
Dua orang telah menerobos ke dalam Masion untuk menculik Mina, salah satu wanita dengan rambut afro berhasil membuatnya pingsan lalu membawanya pergi sementara satu rekannya yang berpenampilan badut menahan Anita dan Mariella di perkarangan rumah.
Badut itu membuat lingkaran sihir untuk menembakan beberapa balon ke arah mereka.
"Mereka telah membawa pergi Mina, bagaimana ini Anita?'
"Kita sudah terlambat untuk mengajarnya, paling tidak kita harus menangkap orang ini dan memaksa untuk mengatakan persembunyian mereka, kurasa hanya itu jalan satu-satunya."
"Apa boleh buat."
Mariella melesat cepat setelah merubah dirinya menjadi serigala berukuran normal, semua balon yang dilewati Mariella meledak dengan dahsyat kendati demikian dia mampu melewatinya lalu melompat untuk menggigit bahu badut itu dengan rahangnya.
"Sakit, dasar serigala jadi-jadian."
Anita tak tinggal diam lalu berlari untuk membantu, ia mengepalkan tinjunya untuk memukul wajah si badut dibatas tertentu, akibat hantaman itu hidung musuhnya mengeluarkan darah kemudian terbang menabrak tembok masion.
Mariella bergerak cepat mengubah dirinya kebentuk manusia lalu mencengkeram kerahnya.
"Di mana tempat persembunyian kalian?"
"Kau kira aku akan memberitahukannya haha."
__ADS_1
"Kalau begitu aku akan menusukmu sampai kau bicara."
Mariella menciptakan tongkat runcing dari sihir anginnya saat dia hendak menusukannya, Anita lebih dulu menghentikannya.
"Percuma itu tidak akan membuatnya berbicara, bagaimana bila aku saja yang membuatnya berbicara."
"Siapa kau sebenarnya?"
Anita memunculkan sihir penyimpanan untuk mengambil sebuah ramuan yang dia buat lalu memasukan seluruh isinya ke dalam mulutnya, tiba-tiba saja tubuh badut gemetaran hebat dan selanjutnya dia terus memuntahkan darah dari mulutnya.
"Guakh.... aku tidak bisa merasakan lagi tubuhku, kau.. aku pernah mendengar hal ini, ini adalah penyiksaan yang dilakukan penyihir keserakahan Alina, jangan-jangan."
"Obat ini akan membuatmu terus hidup dibatas sekarat, aku bisa memberikan penawarannya jika kau memberitahu di mana tempat persembunyian kalian."
"Uwah.. kau benar-benar kejam."
"Akan kuberitahu."
Setelah mendengar perkataannya, Anita memberikan penawarannya dan dalam sekejap si badut kehilangan nyawanya. Dalam sejarah penyihir, penyihir keserakahan Alina terkenal dengan sosok yang mengerikan dan berbahaya.
Tak lama kemudian Elric dan Fanilia muncul dengan nafas kelelahan.
__ADS_1
"Apa yang terjadi?" tanya Elric.
"Tuan, kyaaa.."
Seperti biasa Mariella akan langsung melompat seperti hewan peliharaan ketika melihat Elric.
"Sekte penyihir Origin telah menculik Mina, tapi kami tahu kemana mereka membawanya."
"Jadi begitu, bagaimana dengan yang lainnya?"
"Mereka baik-baik saja."
"Mengejar mereka di malam hari sangat berbahaya, kita akan pergi besok pagi saja."
"Itu pilihan bagus, mungkin saja mereka sudah memasang jebakan."
Mereka semua memutuskan untuk beristirahat lalu keesokan paginya Elric, Anita dan Mariella pergi ke lokasi yang sebelumnya mereka dapat.
Elric bersiap dengan senjata api miliknya begitu pula kedua rekannya, Anita membawa peti mati di punggungnya sedangkan Mariella mengendus di jajaran paling depan.
"Tidak ada orang di sekitar sini," atas pernyataan Mariella mereka kembali melangkah menembus kedalaman hutan, ada sebuah rumah tua di tengah hutan ini yang dijadikan sebagai markas oleh penyihir origin dan mereka harus segera sampai ke sana sebelum hal buruk terjadi pada Mina.
__ADS_1
Di sela-sela perjalanan memang banyak jebakan yang telah disiapkan, seperti sebuah lubang tanah penuh dengan bambu-bambu runcing, jeratan tali atau bahkan tembakan panah.
Semakin banyak jebakan yang mereka lalui hanya memastikan bahwa mereka telah semakin dekat dengan tempat tujuan.