
Setiap orang setuju weekend adalah hari berleyeh-leyeh sedunia.
Setelah 5 hari full beraktivitas menjadi pemakluman saat mager melanda.
Namun terkecuali dengan Abimanyu.
Sejak pagi ia menginginkan Es Dawet dengan penjual yang bergerobak tokoh pewayangan semar.
"Mas Abi, kalo es dawetnya aja gapapaa ya?" Keysha membujuk suaminya yang kini sedang cemberut layaknya anak kecil ditinggal pergi ibunya.
"Mas maunya es dawet yang gerobaknya ada semarnya." Abimanyu memunggungi Keysha.
"Kalo di Solo banyak Mas, tapi masa iya cuma keoingin es dawet harus ke Solo?"
Jika orang hamil lain ngidam dan membuat repot orang, Lain halnya Abimanyu yang sering bikin Keysha mumet menuruti Kehamilan Simpatik Abimanyu.
"Seriua di Solo ada Sayang?"
Tanpa pikir panjang Abimanyu menghubungi Sekretaris Jo.
"Jo siapkan private jet, 1 jam lagi kita ke Solo. Kamu hubungi Kania minta dia ikut." Abimanyu dengan seenaknya sendiri.
Keysha bukannya melarang, namun lebih memilih mengalah karena urusannya akan semakin panjang.
Kini dalam Private Jet Abimanyu, Keysha, Jo dan Kania.
"Iya Mom, Keysha sehat. Mom and Dad juga sehat-sehat ya disana. Salam buat Dad Mom." Keysha mengakhiri telponnya dengan mertuanya.
Mommy mendapat kabar dari Kania akan kelakuan Kak Abi yang mengidam aneh-aneh. Mommy menghubungi Keysha agar Keysha sabar menghadapi Kehamilan Simpatik Abimanyu.
"Untung demi keponakan Onty chayang rela disiksa Daddy kamu Baby." Kania mengelus perut Keysha mengajak ngobrol Baby.
Sesampai Solo Bule Lastri yang sudah menunggu di Javenir sudah siap dengan Gerobak Es Dawet lengkap dengan tokoh pewayangan semar keinginan Abimanyu.
"Nak Abi hayuk katanya mau Es Dawet, tuh sudah Bule siapin lengkap dengan semar nya." Bule merangkul Abimanyu kearah gerobak es dawet.
Keysha dan Kania membuntuti dari belakang.
__ADS_1
Sementara Jo selalu berada disamping Abimanyu membawa Fresh Care Abimanyu. Pria itu sering mual sehingga Jo selalu sedia membawa benda favorit boss.
"Jo racikan aku Ez dawetnya." Abimanyu meminta Jo yang membuat racikan es dawetnya.
Bule Lastri memberikan kode kepada Jo menuruti permintaan Abimanyu.
Jo pun tanpa susah meracik es dawet keinginan Abimanyu.
"Kak Abi, ini es dawetnya." Jo memberikan satu gelas Es Dawet kepada Abimanyu.
"Kania, suapi kakak!"
Kini Kania terkena imbasnya.
Kania dan Jo adalah korban Ngidam Abimanyu dan Keysha.
Mereka ikhlas melakukannya karena demi keponakan tersayang.
"Aduh, Aduh, Daddynya Baby A mau disuapin Onty, Sini-sini onty kania suapin Daddy nya ya."
"Sayang tolong dong pijitin Mas, Kepala Mas pusing."
Kini Keysha turut melayani permintaan Abimanyu.
Luar biasa Abimanyu yang terkenal cool dan dingin kini layaknya Baby besar.
Bule Lasti hanya bisa tersenyum melihat kelakuan menantunya yang aneh-aneh.
Mereka memutuskan menginap semalam karena kondisi Abimanyu yang lemas karena sejak magrib ia muak-mual.
"Mas gimana masih mual? Mas dari oagi belum makan loh. Tadi hanya es dawet, mangga muda sama rujak. Bagaimana ga mual?" Keysha memijit tengkuk leher Abimanyu.
"Justru kalau mencium bau masakan Mas semakin mual Sayang" Abimanyu dengan wajah pucat.
"Tapi Mas harus makan, nanti Gerd nya malah kambuh." keysha mencoba membujuk Abimanyu agar ada makanan yang masuk walaupun sedikit.
Pukul 00.00 waktu Solo.
__ADS_1
Abimanyu bolak-balik dikamar.
Keysha yang sudah mulai berat perutnya semakin membesar memang sering terbangun jika malam.
Melihat suaminya mondar-mandir Keysha bertanya dengan heran.
"Mas ngapain mondar-mandir. sudah malam istirahat besok kita akan balik ke Jakarta."
"Mas ingin Wedang Ronde Sayang." Abimanyu kembali merajuk.
"Mas tapi ini sudah malam."
"Mas minta tolong Jo."
"Mas tidak kasihan sama Jo, dia selaku Mas repotkan." Keysha merasa tak enak dengan Jo.
"Kamu kasihan sama Jo, tapi ga kasian sama Mas." Abimanyi kembali merengut.
Keysha harus panjang-panjang usus menangani kelakuan ngidam suaminya.
"Sayang, Mas mau wedang ronde. Panggil Jo carikan buat Mas." Abimanyu dengan wajah memelas.
Keysha sungguh tak enak hati mengganggu Jo. Namun iya juga tak tega dengan suaminya.
Keysha mengetuk kamar Kania. Keysha menjelaskan keinginan Abimanyu.
Akhirnnya Kania pergi menemani Jo membeli wedang Ronde.
"Tunggu Kalian mau kemana?" Abimanyu saat melihat Jo dan Kania naik mobil.
"Kak Abi mau wedang ronde kan? Kania dan Jo mau belikan." Kania yang sudah ngantuk namun tetap meniruti ngidam Kakaknya.
"Kak Abi ikut! Sayang kamu Mas Abi bawakan saja ya, Mas Abi ga mau Baby dan Kamu sakit. Segera masuk diluar dingin. Baby Daddy pamit dulu ya makan wedang ronde."
Abimanyu pamit istri dan anaknya.
Dengan hati riang Abimanyu naik mobil bersama Jo dan Kania menyusuri kota Solo mencari Wesang Ronde.
__ADS_1