Mati manusia Gusti Allah yang atur. Manusia hanya berikhtiar. Semua sudah ada garis nya Ndok. Jangan Khawatir." Bule menepuk nepuk punggung Keysha menenangkan Keysha yang menangis dalam pelukannya.


"Bule janji ya, apapun yang terjadi disini segera kabari Keysha, Bule jangan capek-capek selama Keysha tidak ada, Keysha sudah meminta Nuri menjaga Toko selama Keysha pergi dan Keysha menghubungi Bule sesering mungkin." Keysha memastikan agar Bule tetap dalam pengawasannya.

__ADS_1


"Duh,,, keponakan ku yo kalo lagi begini, mirip karo Mbakyu Ku, Mbak Sekar." Bule mengusap kepala Kesyha dengan kasih sayang.


"Betul begitu Bule, Keysha mirip Mama?" wajah Keysha berbinar.


"Matamu, Hidungmu dan ini, sangat mirip Mbak Sekar. Terutama tegasnya, woalah muirip tenan Ndok." Bule tertawa sambil menyubit lesung pipi yang Keysha miliki sama dengan Mamanya Mbak Sekar.


Keysha tertawa bersama dengan Bule Lastri melanjutkan sarapan dengan soto yang menggugah selera.


Keysha memang menjadi perwakilan bagi Solo karena Javenir dianggap UMKM yang berhasil dan berkembang pesat, mewakili UMKM khas oleh-oleh dan kerajinan kota Solo.


Strategi dan Ide - Ide Kesyha yang menjangkau lapisan kaum milenial dengan memanfaatkan promosi melalui sosial media seperti Instagram, Youtube dan Tiktok membuat Javenir semakin dikenal Masyarakat.


Keysha juga tak membuang kesempatan saat ada seleksi untuk ikut pameran terbesar se indonesia.


Saat seleksi di Solo Keysha mampu membuat juri takjub dengan hal-hal dan terobosan yang dilakukan Javenir.


Keysha membranding Javenir tidak hanya sebatas Toko yang menjual oleh-oleh dan kerajinan namun mamou mengenalkan dan melestarikan ciri khas Solo dari segi Kuliner, Kerajinan dan Cita Rasa Otentik Solo.


Keysha memaparkan dalam presentasinya waktu itu dihadapan Juri mengenai program-program dan event-event yang mereka buat bagi para wisatawan baik domestic dan mancanegara.


Keysha juga menampilkan Peran sosial media yang dimanfaatkan Javenir dalam mempromosikan Kearifan Lokal Solo.


Juri tanpa Ragu mengundang Javenir sebagai perwakilan Solo mengikuti pameran besar di dijakarta.


"Selamat, kami tunggi Javenir di Jakarta. Persipkan dengan sebaik-baiknya." Salah satu juga yang mewakili juri lain memberikan ACC Javenir lolos seleksi dan menjadi bagian peserta pamekaran UMKM di Jakarta.

__ADS_1


"Terima Kasih Pak, Ibu. Kami akan mempersiapkan sebaik-baiknya." Keysha menerima dan menjabat dengan hormat satu persatu Juri saat itu.


Keysha bersama dengan Timnya yang berjumlah 6 orang termasuk dirinya sudah berada di pesawat dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta.


Tak Lupa Keysha mengabari Bule Lastri setiba ia mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta.


Tim Keysha terdiri dari 3 Laki-Laki dan 3 Perempuan.


Mereka Saat ini sudah check in di hotel yang letaknya tak jauh dari Lokasi pameran.


Keysha masu ke kamar hotel dan merebahkan sejenak tubuhnya.


Keysha mengistirahatkan diri karena malam nanti akan ada Technikal Meeting bersama para Owner dan CEO acara tersebut.


Keysha memejamkan mata.


Kini aku menginjakan kembali kakiku di Jakarta.


Bayangan Abimanyu terlintas diwajahnya.


Memori Keysha Flashback perjalanan rumah tangganya bersama Abimanyu selama 100 hari terpampang jelas dalam kepala Keysha.


"Mungkin ini waktunya."Keysha sudah memikirkan akan menyelesaikan status nya dan sudah siap bila hatinya akan terluka.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2