The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 35


__ADS_3

Terlihat pemuda genius itu mengotak atik laptop nya dan di dana mulai terlihat vidio dari cctv hotel tempat kejadian, Kevin terlihat sangat serius melihat setiap adegan yang ada.


"Bedebah itu! ternyata dengan cara licik ini?! Heh... lihat saja nanti!!" Dengan senyum licik nya Kevin mulai merancang rencana dengan otak genius nya itu.


"Lo tau kan harus gimana selanjut nya?" Ucap Kevin dengan beralih menatap Derren.


"Iya Vin, gue paham, btw ada yang bilang kalau kedua cowok ini, mereka punya kelainan loh, maka nya posisi Nirmala polos begitu, dia masih aman" Ucap Derren, Kevin yang mendengar itu pun semakin melebarkan senyum nya.


"Ok lo cari bukti banyak-banyak nanti gue transfer" Bisik Kevin.


"Siap" Sahut Derren.


Merekapun mulai membahas rancangan rencana untuk melanjutkan misi pembongkaran rahasia besar itu.


"Sayang, tidak lama lagi kita akan bersama" Batin Kevin dengan melihat ke arah layar laptop.


Di kediaman Dafa...


Di dalam kamar sepasang suami istri itu tengah duduk di sofa yang sama namun kedua nya masih saling diam tenggelam di dalam pikiran masing-masing.


"Apakah aku pantas marah? sedangkan aku main belakang tanpa sepengetahuan nya" Batin Dafa.


"Bagaimana ini? apa aku jujur saja, dan meminta untuk kita berpisah, karena memang hubungan kita ini tidak sehat" Batin Nirmala, yang juga bimbang antara memperbaiki semua dan memulai dari awal atau mengakhiri semua dan memulai kehidupan baru.


Drrrrrttttzzz... drrrrrttttzzz... drrrrrrrttttzzz...


Di tengah keheningan itu pun ponsel Dafa berdering tanda ada panggilan masuk.


Dafa mengeluarkan ponsel yang ada di dalam saku celana nya.


"Rio?" Gumam Dafa melihat nama yang tertera di layar ponsel nya.


Ia pun beranjak dari duduk nya dan berjalan menuju balkon, sedangkan Nirmala hanya memandang punggung suami nya dengan masih stay di sofa.


Dafa segera menggeser tombol hijau yang ada di layar ponsel nya.


"Halo Yo? ada apa?" Tanya nya dengan sedikit melirik ke arah Nirmala yang masih duduk di sofa.


📞"Gawat Fa, ada orang yang chat gue, terus itu pesan berisi foto kita" Terdengar suara Rio sedikit panik.


"Lo tenang aja, coba lo kirim nomor itu ke gue" Ucap Dafa dengan mengerutkan kening nya.


📞"Nah itu yang gue pikirin Fa, nomor nya sudah tidak bisa dihubungi" Terdengar suara Rio seperti hilang semangat.


"Apa? Oke gue ke sana sekarang!" Ucap Dafa yang kemudian memutuskan sambungan telefon.


Dengan segera Dafa berjalan melewati Nirmala yang masih duduk di sofa, Nirmala pikir mungkin Dafa sangat marah pada nya, sampai suami nya itu lupa untuk berpamitan.

__ADS_1


Namun pikiran kacau nya kini terganggu oleh notifikasi ponsel nya yang tiba-tiba berbunyi.


"Eh Kevin? kira-kira ngirim foto apa dia?" Gumam Nirmala dengan membuka foto yang di kirim oleh Kevin.


"Hah? Foto a' Dafa sama siapa ini? benarkah dia menjalin hubungan dengan wanita lain di belakang ku?" Gumam Nirmala dengan memandangi foto yang di zoom oleh nya itu.


"Astaga! mata ku nggak salah lihat kan? ini kok kaya cowok sih?" Ucap Nirmala dengan mengedip-ngedipkan mata nya agara ia dapat melihat dengan jelas.


Drrrrrttttzzz... drrrrrrttzzzz...drrrrrrtttzzz...


Ketika Nirmala tengah di sibuk kan dengan foto yang ada di layar ponsel nya itu tiba-tiba ada panggilan masuk, dan di sana tertera nama Kevin yang tengah menghubungi nya.


"Halo Vin? Foto ini maksud nya apa?" Tanya Nirmala setelah ia menggeser tombol hijau yang ada di layar ponsel nya.


📞"Kalau kamu mau tau jawaban asli nya, sekarang keluar lah dari rumah mu ku tunggu di sebrang jalan" Ucap Kevin yang langsung memutuskan sambungan telfon itu.


Karena rasa penasaran juga kepanikan yang bercampur aduk, Nirmala pun berjalan keluar dari kamar nya.


Kemudian wanita itu berjalan keluar dari rumah, Nirmala melihat ke kanan dan kiri untuk memastikan keadaan di sekitar nya.


Setelah di rasa aman Nirmala pun berjalan mendekati mobil yang ada di sebrang jalan TOK TOK TOK... Nirmala mengetuk kaca mobil itu, tak lama kemudian pintu mobil itu pun terbuka dan terlihat Kevin duduk di balik kemudi.


"Masuk!" Ucap Kevin setelah ia melempar senyum kepada Nirmala.


"Ada apa?" Tanya Nirmala setelah ia duduk di samping Kevin.


Sungguh pertanyaan-pertanyaan itu memenuhi otak Nirmala dan meminta jawaban.


Di apartemen Rio...


Dafa membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan itu tanpa ia tau ada seseorang yang tengah mengintai nya.


"Yo? Rio?" Panggil Dafa dengan terus melangkah masuk, di sana ia melihat Rio sedang duduk di depan laptop nya seperti biasa nya.


Dafa berjalan dan memeluk Rio dari belakang dengan meletakkan dagu nya di atas pundak Rio.


"Kenapa diam saja?" Tanya Dafa, dan Rio hanya membuka sebuah vidio dimana mereka tengah menculik Nirmala kala itu.


"Dari mana kau dapat ini?" Tanya Dafa tanpa berpindah posisi.


"Tadi ada yang mengirimi ini" Jawab Rio.


"Lalu? nomor nya tidak bisa dihubungi lagi?" Tanya Dafa masih dengan nada santai.


"Lo santai begini sebenar nya lo itu serius nggak sih sama Nirmala? nggak ada takut-takut nya kalau istri lo tau semua ini?" Tanya Rio dengan menolehkan wajah nya untuk menatap wajah Dafa.


"Oh iya, kok gue belum berpikir sampai ke sana ya?" Ucap Dafa.

__ADS_1


"Terus gimana dong? lo nggak bisa lacak dimana itu nomor digunakan?" Tanya Dafa.


"Nggak perlu! yang punya nomor itu sudah disini kok!" Terdengar suara laki-laki dari arah pintu.


"Waaaaw romantis sekali kalian?" Kali ini suara Nirmala yang terdengar oleh Dafa.


Kedua lelaki itu pun segera berdiri dari duduk nya dan menghadap ke arah sumber suara.


Dan benar saja di sana mereka melihat Nirmala sudah berdiri bersama Kevin.


"Mala sayang, ini tidak seperti yang kamu kira" Dafa berjalan mendekati Nirmala dengan berusaha menjelaskan nya.


"Stop! berhenti di sana!" Ucap Kevin dengan menodongkan pistol ke arah Dafa, namun Dafa tak menggubris nya, ia tetap melangkah mendekati Nirmala.


"Kevin apa yang kau lakukan? letakkan pistol mu!" Ucap Nirmala.


"Tidak, karena dia tidak juga berhenti" Dengan keras kepala Kevin masih menodongkan pistol nya ke arah Dafa.


Sedangkan Dafa masih terus berjalan ke arah Nirmala.


DOR!!


Satu tembakan Kevin lepaskan dan mengenai kaki Dafa.


"Kevin! kau gila!" Teriak Nirmala.


"Dia yang lebih gila, dia membawa belati di tangan kanan nya!" Ucap Kevin.


Nirmala terbelalak mendengar ucapan Kevin, ia pun menatap Dafa yang meringis kesakitan.


"A'Dafa? untuk apa belati itu?" Tanya Nirmala.


"Untuk apa lagi kalau bukan untuk mengancam?" Sahut Kevin, Dafa hanya terdiam dan kembali berjalan lebih cepat hendak mendekati Nirmala.


Namun dengan cepat pula Kevin mengarahkan pistol nya ke arah Dafa.


Rio yang melihat sasaran Kevin adalah dada kiri Dafa segera berlari ke arah Dafa dan DOR!!


Sekali lagi Kevin melepaskan peluru dari dalam pistol nya, namun meleset karena Rio berhasil mendorong Dafa.


Semua mata terbelalak karena suara tembakan barusan.


"STOP KEVIN!!" Teriak Nirmala dengan berlari ke arah Kevin dan dengan cepat merebut pistol yang ada di tangan Kevin kemudian ia buang pistol itu jauh-jauh.


Sedangkan Dafa yang terjatuh bersama Rio, ia merasa basah di tangan nya yang di tindih oleh Rio.


"Astaga Rio!!!!...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2