
Sekretaris Jo melihat kedua kakak beradik tampak seperti tom and jerry.
Abimanyu dan Kania kini layaknya kucing dan anjing.
"Kamu saja Kania yang menghadirinya."Abimanyu sambil menelpon seseorang.
"Kak Abi ayolah, apa kakak akan terus menghindar seperti ini." Kania membujuk Kakaknya.
"Kakak malas Kania. Kakak sudah punya janji dengan teman."Abimanyu mencari alasan.
"Paling mabuk lagi." Kania jawab karena belakang hobi mereka sama saja.
Abimanyu tak menjawab Kania memilih melanjutkan pekerjaannya.
Sekretaris Jo sering kewalahan mengatasi keduanya.
Abimanyu tetap tidak menerima ajakan Kania.
"Nona kita berangkat sekarang?" Sekretaris Jo menanyakan pada Kania yang masih kesal dengan penolakan Abimanyu.
"Dasar keras kepala. Lihat saja!" Kania bergumam kesal.
"Nona..."Sekretaris Jo kembali menanyakan.
"Berangkat Jonatan!"Kania menjadi kesal mengapa perlu menjawab pertanyaan yang tak perlu jawaban.
Sekretaris Jo malah senang sekali Kania memanggil nama lengkapnya.
Sepanjang perjalanan Kania memilih duduk dibelakang dan tidak berbicara sepatah katapun.
__ADS_1
Kania fokus memainkan ponselnya.
Entah apa yang dilakukan Kania hingga tidak berpaling sedikitpun memainkan HP nya.
Sekretaris Jo sesekali melirik Kania melalui kaca tengah mobil.
Meski Jo sudah ikhlas Kania tak membalas segala perhatiannya, namun bisa melihat dan berada didekat Kania saja sudah membuat hati Jonatan senang.
"Semoga aku tidak telat." gumam Kania sedikit pelan mengeluarkan suaranya.
Sekretaris Jo yang memang tak lepas memperhatikan setiap gerak gerik Kania mendengar ucapan Kania yang hanya sekedar gumaman.
"Nona memanggil Saya?" Sekretaris Jo menanyakan pada Kania.
"Tidak. Fokuslah menyetir. Jangan sampai kita telat!" Kania tak menyangka ucapan kecilnya mampu didengar oleh Jo.
Kania ditemani Sekretaris Jo masuk kedalam area JI EXPO Kemayoran.
Tempat dimana pameran UMKM akan dilaksanakan besok.
Perusahaan Abimanyu salah satu investor terbesar dalam penyelenggaraan pameran tersebut.
Saat hendak memasuki Ballroom dengan hormat panitia menyambut kedatangan Kania memberitahukan kalau acara sudah berlangsung setengah jalan.
Panitia meminta maaf kepada Kania, bagaimanapun Kania adalah salah satu anak Satria Nugraha dimana semua orang tahu siapa Tuan Besar Satria Nugraha.
Kania mengatakan tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena memang ada urusan kantor sehingga ia telat sampai. Kenyataannya urusan membujuk Kak Abi yang tetap menolak.
Panitia mempersilahkan masuk pada Kania yang didampingi Sekretaris Jo.
__ADS_1
Panitia hendak mengantarkan Kania dan Jo pada kursi yang sudah dipersiapkan. Namun Kania memilih duduk ditempat yang ia inginkan.
Tentu saja panita dengan sukarela melayani dan segera mempersiapkan tempat layak bagi Kania yang merupakan investor utama kegiatan ini.
Mata Kania menatap dengan tersenyum melihat seorang wanita yang kini sedang berbicara dengan begitu antusias dan mampu mencairkan suasana.
Kania tersenyum bahagia melihat pemandangan didepannya.
Kania tak berlama-lama untuk segera mengambil HP dan mengabadikan melalui foto dan video penampilan wanita tersebut.
Wanita yang sudah 1 tahun tak pernah Kania temui dan tahu keberadaannya kini berada tepat didepan matanya.
Kania menangkap perubahan yang sangat signifikan pada diri wanita itu.
Tiada lagi wajah murung dan sendu dari sorot matanya.
Didepannya kini adalah sosok wanita cerdas, berani, kuat, tegar, menyenangkan dan semakin cantik mempesona.
"Aku saja terpesona melihat dirimu saat ini, apalagi Kak Abi." Kania menghentikan kegiatan merekam penampilan wanita tersebut bersamaan selesainya wanita itu memberikan pemaparan.
Kania dibuat tertawa melihat wanita itu begitu menggemaskan saat menutup kalimatnya dengan fasih berbahasa korea dan bertingkah layaknya drakor yang kini tengah menjadi favorit kawula muda.
"Mbak Keysha, kamu menggemaskan sekali, Eonni Kiyowo. Saranghamnida Eonni." Kania menjawab sapaan cinta Keysha pada audiens diruang ballroom tersebut dengan membentuk Love dengan ibu jari dan telunjuk.
"Nona, bukankah itu Nyonya Keysha? Betulkan?" Sekretaris Jo tak percaya hanya mampu mengatakan hal itu saat melihat wanita yang kini memberikan pemaparannya.
"Dia Kakak Iparku Jo!" Kania tersenyum dan segera ingin menemui Keysha untuk memeluk kakak iparnya. yang selama ini dirindukannya.
...****************...
__ADS_1