The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 54


__ADS_3

"Mau ke rumah Nirmala, kau ikut tidak?" Tanya Mila dengan santai nya.


"Ke rumah Nirmala? mau apa?" Tanya Kevin yang benar-benar bingung.


"Kata nya mau lamaran, jadi nggak?" Ucap Arga yang saat itu mampu mengejutkan Nirmala dan Kevin bersamaan.


"Apa?! Lamaran?" Teriak Nirmala dan Kevin bersamaan.


"Ok Kevin ganti dulu sebentar" Ucap Kevin yang segera berlari menuju kamar nya yang terletak di lantai atas.


Sedangkan Nirmala masih syok dengan berita dadakan itu, bahkan ia belum memberi kabar ke pada orang tua nya.


Nirmala terduduk di sofa dengan pikiran nya yang terlalu penuh.


"Nirmala? kamu kenapa nak?" Tanya Mila sang calon mertua yang melihat calon mantu nya terdiam tanpa bahasa.


"Hah? Ti... Tidak mah, Mala baik-baik saja kok" Sahut Nirmala dengan mendongakkan kepala nya untuk menatap Mila yang berdiri di depan nya.


Tak lama kemudian Kevin dengan senyum semangat nya juga rapi dengan stelan jas warna hitam nya berjalan mendekati Nirmala.


"Ayo yank!?" Ucap Kevin dengan mengulurkan tangan nya kepada kekasih nya itu.


Nirmala balik menatap Kevin dengan sedikit mengerutkan alis nya.


"Ada apa?" Tanya Kevin yang sudah hafal betul, kekasih nya pasti tengah memikirkan sesuatu saat menampilkan ekspresi seperti itu.


"Kau yakin akan ke rumah sekarang?" Tanya Nirmala dengan setengah berbisik.


"Yakin 100% yakin" Sahut Kevin dengan mantap.


"Tapi aku nggak yakin Vin" Ucap Nirmala yang membuat Kevin segera duduk di samping kekasih hati nya itu.


"Kenapa? apa kau tidak senang dengan aku melamar mu? apa kau tidak mau jika kita segera menikah?" Tanya Kevin dengan menggenggam kedua tangan Nirmala.


"Bukan begitu sayang, aku takut jika ibu dan bapak kaget dengan kedatangan keluarga mu, karena aku belum bicara apa-apa tenteng kelanjutan hubungan kita kepada mereka" Ucap Nirmala dengan menundukkan kepala nya.


"Hey, lihat aku" Ucap Kevin dengan lembut, Nirmala pun mengangkat pandangan nya dan menatap wajah tampan kekasih nya itu.


"Kau dengar kan baik-baik, Niko sudah menghubungi kak Nurma dan mereka di rumah mu sudah siap menyambut kedatangan kita" Bisik Kevin membocorkan rahasia yang orang -orang sembunyikan.


"Maksud mu?" Tanya Nirmala tak mengerti.

__ADS_1


"Maksud nya, jangan kau berpikir terlalu berlebihan, ikuti saja alur nya semua akan baik-baik saja" Kevin berusaha membujuk kekasih nya yang sedang murung itu.


"Haaaahhh... " Nirmala sedikit menghela nafas.


"Baiklah ayo, semua sudah menunggu" Ajak Kevin dengan menangkup pipi kanan dan kiri Nirmala, dan sekilas Kevin mengecup kening Nirmala.


Setelah nya sepasang kekasih itu pun beranjak dari duduk nya dan berjalan keluar.


Setelah semua nya masuk ke dalam mobil, mereka segera melaju membelah jalan raya menuju rumah kedua orang tua Nirmala.


Di sisi lain...


Nurma yang sudah pulih terlihat tengah membantu bu Marni yang tak lain adalah ibu nya.


Mereka sibuk memasak untuk menyambut kedatangan calon besan nya.


"Nur emang Nirmala dan keluarga calon suami nya akan datang jam berapa?" Tanya bu Marni yang tangan nya tetap sibuk memotong-motong daging.


"Kata nya sih jam-jam tujuh mereka akan datang bu, atau nggak jam tujuh itu mereka baru berangkat dari rumah" Sahut Nurma dengan menyiapkan gelas.


Sedangkan di ruang tengah terlihat Firza membantu pak Wito yang tak lain adalah bapak nya Nurma.


Mereka menyiapkan kursi dan memasang lampu lebih banyak agar ruangan terlihat terang.


"Mungkin itu mereka bu" Ucap Nurma yang mendengar suara deru mesin mobil berhenti.


"Coba kita lihat dulu ke depan" Sahut bu Marni yang segera meletakkan pisau nya.


"Bu tolong ini di lanjutkan ya, saya permisi mau menyambut tamu dulu" Ucap bu Marni kepada salah seorang tetangga yang membantu memasak di sana.


"Siap, bu, sudah kalian ke depan saja, dapur biar kita yang handel" Sahut para ibu-ibu yang membantu memasak malam itu.


Nurma dan bu Marni pun berjalan keluar dari dapur dan menuju teras depan, benar saja di sana sudah ada Nirmala bersama dengan rombongan keluarga besar calon suami nya.


"Ibuk" Ucap Nirmala dengan menjabat tangan bu Marni serta mencium nya juga memeluk ibu tercinta nya itu, setelah itu di ikuti Kevin dan keluarga nya yang mengucap salam.


Setelah cukup berbasa-basi di teras depan mereka pun di persilahkan masuk oleh pak Wito.


"Mari-mari silahkan masuk, tapi mohon maaf rumah saya hanya sederhana" Ucap Pak Wito dengan senyum ramah nya.


Tak menunggu terlalu lama mereka pun segera masuk ke dalam rumah dan duduk di kursi yang telah di sediakan.

__ADS_1


"Kedatangan kami sekeluarga ke sini pertama untuk menyambung silaturrahim dan kedua untuk menyampaikan keinginan putra sulung kami yang ingin meminang putri bungsu bapak dan ibu" Ucap Arga setelah semua duduk di tempat masing-masing.


"Iya pak, jadi saya dan istri saya juga mengucapkan terimakasih sudah berkenan mampir di gubug kecil kami ini, dan untuk maslah meminang putri kami, kita sebagai orang tua tidak mau mengulangi kesalahan untuk yang kedua kali nya, seperti yang bapak tau, putri kami ini sudah pernah berumah tangga sebelum nya, jadi untuk keputusan akhir kami serahkan kepada Nirmala saja, supaya apa pun yang terjadi di masa depan itu sudah tanggung jawab dan keputusan mereka berdua" Sahut pak Wito tanpa mengurangi rasa hormat nya.


"Berati kita tinggal menunggu keputusan dari nak Nirmala, bagaimana nak? Apakah nak Nirmala mau menerima lamaran Kevin?" Arga yang to the point bertanya kepada Nirmala.


"Tapi saya tidak bisa... "


"Loh Yank? apa maksud kamu? kau bilang kau siap menikah dengan ku! kau bilang kau mencintai ku, lalu apa ini?" Sela Kevin yang sudah merasa panas ketika mendengar Nirmala berkata TIDAK BISA.


"Kevin! jaga sikap mu!" Ucap Arga penuh dengan penekanan.


"Tapi yah..."


"Saya tidak bisa menolak" Sela Nirmala memotong ucapan Kevin, CEO tampan itu sungguh terkejut hingga mulut nya menganga dan dengan mata yang tak berkedip.


Setelah beberapa detik.


"Apa Yank? barusan kau bilang apa?" Tanya Kevin dengan senyum yang mengembang.


"Iya saya tidak bisa menolak" Ulang Nirmala dengan melirik Kevin.


"Jadi itu tanda nya kau menerima lamaran ku kan?" Tanya Kevin lagi.


Nirmala hanya mengangguk dengan menundukkan kepala nya.


"Waaaahhh akhir nya" Ucap Kevin dengan bersiap menghambur ke pelukan kekasih nya namun dengan cepat pak Wito dan Arga pun menahan pemuda yang bersemangat itu.


"WOOOOOEEEEEEE!!!" Teriak kedua bapak-bapak itu dengan Arga yang memegangi tangan Kevin sedangkan pak Wito menahan dada Kevin.


"Kau ini bikin malu saja! Jaga sikap mu!" Ucap Arga dengan menarik tangan Kevin agar ia kembali duduk.


"Maaf saya hanya terlalu bahagia" Ucap Kevin dengan mengulum senyum.


Nirmala terlihat menahan senyum ketika Kevin dengan kikuk kembali duduk di samping ayah nya.


"Untuk tanggal pernikahan bagaiman kalau sekalian bulan depan barengan dengan Niko aja?" Tanya Arga yang tidak mau berlama-lama menunda acara besar itu.


"Tapi pak, menikah itu butuh biaya besar lo" Ucap Pak Wito.


"Tidak masalah pak, untuk biaya biar kami yang tanggung" Sahut Kevin yang langsung mendapat tatapan dari Arga...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2