The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 51


__ADS_3

"Maaf pak tapi apakah pantas putri saya di sandingkan dengan putra bapak yang sangat jauh perbandingan nya dengan kondisi Mila" Ucap Orang tua Mila.


"Kalau anak-anak sudah saling suka, kita sebagai orang tua bukan kah harus mendukung nya?" Cecar Arga dengan percaya diri nya.


Niko mulai was-was karena kedua orang tua Mila masih terdiam cukup lama.


"Pak buk, saya benar-benar mencintai Mila, saya janji saya akan berikan yang terbaik untuk Mila" Ucap Niko yang membuat semua orang terbelalak.


"Berani juga bocah ini" Batin Arga dengan menepuk kening nya.


"Ya kita sebagai orang tua hanya mampu memberikan restu dan semua keputusan tergantung Mila nya" Sahut pak Wiro atau ayah nya Mila.


Setelah mendengar jawaban dari pak Wiro, semua mata tertuju ke arah Mila yang sedari tadi tertunduk.


"Jawab Mil, semua menunggu keputusan mu nak, Ibu sama bapak akan menerima apa pun keputusan mu" Ucap bu Sumi atau ibu nya Mila dengan mengusap punggung putri sulung nya itu.


"Kalau Mila terima, Neli sekolah nya gimana buk?" Tanya Mila yang ternyata masih memikirkan pendidikan adik nya.


"Nanti kalau kamu ikut suami mu, Neli itu tanggung jawab kita sebagai orang tua nak, bukan tanggung jawab mu" Ucap pak Wiro.


"Tapi... "


"Sudah, tidak apa-apa, kalau kamu bahagia, kami pun akan bahagia" Ucap bu Sumi.


Mila menyandarkan kepala nya di pundak ibu nya, sedangkan sang ibu memeluk lembut bahu putri sulung nya itu.


"Jadi Mila boleh menerima lamaran ini buk? pak?" Tanya Mila setelah ia melepaskan pelukan bu Sumi.


"Iya nak, asal itu benar-benar dari hati mu" Ucap bu Sumi dengan membelai pipi Mila.


"Jadi kamu mau kan Mil nikah sama aku?" Tanya Niko yang secara blak-blakan menyatakan keinginan nya untuk mempersunting Mila.


"Oh astaga anak ini! Kenapa tidak ada malu-malu nya sedikit sih, untung bukan dia CEO Kemilau grup" Batin Arga dengan mengusap pelan wajah nya, sedangkan Kevin yang ada di samping Arga terlihat tengah menahan tawa.


"Lihatlah nak Niko ini seperti nya sangat mencintai mu Mil, sampai dia mengulangi pertanyaan nya dengan kata yang berbeda" Ucap bu Sumi sengaja menggoda kedua nya.


"Hehe... ibu bisa saja" Ucap Mila.


"Gimana Mila? apa kamu mau?" Tanya Niko lagi.


"Niko, sabar dong nak, kasih kesempatan Mila untuk berpikir" Ucap Mila atau ibu nya Niko dan Kevin.


"Mila sudah memilih jawaban kok Tante" Sahut Mila dengan senyum nya yang mengembang.


"Jadi?" Ucap Niko yang membuat Arga kembali menepuk dahi nya.

__ADS_1


"Mila mau menerima lamaran ini" Ucap Mila, mendengar berita bahagia itu Niko pun sontak langsung memeluk erat Arga yang ada di samping nya.


"Hemp!!" Hidung Arga terhimpit dada Niko dan berusaha untuk melerai pelukan putra nya itu.


"Niko bahagia pah Niko akhir nya jadi nikah!" Ucap Niko dengan memeluk erat sang ayah tanpa melihat posisi ayah nya.


"Niko! papa bisa lewat lo itu" Ucap Kevin dengan menepuk pundak Niko.


"Oh maaf pah, Niko hanya terlalu bahagia" Ucap Niko memberi alasan.


"Kau ingin papa segera pergi?!" Tanya Arga dengan nada yang tegas.


"Hehe... tidak pah, tadi hanya cara Kevin agar papa bisa segera menghirup oksigen dengan bebas" Cecar Kevin yang langsung mendapat jitakkan dari ayah nya. "BLETAK!!!"


"Aduuuuuhhh sakit pah!" Teriak Kevin dengan mengelus kepala nya yang terasa berdenyut.


Akhir nya lamaran malam itu pun berjalan lancar. Kini keluarga besar Arga sudah di perjalanan pulang, Niko senyum-senyum sendiri karena sibuk dengan bayangan pernikahan nya.


Berbeda dengan Kevin yang sedari tadi merengek terus menerus kepada Arga dan Mila.


"Ayo lah pah, pokok nya besok malam giliran Kevin yang ke rumah Nirmala ya? ya pah ya?" Rengek Kevin dengan menggoyang-goyangkan pundak Arga yang duduk di kursi kemudi sedangkan Kevin duduk di kursi belakang bersama Niko.


"Sabar dulu sayang, kita selesaikan satu-satu" Ucap Mila yang berusaha membujuk Kevin agar santai sedikit.


"Iri? bilang bos!" Cetus Niko yang langsung mendapat tampolan telapak tangan dari Kevin dan tepat di wajah nya.


"Lo tu nggak sopan tau! harus nya gue sebagai abang harus menikah lebih dulu dari pada lo!" Ucap Kevin dengan telapak tangan yang masih stay di wajah Niko, sedangkan Niko berusaha menyingkirkan tangan Kevin dari wajah nya.


"Kevin stop sayang! kalian ini sudah besar! malu kalau sampai ada yang lihat CEO Kemilau grup begini bobrok kelakuan nya!" Hardik Mila yang akhir nya dapat menghentikan tangan Kevin.


"Pokok nya besok Kevin mau lamar Nirmala" Ucap Kevin lagi dengan melipat kedua tangan nya di dada.


"Lamar ya udah lamar aja sana!" Enteng Arga mengucapkan nya dan itu membuat Kevin anteng di tempat nya.


"Bener pah? waaahhh yey papa is the best!!" Ucap Kevin dengan bertepuk tangan seperti anak TK yang akan di belikan ice cream.


Akhir nya suasana mobil pun kembali tenang hanya dengan ucapan Arga yang entah kebenaran nya.


Beberapa hari kemudian di studio photo Kemilau grup terlihat seorang model dengan pose-pose cantik dan sexy nya tengah melakukan photo shoot untuk produk baru Kemilau grup yang akan segera di luncurkan.


"Ok semua nya kita selesai dulu untuk hari ini, see you" Ucap Mia yang hari itu menghandel kegiatan photo shoot di studio Kemilau grup.


Semua kru dan anggota yang mengurus pekerjaan itu pun segera merapikan barang-barang mereka.


"Oh iya Berlian, nanti sore-sorean kita ke Studio Mia agensi ya?" Ucap Mia kepada Nirmala yang sedang berjalan menuju ruang ganti.

__ADS_1


"Oh iya miss siap" Sahut Nirmala yang berhenti sejenak untuk menjawab pertanyaan Mia.


Setelah menyelesaikan sesi foto siang itu Nirmala berniat untuk menemui Mila sahabat nya namun ketika ia melewati sebuah gang ada tangan yang tiba-tiba menarik nya untuk masuk ke dalam lorong.


"Aaaappphemp... hemp...??" Baru saja mau berteriak karena terkejut mulut Nirmala sudah di bungkam oleh orang yang menarik nya dan membawa nya bersembunyi di lorong itu.


"Ini aku" Suara familiar itu pun membuat Nirmala membelalakkan mata nya.


"Kevin? Ngapain coba?" Gerutu Nirmala yang sedikit merajuk karena barusan terkejut.


"Ih marah, ih ngambek, gitu aja ngambek" Goda Kevin dengan mencolek-colek pipi kekasih nya itu.


"Sudah dong jangan marah, nanti sore jalan yuk!" Ajak Kevin dengan senyum semangat nya ia berusaha membujuk kekasih nya.


"Nggak bisa" Ketua Nirmala.


"Loh? kenapa? yakin ini nggak mau?" Tanya Kevin dengan masih menggoda Nirmala bahkan CEO muda itu mencubit kecil dagu kekasih nya.


"Ih serius aku lo! nanti sore aku sudah ada janji sama Miss Mia, mau ke studio Mia agensi" Jelas Nirmala.


"Yah penonton kecewa deh" Gumam Kevin dengan memasukkan tangan nya ke dalam saku.


"Sekarang aja kita makan siang bareng ya?" Ajak Nirmala.


"Emang penting banget ya acara mu sama Mia sore nanti?" Tanya Kevin dengan wajah cemberut nya.


"Kurang tau sih aku, tapi yang jelas miss Mia itu masih atasan ku, aku masih di bawah naungan agensi nya" Jelas Nirmala.


"Iya deh, nanti kalau udah selesai kabarin ya biar aku yang jemput" Ucap Kevin yang akhir nya mengalah untuk membiarkan kekasih nya bertemu dengan mantan tunangan nya.


"Iya kok" Sahut Nirmala, kedua nya pun lanjut melangkahkan kaki nya menuju cafe terdekat untuk makan siang.


Sore hari di Mia Agensi...


Nirmala sibuk dengan pose baru yang di ajarkan oleh Anggun, sedangkan Mia di ruangan nya bertemu dengan klien baru nya yang pasti juga akan menyewa model dari agensi yang ia pimpin ini.


Akhir nya Mia pun mengajak CEO muda itu untuk berkeliling melihat-lihat, dan di sana di kelas Anggun CEO muda itu berhenti dan melihat model yang tengah belajar pose baru itu.


"Miss maaf, yang itu juga model kah?" Tanya Nya dengan masih menjaga sopan santun.


"Ah itu model tapi sudah ada yang punya, maaf ya pak Dio" Ucap Mia tanpa mengurangi rasa hormat.


"Saya mau dia dan saya bayar dua kali lipat...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2