
"Tapi bukankah dulu kau sangat mencintai ku?" Tanya Mia dengan mengingat dulu Dafa sangat mengejar-ngejar diri nya.
"Maaf dulu itu sudah sangat lama, dan sekarang entah ini rasa cinta atau hanya sebatas pelampiasan saja" Ucap Dafa.
"Baiklah, aku yang akan membuat mu jatuh cinta pada ku" Ucap Mia dengan kepercayaan diri yang sangat penuh.
"Heh baiklah aku menantikan nya" Bisik Dafa di samping telinga Mia, kemudian laki-laki yang telah menyandang status duda itu melangkahkan kaki nya meninggalkan Mia yang masih berdiri melongo di depan pintu.
Setelah Dafa menghilang di balik tirai dapur barulah Mia tersadar dari lamunan nya.
"Apa? dia menantikan nya? baiklah tuan belok, aku akan membuat mu jatuh cinta lagi pada ku" Gumam Mia dengan senyum miring nya, mungkin saat ini sudah terkumpul beribu rencana untuk menggoda tuan belok nya itu.
Malam hari di sebuah cafe dekat rumah sakit dimana Nurma di rawat seorang wanita tengah duduk dengan mengaduk es cappuccino nya menggunakan sedotan.
Dari kejauhan Kevin melangkahkan kaki nya mendekati wanita yang sedang duduk sendiri itu.
Kevin dengan segera menutup mata wanita di hadapan nya itu menggunakan kedua telapak tangan nya.
Sontak wanita itu terkejut dan memegang tangan Kevin, namun baru saja Kevin hendak menundukkan bahu nya tiba-tiba seorang wanita lain nya menepuk bahu Kevin dari samping nya.
"Kevin?" Ucap wanita itu dengan menepuk bahu Kevin, Kevin yang menoleh ke arah wanita di samping nya pun terkejut dan membelalakkan mata nya.
"Nirmala?" Terkejut Kevin melihat kekasih nya itu ternyata ada di samping nya, jadi siapa wanita yang ada di depan nya itu? pikir Kevin.
Lalu dengan segera Kevin melepaskan tangan nya dan meminta maaf.
"Maaf nona, saya salah orang" Ucap Kevin namun ia begitu terkejut ketika wanita di hadapan nya itu menoleh kan kepala nya.
"Kevin?" Ucap gadis itu dengan senyum lebar nya.
"Mona?" Kevin pun ternyata mengenali gadis yang ada di hadapan nya itu.
"Ka... kalian saling kenal?" Tanya Nirmala yang juga sedikit terkejut karena ternyata Kevin mengenali gadis yang baru saja di jahili nya itu.
"Iya jadi dia itu dulu teman jaman SMA ku" Ucap Kevin namun Mona segera berdiri dan ikut menyahuti ucapan Kevin.
"Teman kau bilang? kita lebih dari itu Kevin bahkan saat kau bangun kesiangan siapa yang membangunkan mu kalau bukan aku?" Ucap Mona dengan menepuk bahu Kevin.
"Ah begitu ya?" Ucap Nirmala yang mulai merasakan ketidak nyamanan.
"Em ya sudah kita ke sana saja Yank, Mon kita tinggal ya" Ucap Kevin dengan menggandeng lengan Nirmala, karena Kevin melihat raut wajah Nirmala yang sudah berubah tak secerah tadi.
__ADS_1
Baru saja Kevin dan Nirmala melangkahkan kaki nya dua langkah Mona tiba-tiba berkata.
"Aku ikut dong, kalau nggak di sini aja, itu bangku di depan ku dua-dua nya kosong kok" Ucap Mona, Kevin awal nya melihat bagaimana reaksi Nirmala.
"Tid... "
"Oh ya udah nggak papa, kita makan di sini saja Vin" Sela Nirmala dengan nada yang di buat sesantai mungkin.
"Tapi Yank... "
"Udah nggak papa, cuma makan ini" Sahut Nirmala lagi dengan senyum kecut nya, Kevin pun menyadari perubahan itu, ia merasa Nirmala tidak nyaman dengan semua ini.
"Oh iya Vin, sekarang kamu kerja dimana?" Tanya Mona.
"Aku kerja di perusahaan ayah" Sahut Kevin acuh.
"Waaaahhh ada lowongan nggak di sana Vin?" Tanya Mona lagi.
"Nggak ada" Sahut Kevin.
"Oh nggak ada ya? em..." Ucap Mona dengan mengangguk-anggukkan kepala nya.
"Nggak ada peluncuran produk baru gitu? ya siapa tau kan kamu butuh model, aku siap kok jadi BA buat produk baru kamu, aku profesional loh" Ucap Mona dengan kePD an nya yang sangat tinggi.
"Oh iya Vin... "
"Yank kamu mau makan apa? nasi goreng seafood?" Sengaja Kevin menyela ucapan Mona karena sedari tadi Nirmala hanya terdiam.
"Mbak nasi goreng seafood versi jumbo nya satu ya, minum nya es lemon dua ya!!!" Teriak Kevin kepada seorang pelayan.
"Ok mas siap!" Sahut pelayan itu dengan mengacungkan jempol nya.
"Vin sejak kapan kamu suka makan seafood? bukan nya kamu alergi?" Tanya Mona dan itu membuat Nirmala bertanya namun dengan tatapan isyarat nya.
Kevin yang mengerti pun segera menjelaskan dengan cara menjawab pertanyaan dari Mona.
"Apaan sih Mon nggak kali, seafood kan makanan favorit aku dari dulu" Ucap Kevin dengan sesekali melihat Nirmala yang kembali menundukkan wajah nya.
"Hah? favorit? yang bener aja kamu? kamu itu paling nggak bisa makan udang dan sodara seafood-seafood yang lain" Jelas Mona dan itu membuat Kevin sedikit kebingungan, sedangkan Nirmala terlihat sesekali ia menghela nafas.
"Nggak nggak kok, aku suka seafood mana ada aku alergi? kalau aku alergi pasti aku udah masuk rumah sakit berkali-kali dong, nyata nya kan aku nggak papa, aku sehat kan?!" Ucap Kevin.
__ADS_1
"Permisi, ini mas nasi goreng seafood nya dan ini minuman nya" Ucap seorang pelayan yang meletakkan satu porsi jumbo nasi goreng seafood dan dua gelas minumannya.
"Ah iya mas, makasih ya?" Ucap Nirmala, dan pelayan itu tersenyum pada nya.
"Udah jangan lihat-lihat nanti dia bisa naksir sama kamu" Ucap Kevin dengan mendekap kepala Nirmala ke dalam pelukan nya.
"Apaan sih! orang cuma bilang makasih doang!" Ucap Nirmala dengan nada sedikit bete.
"Tapi kan dia tersenyum pada mu" Ucap Kevin memulai perdebatan.
"Haish... sudahlah lupakan dia, ini makan!" Ucap Nirmala dengan menjejalkan satu sendok makan nasi goreng tanpa ada seafood nya di sana ke mulut Kevin, tanpa sedikit pun penolakan Kevin melahap satu suap nasi goreng itu.
Karena kepikiran dengan ucapan Mona, Nirmala pun menyingkir-nyingkirkan potongan seafood yang ada di nasi goreng nya, kemudian memakan nya.
"Mari kak makan kak, ini nasi nya banyak loh" Ucap Nirmala menawari Mona untuk makan bersama.
"Kau menawari ku?" Tanya Mona dengan senyum an nya.
"Tidak, tidak! ini untuk kita berdua, aku nggak mau ya kamu makin kurus! makan!" Ucap Kevin dengan menyuapkan satu sendok nasi goreng lengkap dengan seafood nya ke mulut Nirmala.
"Tapi Vin ini banyak banget lo" Ucap Nirmala dengan satu sendok nasi goreng di depan mulut nya.
"Aaakk ayo aaakk buka mulut nya aaaakkk" Tanpa menggubris ucapan Nirmala Kevin memaksa wanita pujaan nya itu untuk menerima suapan nasi dari sendok nya.
Akhir nya Nirmala pun mengalah dan memakan nya.
Setelah makan malam itu selesai, Nirmala dan Kevin beranjak dari duduk nya dan berjalan menuju gedung rumah sakit.
"Aku duluan ya Vin" Ucap Mona dengan melambaikan tangan nya dan berjalan menuju mobil yang di bawa nya.
Sedangkan Kevin hanya menganggukkan kepala nya.
"Kenapa nggak di jawab?" Tanya Nirmala, dan itu membuat Kevin membelalakkan mata nya dan menoleh ke arah wanita pujaan nya itu.
"Aku tanya, kenapa nggak di jawab? jawab dong, kasih senyum, kalau perlu di kasih cium jauh dan lambai-lambaikan tangan nya" Ucap Nirmala dengan memperagakan setiap gerakkan yang di ucapkan nya tadi.
"Kamu cemburu?" Tanya Kevin dengan nada santai nya, Nirmala hanya terdiam dengan tatapan yang sangatlah tidak enak di pandang.
"Nggak!" Ketus Nirmala yang dengan segera berjalan mendahului Kevin untuk masuk ke gedung rumah sakit.
"Kalau nggak cemburu kenapa jutek?" Tanya Kevin dengan sedikit berlari.
__ADS_1
"Au ah pikir aja sendiri!...
Bersambung...