The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 22


__ADS_3

"Apakah terlalu sakit?" Tanya Kevin setelah berhasil menyalakan mobil nya.


"Kau pikir?!" Ketus Nirmala dengan membuang pandangan nya ke arah luar.


"Aku minta maaf tapi apakah kau belum pernah melakukan nya dengan suami mu?" Tanya Kevin dengan sangat hati-hati.


"Jika ku jawab ya aku belum pernah melakukan nya, apa kau akan percaya?" Nirmala balik bertanya dengan nada yang begitu kesal.


DEGH!!!


Jantung Kevin seolah berhenti setelah mendengar pernyataan dari Nirmala, tak mungkin gadis itu berbohong di situasi yang sudah terlanjur basah seperti ini.


"Maaf kan aku" Ucap Kevin dengan memeluk Nirmala, namun wanita itu hanya diam saja tak membalas, ia sungguh merasa telah mengkhianati Dafa padahal di dalam hati nya ia tidak pernah sekali pun mengakui bahwa ia mencintai Dafa.


"Kita pulang sekarang, mau ku antar kemana? atau untuk malam ini kau tidur di apartemen ku saja dulu?" Kevin memberikan tawaran dengan nada yang begitu lembut seperti biasa ia berkata dengan Nirmala yang dulu.


"Tidak, kau akan melakukan nya lagi jika aku berada di apartemen mu" Sahut Nirmala. Kevin meraih dagu Nirmala dan menolehkan wajah wanita itu agar menghadap ke arah nya.


"Maaf tapi kau sudah membuat ku candu, dan ku pasti kan kau tidak akan bisa lepas dari ku" Ucap Kevin yang dengan segera ia menyesap bibir ranum yang selalu menggoda nya itu.


"Tanpa balasan pun terasa manis, apa lagi jika kau membalas... "


"Maka kau akan melakukan nya lagi" Sela Nirmala tanpa memandang ke arah Kevin.


"Yes baby, kau selalu tau apa mau ku" Ucap Kevin dengan senyum miring nya, kemudian ia pun mengemudikan mobil nya dengan tenang, sesekali Nirmala melirik ke arah nya, ia mencuri-curi pandang dengan otak yang traveling.


"Lihat apa?" Tanya Kevin yang memergoki diri nya tengah di pandang dengan diam-diam.


Bukan nya menjawab Nirmala malah mengalihkan pandangan nya ke kaca mobil yang ada di samping nya.


"Mungkin aku sudah mulai gila, bisa-bisa nya aku menikmati wajah nya dengan ke haluan tingkat dewa ku" Batin Nirmala dengan ia tetap memandang pemandangan malam yang gelap gulita.


Drrrrrrrtttt... drrrrrtttt... drrrrrtttttt


Ponsel Nirmala berdering tanda ada panggilan masuk, wanita itu pun terlihat mengeluarkan ponsel nya dari dalam dompet nya.


"Kakak" Lirih nya setelah melihat nama Nurma yang tertera di dalam layar ponsel nya.


"Halo kak?" Ucap Nirmala setelah ia menggeser tombol hijau yang ada di layar ponsel nya.


📞"Halo Mala? kamu dimana dik? kok belum pulang?" Tanya Nurma dari balik sambungan telfon.


"Ah itu kak, ini... "


"Siapa?" Tanya Kevin menyela pembicaraan kakak beradik di telfon itu.

__ADS_1


📞"Kamu sama siapa dik? kok kaya suara laki-laki?" Terdengar Nurma bertanya, mungkin suara Kevin masuk dan terdengar oleh Nurma.


"Ah itu dia bos ku kak, dan ini aku di antar pulang, kak boleh aku ke rumah mu malam ini?" Tanya Nirmala.


📞"Iya boleh boleh, su... "


Tuuuuttt... tuuuuttt... tuuuuuttt...


Sambungan telfon itu terputus secara sepihak, Nirmala pun terkejut.


"Kok mati? hilang signal kah? atau paketan nya habis?" Gumam Nirmala dengan memandangi layar ponsel nya.


Di sisi lain di waktu yang sama...


"Halo mala? halo? kok diam dik? mala?" Ucap Nurma sebelum ia melihat layar ponsel nya.


"Lah batrey nya habis, pantesan mati" Gumam Nurma dengan melihat layar ponsel nya.


"Gimana kak? bisa dihubungi kan Nimala nya?" Tanya Dafa dengan antusias.


"Bisa ini dia OTW, kata nya mau pulang ke sini kok" Ucap Nurma, mereka pun menunggu kedatangan Nirmala dengan perbincangan-perbincangan ringan.


Sampai beberapa menit kemudian akhir nya sebuah mobil berhenti di samping mobil Firza, dan turunlah Nirmala dari mobil yang baru saja berhenti itu.


"Loh ini kan mobil Firza?" Gumam Kevin ketika ia juga turun dari mobil dan melihat di samping mobil nya adalah mobil Firza.


"Oh akhir nya sampai juga, tapi ini jas nya nggak mau di balikin?" Tanya Nurma yang berjalan menghampiri Nirmala yang baru saja sampai di teras depan kontrakan nya.


"Sayang kau... " Dafa tak melanjutkan ucapan nya ketika ia melihat kondisi istri nya seperti sedang tidak baik-baik saja.


Dafa pun memeluk Nirmala di depan semua orang, Kevin yang melihat nya pun segera memalingkan pandangan nya.


"Sudah, semua akan baik-baik saja" Ucap Dafa yang entah mengapa itu malah membuat hati Nirmala tenang, untuk pertama kali nya Nirmala tidak menolak Dafa untuk menyentuh nya.


"Terimakasih Tuan, sudah mengantarkan istri saya pulang" Ucap Dafa yang segera membawa Nirmala masuk ke dalam.


"Ya sudah saya permisi" Ucap Kevin setelah Nirmala di bawa masuk oleh Dafa.


"Tunggu!" Ucap Firza yang mencegah ketika Kevin baru saja memegang handel pintu mobil nya.


"Ada apa?" Tanya Kevin dengan menoleh ke arah Firza.


"Kau apa kan dia?" Tanya Firza yang sudah dengan jelas melihat kondisi Nirmala yang seperti nya sangat kacau dan hancur.


"Heh... apa peduli mu? kemana kau saat ku telfon? mobil ku mogok di sana dan kau tidak bisa dihubungi!" Cerocos Kevin.

__ADS_1


"Kau lihat?!" Ucap Firza dengan mengeluarkan ponsel nya yang retak parah dari dalam saku nya.


"Dulu memang kau selalu bisa ku andal kan tapi sekarang tidak lagi, oh bukan sekarang, sejak kau tidak dapat mencegah pernikahan nya" Ucap Kevin dengan penuh kekecewaan, laki-laki itu segera membuka pintu mobil nya dan duduk di kursi kemudi, sebelum ia menutup pintu mobil nya ia berkata kepada Firza.


"Satu tugas untuk mu, jangan biarkan laki-laki itu menyentuh Nirmala" Ucap Kevin.


"Itu urusan pribadi mereka, aku tidak berhak ikut campur" Firza dengan penuh penekanan menolak terang-terangan tugas dari Kevin.


"Baiklah, kalau kau mau laki-laki itu kecewa, tidak apa-apa, jika mereka segera berpisah, hubungi aku, dengan senang hati aku akan menerima kembali berlian ku yang selama ini hilang" Ucap Kevin yang langsung menutup pintu mobil nya dan menyala kan mobil nya.


"Tunggu Kevin! apa maksud mu dia akan kecewa? jangan-jangan kau?!" Ucap Firza dengan memegang kaca mobil Kevin yang sedikit terbuka. Kevin pun menurunkan kaca mobil nya.


"Ya aku yang membuka segel nya" Ucap Kevin yang segera menancap gas dan pergi dari halaman kontrakan Nurma.


"Apa yang mereka bicarakan?" Gumam Nurma dengan melipat kedua tangan nya di depan dada.


"Za? kau mau pulang?" Teriak Nurma yang masih berdiri di ambang pintu.


"Hah? iya, sudah malam ini, sampai jumpa besok ya see you" Ucap Firza yang dengan segera ia berjalan ke arah mobil nya.


"Iya hati-hati" Ucap Nurma dengan melambaikan tangan nya.


Di dalam salah satu kamar...


Nirmala enggan menanggalkan jas yang ia kenakan, ia duduk dengan tatapan kosong, Dafa yang sudah biasa diperlakukan seperti itu pun langsung keluar dari ruangan itu, ia berpapasan dengan Nurma yang hendak masuk ke dalam kamar dimana Nirmala berada.


"Mala? beneran kamu nggak papa?" Tanya Nurma dengan duduk di samping Nirmala.


"Nggak papa kak, aku capek mau tidur dulu" Ucap Nirmala yang segera naik ke tengah ranjang dan membaringkan tubuh nya.


"Ya sudah, kakak keluar dulu ya?" Ucap Nurma yang hanya di jawab dengan anggukkan oleh sang adik.


Setelah Nurma keluar masuklah Dafa dengan membawa segelas teh hangat yang langsung ia letakkan di atas nakas.


"Sayang? kau sudah tidur?" Dafa memanggil Nirmala, dan tidak ada sedikit pun jawaban dari istri nya itu.


Dafa pun mencium kening Nirmala kemudian ia tidur dengan memeluk istri nya itu dari belakang.


Setelah satu jam berlalu Nirmala mulai mendengar nafas yang teratur juga dengkuran halus di belakang nya, perlahan ia berpindah posisi dan menghadap kebelakang.


Di sana ia melihat wajah Dafa yang tertidur begitu tenang, rasa bersalah pun mulai menyelimuti hati dan pikiran Nirmala.


Perlahan dan tanpa aba-aba air mata yang terbendung pun mulai berselancar di pipi mulus gadis itu, isakan tangis pun mengisi kesunyian malam itu.


Dafa yang mulai terganggu dengan suara isak tangis Nirmala pun perlahan membuka mata nya dan mendapati istri nya tengah terisak di dada nya.

__ADS_1


"Hey, kenapa?...


Bersambung...


__ADS_2