The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 7


__ADS_3

Firza memarkirkan mobil nya di depan bangunan yang berpagar besi-besi tinggi.


Pria itu keluar dari dalam mobil nya dan masuk kedalam bangunan itu.


"Stop misi kita kali ini" Ucap Firza kepada semua rekan nya.


"Maksud lo?" Tanya Derren yang masih mengutak-atik komputer nya, Firza berjalan ke arah sofa dan menghempaskan bokong nya di sana.


"Kevin semalam berangkat ke Korea, dia sudah menerima jabatan itu, jadi sia-sia saja kita masih melanjutkan misi ini" Ucap Firza.


"Terus kita harus gimana ini? anak-anak genk motor nantangin kita gara-gara kita menculik cewek nya Kevin" Ucap Derren.


"Jelas in sama mereka kalau waktu itu kita salah sasaran" Ucap Firza dengan enteng nya.


Derren pun mau tak mau harus menuruti perintah dari Firza.


Firza mengeluarkan gawai tipis dari saku celana nya dan men scroll layar benda canggih itu mencari nama Kevin yang tertera di sana, kemudian ia menelfon nya.


Tuuuuuuttt... Tuuuuutttt... Tuuuuuuuttt....


Suara sambungan telfon begitu memekakan telinga Firza, "Angkat telfon nya cok! lama banget sih! lebih penting mana coba!" Batin Firza dengan mengeraskan rahang nya.


Di kantor...


Nirmala tengah sibuk mengerjakan pekerjaan nya, tiba-tiba muncul lah Mila yang mengagetkan Nirmala.


"Oy! serius amat say, ngopi yuk?" Ajak Mila karena siang itu memang sudah jam istirahat.


"Duluan aja Mil gue masih banyak kerjaan ini" Sahut Nirmala tanpa mengalihkan pandangan nya dari tumpukan berkas-berkas yang ada di hadapan nya.


"Hem... ini sudah jam istirahat non!" Ucap Mila yang mengingatkan Nirmala atas kejadian yang tengah menimpa diri nya.


"O iya kah? ya udah yuk ngopi pusing gue mikirin hidup" Ucap Nirmala dengan beranjak dari tempat duduk nya.


Dengan semangat Mila pun berjalan bersama Nirmala menuju kantin yang ada di dekat kantor mereka.


"Mil gue bingung nih" Ucap Nirmala memulai sesi curhat nya.


"Bingung apa coba?" Tanya Mila.


"Ya bingung aja, semalam a' Dafa masuk ke kontrakan gue dalam keadaan mabok" Ucap Nirmala yang kemudian menghela nafas panjang.


"Terus lo di anu in?" Tanya Mila yang otak nya selalu traveling udah kaya tukang baca novel aja imajinasi nya main.


"Buset lo! sembarangan ngomong! di anu in kaya cerita yang iya iya aja!" Celoteh Nirmala.


"Ya maka nya cerita jangan putus-putus" Cecar Mila gemas.


"Jadi dia cium paksa gue gitu terus ada warga yang datang dikira kita pasangan mesum, terus kita disuruh nikah" Dengan nada yang lesu Nirmala menjelaskan.

__ADS_1


"Lah emang lo sama Kevin udahan?" Tanya Mila semakin penasaran.


"Belum, maka nya itu gue pingin nya nikah tu sama Kevin, dia udah pokok nya hati gue udah cocok deh sama dia" Ucap Nirmala dengan mengaduk-aduk es kopi nya.


Mereka berdua pun saling diam saking bingung nya.


...****************...


Disisi lain Dafa mencari alamat rumah Nirmala yang ada di kampung.


"Yes sudah dapat jadi tinggal satu langkah lagi gue sama Nirmala bakal jadi sepasang suami istri" Gumam Dafa dengan senyum licik nya.


Drrrrttttzzz... drrrrrrrtttzzz...


Ponsel tipis yang berada di saku Dafa bergetar tanda ada panggilan, nama Rio tertera dilayar benda canggih itu.


"Halo!" Ucap Dafa setelah panggilan itu tersambung.


📞 "Gue barusan liat Nirmala masuk kerja di kantor" Ucap Rio dari balik telfon.


"Ok siap, bertahan di rencana A ok!" Ucap Dafa yang langsung mematikan sambungan telfon nya tanpa basa-basi.


Di dalam base camp, Firza masih dengan hati yang gelisah memandang layar ponsel nya, menunggu nomor yang ia hubungi segera mengangkat telfon dari nya.


"****! pusing gue!" Teriak Firza frustasi membuat Derren mendadak menoleh ke arah nya.


"Apaan sih, brisik!" Gumam Derren.


"Ya asal lo jaga in baik-baik juga aman lah tu leher" Ucap Derren dengan santai nya.


Firza hanya menghela nafas nya kemudian ia beranjak dari duduk nya.


"Ngambek! gitu aja ngambek udah kaya ABG aja lo sensian" Ucap Derren yang sekilas melirik Firza.


"Kata nya asal tu cewek gue jaga baik-baik bakal aman leher gue" Cetus Firza yang segera melangkahkan kaki nya keluar dari dalam ruangan itu. Derren hanya menanggapi nya dengan senyuman.


Firza mengendarai mobil nya menuju kantor di mana Nirmala bekerja. Ia sempat melihat sebuah motor yang sangat familiar di indra penglihatan nya baru saja mendahului nya.


"Gawat gue harus buru-buru" Gumam Firza yang segera mempercepat laju kendaraan nya.


Nirmala baru saja menyelesaikan pekerjaan nya bukan nya berjalan ke arah pintu keluar ia malah naik menuju ruang CEO.


Di depan ruangan khusus itu gadis itu berdiri dengan mata yang mengembun, "Kevin? aku rindu" Gumam nya yang kemudian segera gadis itu membalikan badan nya dan meninggalkan ruangan itu.


Nirmala baru saja keluar dari dalam gedung itu, Mila langsung menggandeng tangan nya, "Lo dari mana aja La? kok lama" Tanya Mila yang sungguh mengkhawatirkan Nirmala.


"Hehe ada deh" Sahut Nirmala yang segera berjalan mendahului Mila.


Di depan gerbang Nirmala tak melihat mobil Firza yang pagi tadi mengantar nya.

__ADS_1


Cukup lama gadis itu menunggu, sampai Mila yang menemani nya pun menawarkan tumpangan.


"La bareng gue aja yuk, gue anter deh kemana alamat lo sekarang" Cecar Mila.


"Nggak Mil makasih, gue ada janji sama someone" Ucap Nirmala yang tidak mau menyebutkan nama Firza.


"Em... ya udah deh gue duluan ya?" Ucap Mila yang sudah nangkring di atas motor nya.


"Ok say hati-hati!" Nirmala melambaikan tangan nya sebelum sahabat nya itu mengendarai motor nya.


...****************...


Di sebuah apartemen...


Kevin baru saja kembali dari meeting nya, ia terlihat sangat lelah dan gelisah, itu tersirat dari raut wajah nya.


"Kak apa kau benar baik-baik saja?" Ucap Nico yang kali ini benar-benar sangat mengkhawatirkan kakak nya.


"Hem! urus urusan lo! gue mau istirahat" Ketus Kevin dengan melangkahkan kaki nya menuju kamar nya.


"Tapi kak malam ini papa menyuruh kita untuk menghadiri makan malam" Ucap Nico mengingatkan jadwal nya.


"Lo aja gih yang datang gue capek" Ucap Nico.


"Tapi kak, papa bakal datang di acara malam ini, nanti Nico harus jawab apa?" Tanya Nico.


"Aaaarrrrrggghhhh!!! Bacot lo berisik!" Teriak Kevin yang frustasi entah hati nya sangatlah tidak nyaman.


BRAK!! Dengan sangat keras Kevin membanting pintu kamar nya. Nico hanya menggeleng-gelengkan kepala nya.


Di dalam kamar Kevin mengeluarkan gawai tipis dari saku celana nya, ia berniat untuk memandang wajah ayu kekasih hati nya yang tertera dilayar benda canggih itu.


Namun niat nya lagi-lagi ia urungkan karena Kevin melihat ada beberapa panggilan tak terjawab dari kontak yang bernama Firza.


"Firza? ada apa ni bocah telfon sampai banyak sekali" Gumam Kevin yang melihat layar ponsel nya dengan mengerutkan kedua alis nya.


Kevin pun berusaha menghubungi balik nomor Firza, dengan hati yang bertambah gelisah Kevin menunggu suara Firza muncul di balik sambungan telfon nya.


📞"Halo? Vin?" Terdengar suara Firza panik fi seberang sana.


"Ada apa Za?" Tanya Kevin semakin gusar dengan perasaan gelisah nya.


📞"Nirmala hilang Vin" Ucap Firza.


Seketika pandangan Kevin menjadi gelap dan lutut nya merasa lemas pria itu luruh ke lantai, suara panggilan dari Firza yang berkali-kali memanggil nya dari sambungan telfon pun tak di hiraukan nya.


📞"Vin!! lo denger gue kan!?" Teriak Firza.


📞"Kevin! kalo bisa lo segera pulang Vin!" ucap Firza.

__ADS_1


"Cari dia sampai ketemu, kerahkan semua anggota Black Shadow!" Ucap yang kemudian memutuskan sambungan telfon nya...


bersambung...


__ADS_2