
"Tidaakkkk"
Teriak pangeran yang tak rela kehilangan kami.
"Arrrrgghh mereka pergi, aku gagal" frustasi pangeran.
Prajurit-prajurit yang berada di lokasi hanya diam tak berani berbicara.
"Kenapa dia bisa tau jalan keluar dari alam gaib ini, siapa yang sudah ngasih tau dia" kesal pangeran yang masih tak rela kami pergi dari alam gaib ini.
"Itu pasti musuh kerajaan kita pangeran, mereka tentunya orang yang sudah ngasih tau manusia itu tentang jurang pemisah ini" jawab prajurit.
"Sepertinya memang iya, aku harus lebih waspada setelah ini, bisa saja musuh kembali tau tentang apa yang terjadi di dalam istana"
"Pangeran ayo kita kembali ke istana, raja pasti mencari pangeran" pangeran mengangguk lalu kembali ke dalam istana bersama prajurit-prajurit itu.
Shaka yang bersembunyi di balik pohon memperhatikan punggung mereka yang kembali ke dalam istana.
"Kenapa pangeran bisa tau kalau Raisa dan Adam akan ke sini, siapa yang sudah ngasih tau dia, apa mungkin dia curiga pada ku sehingga datang ke sini, tapi itu tidak mungkin" Shaka mulai berpikir keras untuk bisa tau alasan pangeran datang ke sini.
Tiba-tiba Shaka teringat sesuatu."Gawat aku harus kembali ke istana sebelum pangeran sampai di sana, aku tidak mau pangeran curiga pada ku kalau ternyata dia tidak nemuin aku di sana"
Shaka berlari menuju istana dengan melewati jalan pintas agar cepat sampai di dalam istana.
Aku dan Adam membuka mata dan mendapati sekeliling yang terang tak segelap tadi.
"Di mana ini?" bingung ku yang melihat kanan dan kiri yang penuh dengan potongan-potongan kayu yang berserakan di mana-mana.
"Ini kayaknya di sekolahan terbengkalai itu" jawab Adam yang mengenali tempat ini.
"Kita beneran kembali ke alam manusia" kaget ku yang tidak menyangka.
"Iya Raisa, kita beneran kembali ke alam manusia, jadi apa yang Shaka bilang ternyata beneran kalau jurang pemisah itu dapat membawa kita ke alam manusia lagi" aku melompat-lompat karena senang karena pada akhirnya aku bisa keluar dari dalam alam gaib itu.
"Yes yes yes yes" aku sangat gembira, kini aku sudah terlepas dari alam gaib itu.
"Akhirnya kita kembali ke alam manusia lagi, aku udah gak betah banget berada di dalam alam gaib itu, apalagi tadi kita ketemu sama pangeran jin, aakkh untung kita bisa pergi darinya sebelum dia nangkap kita dan akan ngurung kita selamanya di alam gaib"
"Iya, kita harus berterima kasih pada Shaka, ini terjadi berkat dia, kalau dia gak bantuin kita, kita gak akan bisa kembali ke sini lagi" aku mengangguk, aku sangat beruntung sekali bisa bertemu dengan Shaka yang baik dan tak meminta imbalan sedikitpun.
__ADS_1
"Ayo sekarang kita ke kak Azam, kita harus liat keadaannya" ajak Adam.
Aku mengangguk lalu berlari keluar dari dalam sekolahan terbengkalai itu untuk menuju asrama santriwan.
Adam masuk ke dalam kamar kakaknya dan mendapati Azam yang terkulai lemas di tempat tidur dengan sapu tangan yang berada di kening.
"Kakak" mendengar panggilan itu Azam langsung melihat ke arah adiknya.
Azam langsung bangun saat melihat ku yang berada di dalam kamarnya.
"Raisa" lirih Azam yang senang ketika melihat ku kembali dalam keadaan baik-baik saja.
Aku mendekati Azam yang lemas."Kamu kenapa, kenapa kamu sakit, apa yang sudah terjadi pada mu?"
"Aku gak apa-apa, aku baik-baik saja" Azam menyembunyikan rasa sakitnya dengan sebuah senyuman manis.
Adam menghela napas, ia saat ini merasa menjadi obat nyamuk yang mengganggu kami.
"Sa kamu di sini saja dulu, jagain kakak aku, aku mau keluar dulu"
"Iya sana, Azam akan baik-baik aja kok, aku gak mungkin nyelakain dia" Adam menjawab dengan deheman dan keluar dari dalam kamar ini.
"Iya, aku terjebak di sana, untung aja ada Shaka yang bantuin aku, kalau tidak aku dan Indomie gak akan bisa keluar dari dalam alam gaib itu"
Azam mengerutkan alis."Shaka, siapa Shaka?"
"Anggota kerajaan jin itu, tapi dia baik kok, buktinya dia yang udah bawa aku ke alam manusia lagi, aku sangat bersyukur banget bisa ketemu sama dia, kalau tidak mungkin aku akan bernasib sama seperti santri-santri yang ada di sana"
Azam lega sekali karena masih ada orang baik yang mau membantu ku di saat-saat yang sangat sulit.
"Kamu gak di apa-apain kan sama jin-jin di sana?"
"Enggak Azam, aku gak apa-apa, mereka gak ada yang macem-macem kok, kamu tidak usah khawatir"
"Syukurlah kalau seperti itu, aku udah khawatir banget sama kamu, aku hanya takut kamu gak bisa kembali lagi ke sini"
"Kamu tau gak Azam, sekarang aku udah tau caranya kembali ke dalam raga ku"
DEG!
__ADS_1
Azam langsung terkejut sekaligus panik ketika mendengar hal itu.
"K-kamu tau dari mana?"
"Aku tau dari raja jin yang berada di alam gaib, dia yang sudah beritahu aku caranya kembali ke dalam raga lagi, aku udah gak sabar buat kembali ke dalam raga dan lanjutin sekolah lagi, aku udah kangen berlajar di sekolah, sekarang aku mau ke rumah sakit dulu, kamu tunggu di sini ya, nanti aku akan ke sini lagi dalam wujud manusia" aku bangun dari duduk ku berniat akan pergi ke rumah sakit.
Azam tiba-tiba menarik tangan ku."Kenapa, apa kamu mau ikut ke sana juga?"
Azam menggeleng."Kalau seperti itu lepasin tangan aku, aku mau ke rumah sakit dulu"
"Raisa-raisa kamu jangan pergi" tintah Adam yang tidak mau kehilangan ku sama sekali.
"Kenapa Azam, kenapa kamu larang aku buat pergi ke rumah sakit, apa kamu sebenarnya gak mau aku balik ke dalam raga ku?" aku agak emosi karena aku melihat jika Azam berusaha menahan ku pergi dari sini.
"Bukan gitu Raisa, aku bisa-
"Bisa apa? bisa nyegah aku iya!"
"Plis Azam kali ini saja biarkan aku pergi, aku mau kembali ke dalam raga ku, aku udah bosen gentayangan kayak gini, tolong kamu jangan cegah aku" aku menyingkirkan tangan Azam dan berjalan keluar dari dalam kamar ini.
"Raisa aku mohon jangan pergi, Raisa" teriak Azam yang tak mau kehilangan ku.
Aku tidak mendengarkan dan terus berjalan keluar dari kamar ini.
"Raisa aku mohon jangan pergi, kembalilah Raisa" teriak Azam lagi.
"Raisa"
Adam yang mendengar teriakan itu langsung masuk ke dalam kamar kakaknya.
"Ada apa kakak, kenapa kakak teriak-teriak?"
"Adam Raisa"
"Raisa, ada apa dengannya?" Adam semakin penasaran tentang segalanya.
"Raisa pergi, dia mau ke rumah sakit, dia ingin kembali ke dalam raganya"
"Kakak Raisa itu tidak tau caranya, bagaimana dia bisa kembali ke dalam raganya lagi?"
__ADS_1
"Dia bilang dia tau dari raja jin yang berada di alam gaib, sekarang dia sedang berusaha buat kembali ke dalam raganya, bagaimana ini Adam, aku tidak ingin kehilangan dia secepat ini"