The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 23


__ADS_3

Dafa yang mulai terganggu dengan suara isak tangis Nirmala pun perlahan membuka mata nya dan mendapati istri nya tengah terisak di dada nya.


"Hey, kenapa?" Lirih Dafa dengan mengangkat dagu Nirmala agar ia dapat melihat wajah ayu istri nya itu.


"Maaf" Ucap Nirmala dengan air mata yang semakin deras mengalir.


"Untuk apa?" Tanya Dafa yang tak mengerti apa-apa.


"Aku belum bisa menjadi istri yang baik untuk mu, aku telah mengkhianati mu, ceraikan aku a'!!" Ucap Nirmala dengan mantap walau dengan air mata yang tak henti-henti nya menetes.


Dafa pun segera memeluk Nirmala dengan erat, "Tidak aku tidak akan pernah menceraikan mu" Ucap Dafa dengan mengecup pucuk kepala istri nya itu.


"Tapi a' aku tidak pantas mendapatkan kesetiaan mu!" Lirih Nirmala di dalam dekapan Dafa.


"Asal kau tau, di belakang mu aku pun mencari kepuasan ku sendiri, jika sampai pada saat nya kau mengkhianati ku, akan ku anggap itu impas bagi kita, tapi apa kau akan menerima ku yang penuh kekurangan ini?" Batin Dafa dengan semakin erat memeluk istri nya itu.


Mereka pun melalui satu malam itu dengan berpelukan, entah sejak kapan Nirmala merasa nyaman berada di pelukan Dafa.


Pagi hari mentari menampakkan sinar nya yang cerah nan hangat, pagi itu Dafa bangun dari tidur nya dan tak melihat Nirmala di hadapan nya, ia pun segera keluar dari kamar dan di sana ia melihat Nurma tengah menikmati sarapan nya bersama Firza.


"Kak Firza sudah sampai?" Tanya Dafa heran melihat Firza yang pagi-pagi sekali sudah sampai di kontrakan kakak ipar nya itu.


"Hehe... Sarapan Fa sini" Ajak Firza dengan nyengir ala iklan pepsodent nya.


"Hehe iya kak makasih, oh iya Nirmala nya kemana ya?" Tanya Dafa kepada kedua sejoli yang tengah asik menikmati sarapan pagi itu.


"Hah? Mala? em... " Nurma sejenak melirik ke arah Firza dan Firza pun menganggukkan kepala nya.


"Itu Mala nya udah berangkat kerja, kata nya pemotretan nya di mulai hari ini" Ucap Nurma dengan tempo yang sangat pelan.


"Oh gitu ya" Lirih Dafa dengan sedikit kecewa.


"Ya udah lah Fa sarapan dulu yuk gabung sini!" Ajak Firza yang mengerti bagaimana kecewa nya Dafa saat itu.


Dafa pun bergabung dengan Nurma dan Firza, mereka sarapan bertiga.


Di kantor Kemilau grup, tepat nya di studio photo, Terlihat Nirmala sudah bersiap untuk pemotretan.


Kevin datang ke studio photo untuk mengawasi berlangsung nya pengambilan gambar untuk iklan produk baru nya.


Kevin



Sengaja Kevin turun tangan karena dua alasan pertama ia tidak mau kalau sampai produk ini gagal kedua karena BA yang ia pilih adalah orang yang sangat dan amat istimewa di hati nya.


Nirmala yang tengah memilih kostum bersama Anggun pun menoleh karena merasa ada yang mengawasi nya.

__ADS_1


Nirmala/Berlian.



Nirmala menoleh dan mendapati Kevin berdiri tak jauh dari nya, terlihat sangat jelas kalau laki-laki itu tengah mengamati nya.


"Pagi pak" Ucap semua staf yang ada di dalam ruangan itu, Namun Nirmala kembali memilih kostum yang akan ia kenakan.


"Beb kamu merasa nggak sih kalau CEO kita itu terlalu memperhatikan kamu" Bisik Anggun yang berdiri di depan Nirmala.


"Ekhem... nggak lah!! halu aja kamu, mana mungkin dia yang sudah punya calon, melirikku yang sudah bersuami" Nirmala berusaha mengelak.


"Eh tapi dari tadi ku lihat dia terus melihat ke sini loh" Ucap Anggun dengan mode gosip nya yang sudah on.


"Ngaco kamu kak" Ucap Nirmala dengan meraih salah satu gaun yang berwarna hitam dengan paduan warna gold.


"SAYAAAAAAAANG!!!" Teriak Mia dengan berjalan setengah berlari mendekati Kevin, Kevin yang sudah mengenali suara itu pun sedikit menoleh ke arah belakang, dan di sana Mia melompat kemudian memeluk Kevin dari belakang.


MWAH!! Satu kecupan mendarat di pipi sebelah kanan Kevin. Melihat itu Nirmala segera memalingkan wajah nya ia pun segera berjalan ke arah ruang ganti.


"Bisa tidak jaga kelakuan mu! ini kantor!" Ucap Kevin dengan aura dingin nya, ia menyadari kalau Nirmala barusan melihat nya dengan tatapan tak suka nya.


"Iiiihhh apa an sih marah-marah terus! Aku kan cuma mau berbagi kebahagiaan ku, bulan depan aku acara peluncuran gaun baru, dan aku sudah daftar dan aku mau memakai Berlian untuk model ku!" Ucap Mia dengan semangat yang sangat tinggi.


Mia




"Berlian dimana?" Bertanya dengan mata yang melihat ke sana kemari.


"Entahlah, kau tanya aku, lalu aku yang di sini tau apa?" Ketus Kevin yang segera berjalan menuju tempat kostum.


Mia masih dengan menampilkan wajah ceria nya terus saja mengikuti langkah kaki Kevin, sampai saat Anggun keluar dari ruang ganti bersama Berlian.


" Anjun!! kok dia pakai baju warna gelap begitu?" Protes Mia dengan berkacak pinggang.


"Maaf miss tapi... "


"Biar lah, lagi pula gaun itu terlihat cocok di tubuh nya" Kevin menyela Anggun yang berusaha mencari alasan agar diri nya tidak terkena omelan dari Mia.


"Tapi sayang, itu kurang cerah, terlalu gelap" Gerutu Mia dengan mengerucutkan bibir nya.


"Kita coba ambil gambar dengan gaun ini dulu, nanti bisa ganti di sesi dua" Ucap Kevin dengan melipat kedua tangan nya di depan dada, dengan tangan yang bersedekap pria itu tak melepaskan pandangan nya dari tubuh Nirmala yang sungguh menggoda dan tanpa ia sadari sesuatu tengah mendesak di sana.


"Duh kenapa di saat seperti ini, Astaga, kenapa kau tidak tau tempat" Batin Kevin dengan memijit kening nya.

__ADS_1


Nirmala selesai melakukan pemotretan dengan gaun pertama, ia berganti gaun dengan yang di pilihkan oleh Mia.


Baru saja Berlian keluar dengan mengenakan gaun berwarna putih Kevin ternganga melihat nya sedangkan Mia, ia tersenyum bangga dengan gaun pilihan nya.



"Lihat lah diri mu tuan CEO! kau sampai terpesona dengan istri orang ini, hahaha" Ucap Mia dengan tertawa sungguh ia sangat berbakat dalam ber fashion.


Kevin yang tersadar kalau diri nya terciduk telah mengagumi karya seni Mia pun kembali memasang ekspresi cool nya.


"Heh... memang dia yang tubuh nya bagus jadi dipasangkan gaun model apa pun pasti cocok" Kilah Kevin dengan meletakkan bokong nya di salah satu sofa yang ada di dalam ruangan itu.


"Hilih alasan" Ucap Mia yang berjalan mendekati Berlian.


"Pose nya jangan monoton, ingat apa yang Anjun sampai kan" Ucap Mia dengan merapikan rambut Berlian yang tergerai indah.


"Siap miss" Sahut Berlian dengan menganggukkan kepala nya.


Mia pun berjalan mendekati Anggun ketika sesi pemotretan dimulai, sedangkan Kevin tengah asik mencuri pandang dengan halusinasi nya yang melayang entah kemana.


Di apartemen Rio...


Dafa tengah duduk dengan membersihkan helem-helem yang ada di sana.


"Lo yakin Fa ntar malem mau ikut balapan?" Tanya Rio yang duduk di kursi yang ada di hadapan Dafa.


Dafa.



"Yakin lah emang nya kenapa?" Ucap Dafa dengan memandang Rio.


"Ya lo kan sekarang udah beristri Fa, lo gak kasihan sama istri lo?" Tanya Rio.


Rio.



"Halah lo kali yang takut kalau sampai gue kenapa-kenapa" Sengaja Dafa menggoda Rio, namun Rio hanya menggeleng-gelengkan kepala nya dengan menampilkan senyum kecut nya.


"Bukan nya gue udah bilang, kita berakhir kita hanya sebatas teman sekarang" Ucap Rio namun Dafa malah berdiri dan menangkup wajah Rio.


"Tapi gue mulai nyaman sama lo Yo" Ucap Dafa yang membuat Rio lagi-lagi tersenyum kecut.


"Dahlah, lo bilang begitu karena lo belum nyentuh Nirmala kan?" Tebak Rio, mendengar tebakan yang benar itu Dafa malah dengan cepat mel***t bibir Rio dengan rakus.


"Stop Fa!...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2