The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 47


__ADS_3

"Kurang ajar memang dia! mau enak nya giliran jadi malah marah! Biar nanti aku yang bilang sama Kevin!" Ucap Nirmala dengan berdiri dari duduk nya.


"Tidak perlu! aku sudah di sini!" Terdengar suara Kevin yang ternyata sudah berdiri di belakang Nirmala.


"Kevin?" Ucap Nirmala ketika ia menolehkan kepala nya dan mendapati kekasih nya itu ada di belakang nya.


"Mila kau tak perlu khawatir, saya dan juga papa, mama sudah tau semua nya juga alasan kenapa Niko melakukan nya! Tenang lah dia akan bertanggung jawab" Ucap Kevin dengan meraih lengan Nirmala.


"Karena masa curhat kalian sudah habis dan juga sudah mendapatkan solusi, Nirmala aku ambil kembali ya, karena dia milik ku" Ucap Kevin dengan posesif nya.


"Dasar tuan posesif, iya silahkan ambillah, terimakasih pak Kevin" Ucap Mila dengan senyum yang mengembang.


Setelah mendapat kan ijin dari Mila Kevin dengan segera membawa Nirmala pergi dari sana, berjalan dengan tangan Kevin yang melingkar di pinggang nya Nirmala, mereka berdua menjadi pusat perhatian di sepanjang jalan menuju basement.


"Kevin lepas!" Bisik Nirmala dengan terus berjalan mengikuti langkah besar kekasih nya itu.


Namun Kevin hanya tersenyum dan mencolek hidung Nirmala sekilas, dengan kaki yang terus berjalan.


Sesampai nya mereka di dalam mobil Nirmala melihat dashboard mobil itu terbuka dan di sana ada tisyu yang berserakan.


"Kevin kau ini sudah dewasa kenapa sampah saja masih kau simpan di sini?" Nirmala mengomel dengan mengumpulkan tisyu-tisyu bekas itu.


"Ow No! No! No! Jangan sentuh!" Kevin mencekal tangan Nirmala yang sudah terlanjur masuk ke dalam dashboard.


"Memang nya kenapa?" Tanya Nirmala dengan mata yang memandang Kevin namun tangan sudah menggenggam tisyu bekas yang siap ia buang.


"Letakkan kembali sayang, nanti biar aku yang bersihkan" Ucap Kevin, namun Nirmala malah dengan tangan yang satu nya mengangkat salah satu tisyu bekas dan hendak di buang nya, namun saat ia mengangkat benda itu dan melihat nya, tanda tanya besar pun menghiasi otak nya.


"Kevin? apa ini? darah siapa ini?" Tanya Nirmala dengan menunjukkan bercak darah yang ada di tisyu.


"Ekhem... itu... "


"Kau terluka sayang? Sampai berdarah?" Sela Nirmala karena Kevin tak kunjung menjawab.


"Berikan pada ku!" Ucap Kevin dengan merebut tisyu yang ada di tangan Nirmala.


Nirmala melongo begitu melihat Kevin melipat rapi tisyu bekas itu dan memasukkan nya ke dalam dompet.


"Sayang? kau menyimpan nya?" Tanya Nirmala dengan mengerutkan kedua alis nya.


Kevin tak menjawab dan hanya menyimpan kembali dompet itu di saku nya, tak mau berlama-lama lelaki itu segera menyalakan mesin mobil nya dan segera meluncur membelah jalan raya.


"Vin? ini kita mau kemana sih?" Tanya Nirmala setelah sekitar setengah jam mereka berada di dalam mobil.


"Makan siang!" Ucap Kevin dengan sekilas melempar senyum ke arah Nirmala dan kembali fokus ke jalanan yang ada di depan nya.


"Tapi... " Ucapan Nirmala pun terhenti ketika mereka berhenti di salah satu perumahan elit dan itu ternyata ada di dekat kantor Kemilau grup.

__ADS_1


"Kevin? jadi kita muter-muter selama kurang lebih setengah jam ini hanya untuk ke sini?" Tanya Nirmala ketika mobil Kevin berhenti di parkiran yang tersedia.


"Kevin! jawab dulu sayang! ini rumah siapa?" Tanya Nirmala yang memang sangat penasaran.


"Rumah mu, oh tidak, rumah kita !" Ucap Kevin dengan senyum nya dan ia segera mengeluarkan sebuah kunci rumah yang berupa kartu ia gunakan untuk masuk ke dalam rumah itu.


"Kau serius sayang?" Tanya Nirmala yang masih berdiri di depan pintu masuk, hingga membuat Kevin yang sudah melangkah masuk pun kembali berjalan keluar.


"Serius sayang" Ucap Kevin dengan menggendong tubuh Nirmala ala bridal style.


"Aaakk!! Kevin turunkan aku!" Teriak Nirmala namun Kevin segera berjalan memasuki rumah itu.


Nirmala yang terus berontak minta di turunkan pun membuat ide nakal Kevin bermunculan, lelaki itu terus berjalan ke lantai atas dengan masih menggendong wanita nya.


Setelah sampai di depan salah satu pintu Kevin membuka pintu itu dan Nirmala terbelalak melihat isi ruangan itu.


"Kevin? apa yang sedang kau pikirkan?" Tanya Nirmala dan itu tidak mendapat jawaban dari Kevin, melainkan Nirmala melihat senyum yang menurut nya mencurigakan itu muncul di bibir Kevin.


"Kevin! jangan macam-macam kamu!" Ucap Nirmala.


"Tidak sayang Kevin mu ini hanya satu macam kok" Ucap Kevin dengan menyentuh hidung Nirmala dengan hidung nya.


Setelah menutup pintu, Kevin berjalan ke arah ranjang yang berukuran big size, dan ia menghempaskan tubuh kekasih nya itu di atas ranjang. BUGH!!!


"KEVIIIN!!!" Teriak Nirmala setelah tubuh nya terjatuh di atas ranjang.


"Kevin hentikan, jangan memandang ku seperti itu!" Ucap Nirmala dengan perlahan menggeser posisi nya untuk menjauh dari Kevin.


SRET!!


Kevin dengan cepat menarik kembali kaki jenjang itu dan dengan segera menindih tubuh Nirmala.


"No Kevin! jangan lakukan!" Ucap Nirmala dengan sorot mata yang meminta agar di beri belas kasihan.


"Apa sebentar saja tidak boleh?" Bisik Kevin di samping telinga Nirmala.


"Tidak!" Ucap Nirmala dengan mendorong tubuh Kevin dan berhasil, namun baru saja ia duduk dan hendak berdiri lengan Nirmala sudah di tarik kembali oleh Kevin hingga wanita itu kembali ambruk dan menindih tubuh Kevin.


"Oohh... nyaman sekali" Ucap Kevin dengan memeluk tubuh Nirmala dan ia gulingkan ke samping kiri.


"Kevin ayo makan, kata nya tadi ngajakin makan siang!" Ucap Nirmala dengan sedikit merengek.


"Sayang" Lirih Kevin dengan membenamkan wajah nya di dada Nirmala.


"Hem??" Sahut Nirmala dengan mengusap rambut Kevin.


"Nikah yuk?" Ucap Kevin yang asal ceplos.

__ADS_1


"Loh? kok tiba-tiba banget sih? ada apa?" Tanya Nirmala yang menangkup kedua pipi Kevin dan di angkat nya agar wajah kedua nya saling memandang.


"Niko mau menikah kah sama Mila, bocah kurang ajar itu sudah mencuri star, harus nya aku dulu sebagai kakak yang menikah, malah di over main nya sampai hamil lagi" Gerutu Kevin yang mulai merajuk.


"Lagian kakak nya juga tukang bobol, adik nya juga pasti gak jauh beda dong!" Ucap Nirmala yang mengingat kejadian di mobil malam itu.


"Tapi saat itu aku sedang emosi sayang, maaf" Ucap Kevin dengan mengecup bibir Nirmala sekilas.


"Ya udah orang udah terlanjur" Ketus Nirmala.


"Maaf, aku menyakiti mu ya? Boleh kita ulang? aku janji akan pelan-pelan" Ucap Kevin dengan sorot mata sayu nya.


"Tidak! sebelum kita menikah" Tolak Nirmala.


"Jadi kau mau menikah dengan ku?" Tanya Kevin dengan penuh harapan. Dan Nirmala hanya menganggukkan kepala nya.


"Segera?" Tanya Kevin lagi, dan lagi-lagi! Nirmala menganggukkan kepala nya dengan senyum manis nya.


Saking bahagia nya Kevin ia pun menyambar bibir ranum yang terlihat manis itu dan mel***t nya.


TING TONG!!!


TING TONG!!!


Tiba-tiba bel rumah berbunyi tanda ada tamu.


"Siapa?" Tanya Nirmala setelah Kevin melepas ciuman nya.


"Paling cuma pengantar makanan, tadi aku udah pesan online" Jelas Kevin yang segera berdiri.


Namun ketika Nirmala bangun dan hendak mengikuti langkah kaki Kevin, lelaki itu melarang nya.


"Biar aku saja, kau tetap lah di sini" Ucap Kevin yang segera turun menuju lantai satu.


Di dalam kamar itu Nirmala menunggu cukup lama sampai ia tertidur di atas ranjang.


Di tengah kenyamanan tidur nya ia merasa ada yang meraba tubuh nya, nyaman yang ia rasakan membuat nya semakin larut dalam belaian itu.


Semakin lama belaian lembut itu sedikit bertenaga dengan remasan-remasan kecil, hingga tak sengaja keluarlah de***an kecil dari bibir Nirmala.


"Kevin" Lirih nya namun masih dengan mata terpejam.


Sentuhan lembut itu semakin lama semakin turun dan masuk ke dalam lembah kenikmatan.


Karena merasa mimpi itu seolah nyata Nirmala pun memaksa untuk membuka mata, dan betapa terkejut nya ia ketika melihat kenyataan.


"Apah... yang kau... lahkukan?...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2