The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 10


__ADS_3

"Em... Lihat ini" Ucap Firza dengan menunjukkan sebuah foto di layar ponsel nya, Mata Kevin membulat dan kedua alis nya mengkerut setelah melihat foto yang ada di layar ponsel Firza.


"Nggak-nggak! nggak mungkin! lacak itu! lo dapat darimana!" Ucap Kevin setelah melihat foto Nirmala yang terekspos punggung mulus nya terlihat gadis itu tengah tidur tengkurap di atas dada seorang laki-laki.


"Banyak media yang sudah melihat nya, bagaimana ini?" Tanya Firza, yang masih berfikir kalau foto itu hanya lah editan.


"Kita cek saja dulu" Ucap Kevin yang membuat Nico sedikit penasaran dan ikut melirik ke arah ponsel Firza.


"Astaga itu kan Nirmala teman nya Mila, kok dia kaya gitu dan itu terlihat seperti asli bukan editan, tapi kok bisa sedetail itu apa itu setingan?" Batin Nico yang segera merogoh saku celana nya untuk mengeluarkan gawai canggih nya guna menghubungi Mila.


"Kak aku keluar dulu ya" Pamit Nico yang langsung di angguki oleh Firza, jangan tanya bagaimana Kevin menanggapi Nico yang akan pamit keluar, tentu saja Kevin sama sekali tak peduli yang saat ini memenuhi otak nya hanyalah Nirmala.


"Ponsel nya tidak bisa kau hubungi?" Tanya Kevin kepada Firza, dan Firza hanya menggelengkan kepala nya.


"Sabar dulu Vin, coba besok kau tanya dia di kantor, semoga besok dia masuk kerja karena hari ini kata Derren Nirmala tidak terlihat disekitar kawasan kantor dan itu tanda nya dia tidak masuk kerja" Ucap Firza.


"Bagaimana dia masuk kerja kalau dia di culik?" Ucap Kevin yang masih berpikir kalau kekasih hati nya tengah diculik.


TOK TOK TOK...


Kedua pria itu segera melihat ke arah pintu yang tengah diketok oleh seseorang.


"Kau mengundang tamu? atau kau memesan sesuatu?" Tanya Kevin dengan menatap pintu dan Firza secara bergantian.


"Tidak" Sahut Firza dengan menggelengkan kepala nya.


"Sebentar, saya buka dulu" Sambung nya dengan melangkahkan kaki nya perlahan mendekati pintu.


Ceklek!! Pintu di buka Firza dan di sana nampak lah Nirmala dengan penampilan nya yang sangat kacau.


"Nona?" Lirih Firza yang saat itu memberikan isyarat bahwa ada Kevin di dalam dengan mengedipkan mata nya dua kali dan melirik kan mata nya ke dalam rumah, namun bukan nya paham Nirmala malah mendekat dan bertanya.


"Za? kamu kelilipan?" Tanya gadis itu yang mengira bahwa mata nya kelilipan, dan Nirmala segera menyentuh mata Firza untuk di bantu nya meniup mata Firza.


Namun Kevin segera mendekat dan meraih tangan Nirmala, dengan ekspresi yang sangat tidak enak untuk di lihat Kevin segera menarik Nirmala untuk masuk ke dalam rumah.


"Kevin?" Lirih gadis itu yang sama sekali tak du gubris oleh sang kekasih hati nya itu.


"Kevin? kau kenapa?" Tanya Nirmala yang mendapati kekasih nya sangat berbeda dari biasa nya.

__ADS_1


"DUDUK!" Perintah itu keluar dengan suara tegas, Nirmala pun mulai merasa takut dan ia hanya menuruti ucapan Kevin.


"Apa ini maksud nya?" Tanya Kevin menunjukkan foto yang membuat nya sangat tidak enak hati.


"Jangan bilang kau diam-dian di culik dan kau tidak tau apa-apa? atau kau tidak sadarkan diri sejak semalam? hem?!" Pertanyaan beruntun yang keluar dari mulut Kevin itu sungguh membuat Nirmala begitu kewalahan, gadis itu bingung mau menjelaskan dari mana, dan pada akhir nya Nirmala hanya mampu terdiam dan meneteskan bulir bening dari kelopak mata indah nya.


Menyaksikan bulir bening itu asik berselancar di pipi Nirmala membuat Kevin semakin frustasi, "Sial! kenapa harus menangis! aku hanya bertanya! aaaaaarrrgghh!!" Batin Kevin dengan mengacak rambut nya.


Sungguh CEO baru itu sangat tidak kuat hati jika melihat sang kekasih hati yang sangat di cintai nya menangis.


"Sssttt sudah-sudah, apa aku terlalu galak? maaf sayang" Ucap Kevin sambil duduk di samping Nirmala dengan tangan yang mengusap air mata di pipi Nirmala.


Nirmala hanya menggeleng dengan tangis nya yang semakin menjadi.


"Ssssttt cup cup cup! sudah, sudah, jangan menangis lagi!" Ucap Kevin seraya merengkuh tubuh Nirmala dan dibawa ke dalam pelukan nya.


"Maaf Kevin, maaf, aku sudah gagal melindungi kesucian ku" Batin Nirmala di tengah-tengah isak tangis nya.


Kevin semakin mengeratkan pelukan nya, hati nya masih meyakini bahwa Nirmala tidak bersalah, mungkin foto itu hanya fitnah atau bisa jadi ayah nya yang telah membuat Nirmala seperti itu agar Kevin mau menikah dengan Mia gadis pilihan sang ayah.


Sungguh pusing pikiran Kevin saat ini di penuhi dengan berbagai masalah yang ada.


...****************...


"CUP!!" Dafa mengecup pipi Rio yang membuat pria itu membelalakkan mata nya dengan tangan yang memegangi pipinya.


"Apa yang kau lakukan?" Tanya Dafa menanyakan kegiatan Rio, tak langsung menjawab Rio masih syok dengan kecupan barusan.


"Oh jadi sudah lo sebar ya?" Ucap Dafa dengan menscroll tombol laptop di hadapan Dafa.


Karena posisi Dafa yang merunduk di belakang Rio membuat wajah kedua nya saling berdampingan.


Perlahan Rio menatap wajah Dafa yang tepat ada di samping pipi kanan nya, Dafa yang merasa aneh dengan Rio ia pun juga menatap wajah Rio seketika pandangan mereka berdua saling beradu.


1..2..3..4..5..


Lima detik berlalu kedua nya saling pandang namun tiba-tiba datanglah Vicky yang masuk ke dalam ruangan itu tanpa permisi.


Setelah membuka pintu dengan sedikit tergesa-gesa Vicky sungguh dikejutkan dengan adegan yang saat ini tengah terpampang nyata di hadapan nya itu.

__ADS_1


"Em... kalian sedang apa?" Tanya Vicky yang berdiri di samping kiri Rio.


Seketika kedua insan yang saling tatap menatap itu pun segera menjauh satu sama lain.


Dafa yang segera berdiri tegak dan Rio yang kembali menatap layar laptop nya, kelakuan kedua nya pun menumbuhkan tanda tanya besar didalam otak kecil milik Vicky.


"Aaa jangan-jangan kalian ada something" Dengan menyipitkan mata nya Vicky mencurigai kedua teman nya itu.


"Something-something, kepala lo sinting! Lo pikir gue belok!" Ucap Dafa dengan tangan yang menabok keras punggung Vicky. BUGH!!


"Aduh... sakit Fa! lo pikir badan gue balok kayu yang nggak ada rasa sama kelakuan lo" Ucap Vicky sambil mengelus punggung nya yang terasa panas.


"Ada apa lo kemari?" Tanya Rio yang berusaha memisahkan pertengkaran kecil di antara kedua teman nya itu.


"Em... ini gue barusan liat Nirmala turun dari taxi dan gadis itu berjalan memasuki sebuah apartemen" Jelas Vicky.


"Apa apartemen?" Dafa terkejut itu dapat dilihat dari cara nya bertanya dengan mengerutkan kedua alis nya.


"He'em, gua sih tetep mikir kalau cowok nya dia ada di sana deh" Ucap Vicky yang membuat Dafa semakin memanas.


"Cowok? tunggu... " Tiba-tiba Dafa mengingat kejadian waktu ia memergoki Nirmala yang menerima tamu cowok di dalam kontrakan nya.


"Ada apa Fa?" Tanya Vicky yang semakin penasaran.


"Iya lo bener mungkin dia ke tempat cowok nya" Dafa terlihat lemas dan ia berjalan ke arah sofa dengan kehilangan semangat nya barusan.


"Kenapa tu anak?" Vicky bertanya kepada Rio, sedangkan Rio hanya mengendikkan bahu nya tanda ia tidak tau.


...****************...


Pagi hari Nirmala terbangun dari tidur nya dan bersiap-siap untuk berangkat ke kantor, tak lupa gadis itu membantu Firza menyelesaikan tugas di rumah, Nirmala cukup tau diri walau pun yang punya rumah hanya diam dan tak banyak bicara.


Mereka bertiga akhir nya sarapan bersama, ya Kevin menenangkan Nirmala dan tidak pulang ke rumah sedangkan Nico ia sudah pulang setelah ia menelfon.


Setelah selesai sarapan Nirmala berangkat kerja dengan di antar mobil Firza untuk menghindari gosip-gosip yang tentu nya tidak enak di dengar.


Setiba nya Nirmala di kantor ia sungguh dikejutkan dengan surat pemecatan yang sudah duduk cantik di atas meja kerja nya.


"Apa?! aku di pecat?...

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2