The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 49


__ADS_3

TING TONG!


TING TONG!


"Kau mengundang tamu? atau kau memesan sesuatu lagi?" Tanya Nirmala dengan meraih kemeja berwarna putih dan mengenakkan nya.


"Hem? tidak" Sahut Kevin, kedua nya pun saling pandang.


"Lalu siapa?" Tanya Nirmala dengan melihat ke arah pintu keluar.


"Biar kulihat dulu" Ucap Kevin yang segera beranjak dari ranjang, namun Nirmala segera menahan lengan kekasih nya itu.


"Tunggu! biar aku saja!" Ucap Nirmala.


"Kenapa sayang?" Kevin tak mengerti kenapa Nirmala menunjukkan sifat posesif nya.


"Lihat lah tubuh mu! kau mau menerima tamu dengan bertelanjang dada begitu? Jika tamu nya seorang gadis bagaimana? Kau mau mengumbar-umbar roti sobek mu yang kotak-kotak itu?" Cecar Nirmala dengan menunjuk setiap bagian tubuh Kevin yang tak tertutup kain itu.


Sejenak Kevin terdiam dengan menaikkan salah satu alis nya, namun di detik berikut nya senyum lelaki tampan itu mengembang.


"Kau cemburu?" Tanya Kevin dengan senyuman itu, begitu mendengar kata cemburu tiba-tiba pipi Nirmala memerah, seolah perasaan nya telah terbaca oleh sang kekasih.


"Cemburu? ih kaya ABG aja cemburu, sudah-sudah sana mandi, biar aku saja yang melihat siapa yanh datang" Ucap Nirmala dengan mendorong tubuh kekar itu agar segera masuk ke dalam kamar mandi.


Dengan santai dan tanpa beban pikiran, Nirmala berjalan menuruni anak tangga dan kemudian ia melangkahkan kaki nya menuju pintu utama.


CEKLEK!!


"Maaf karena menunggu terlalu lama... " Ucap Nirmala dengan membuka pintu utama rumah itu.


Dengan mulut yang menganga lebar dan mata yang membulat sempurna, Nirmala terdiam seperti patung, begitu juga seseorang yang tengah berdiri di luar pintu mendapati gadis dengan kemeja yang over size dan rambut basah yang tergerai. Kedua nya terkejut sampai tak dapat berkata-kata.


Di lantai atas tepat nya di dalam kamar, Kevin baru saja keluar dari dalam kamar mandi hanya dengan melilitkan handuk di pinggangnya, ia mencari kemeja yang tadi di pakai nya.


"Kemana kemeja ku?" Gumam nya dengan celingukan.


"Sayang? kau lihat kemeja ku?" Teriak Kevin dengan berjalan keluar dari kamar.


Setelah menuruni anak tangga, Kevin melihat kekasih nya yang tengah terpaku di depan pintu.


"Siapa sih yang datang? sampai-sampai kau terpesona begitu?" Gumam Kevin dengan berjalan mendekati Nirmala.


Karena terlalu lama akhir nya Kevin menyusul kekasih nya hanya menggunakan handuk yang ia lingkarkan di pinggang nya dan tentu nya juga dengan rambut yang masih basah.

__ADS_1


"Siapa sih yang datang? sampai-sampai suara ku tidak terdengar oleh mu?" Ucap Kevin dengan memeluk Nirmala.


"Ke... vin! Itu papa mu!" Bisik Nirmala dan Kevin pun membelalakkan mata nya ketika melihat ke arah depan.


"Papa?" Ucap Kevin terkejut dan kemudian lelaki itu melihat ke arah wanita yang ada di pelukan nya yang hanya mengenakkan kemeja yang kebesaran tanpa **********.


"Oh tidak! sayang! sembunyi lah di belakang ku!" Ucap Kevin dengan berdiri memunggungi Nirmala.


"Papah ingat ya di rumah sudah ada mamah, nggak boleh cuci mata apa lagi ini calon mantu papah" Tegas Kevin dengan menghalangi Nirmala dari pandangan Arga.


"Bocah edan! kau kira pakaian yang kau kenakan lebih sopan dari Nirmala?" Ucap Arga dengan menempeleng kepala Kevin.


Sejenak Kevin melihat ke bawah dan


"Haaaaaa tubuh indah ku, terekspos!" Teriak nya dengan menutup pintu.


"Kevin tapi papa masih di luar" Ucap Nirmala ketika Kevin hendak melangkahkan kaki meninggalkan nya.


"PAPAH TUNGGU SEBENTAR!!" Teriak Kevin kemudian ia berlari ke lantai atas dengan menarik tangan Nirmala.


Sesampai nya di kamar Kevin segera membukakan lemari yang ada di dalam ruang ganti.


"Ini khusus baju-baju mu" Jelas Kevin kemudian ia berjalan menuju lemari yang ada di samping lemari Nirmala.


Setelah rapi dengan pakaian masing-masing kedua nya segera berlari menuju lantai bawah.


"Masuk pah, maaf tadi ada kesalahan teknis" Ucap Kevin yang berusaha biasa saja.


"Dimana Nirmala?" Tanya Arga dengan celingukan karena di sana Kevin membuka pintu sendiri.


"Ah calon mantu mu dia di dapur, kebetulan kit mau makan, papa ikut makan sekalian ya!" Ajak Kevin dengan menuntun Arga ke ruang makan.


"Tidak-tidak, barusan mamah mu mengajak papa makan" Ucap Arga yang segera duduk di sofa ruang tengah ketika mereka melewati nya.


"Oh, jadi ada perlu apa papa kesini?" Tanya Kevin. Sejenak Arga melihat Kevin dari atas sampai bawah.


"Papa awal nya khawatir setelah melihat pengeluaran mu yang begitu banyak, dan ternyata benar, ini rumah yang baru kau beli beberapa hari yang lalu?" Tanya Arga setelah ia mengungkapkan kecurigaan nya.


"Ya, Kevin mengumpulkan keuntungan dari produk yang Kevin luncurkan, apa itu salah?" Tanya Kevin dengan menatap ke arah Arga.


"Tidak itu tidak salah, yang salah kenapa kau menyentuh anak gadis orang sebelum kau menikahi nya?" Kali ini Arga dengan mode serius bertanya kepada putra sulung nya.


"Aku... "

__ADS_1


"Ya papa tau dia janda, tapi bukan berarti kau bisa seenak nya main celup begitu saja dong!" Cecar Arga yang mulai merasa frustasi dengan kelakuan kedua putra nya itu.


"Tapi Kevin bakal tanggung jawab kok pah, tenang aja!" Ucap Kevin dengan santai.


"Pokok nya sesegera mungkin kau harus menikahi nya, papa tidak mau jika sampai kejadian Niko terulang pada mu" Ucap Arga dengan penekanan.


"Ya maka nya nikahkan aku dulu, jangan Niko dulu" Ucap Kevin tak kalah tegas.


"Minum dulu pah" Sela Nirmala di tengah-tengah perbincangan para lelaki itu.


"Oh iya, terimakasih nak, ayo duduk dulu di sini" Ucap Arga dengan menepuk sofa kosong di samping nya. Baru saja Nirmala akan duduk di kursi yang dimaksud Arga tiba-tiba Kevin menarik nya.


"Oooohhh No! No! No! No! tidak, kau tidak boleh duduk di sana! kau tetap di samping ku!" Ucap Kevin dengan memaksa Nirmala agar meletakkan bokong nya di sofa yang sama dengan Kevin.


"Kevin, tidak boleh begitu!" Bisik Nirmala dengan mencubit pinggang Kevin.


"Nirmala, kamu yakin nak, mau menikah dengan bocah yang susah di atur begini? ku lihat di terlalu posesif" Cecar Arga yang kemudian menyeruput teh yang ada di cangkir.


"Pah, aku ini anak mu! jadi sifat ku itu turunan mu! maka jangan kau jelek-jelek kan aku karena itu juga akan menjatuhkan diri mu" Oceh Kevin yang tidak terima saat sang ayah mengejek nya.


"Kevin, pelan kan sedikit suara mu! dia itu orang tua mu!" Ucap Nirmala dengan pelan.


"Tapi sayang dia menjelekkan ku di depan mu, jangan kau bela dia sayang, dia itu orang tua yang egois!" Ucap Kevin dengan menunjuk ayah nya. Sedangkan Arga dengan senyum miring nya asik menikmati secangkir teh buatan Nirmala.


"Tapi semua kan demi kebaikan mu" Ucap Nirmala berusaha membujuk Kevin agar berbicara sedikit sopan dengan orang tua nya.


"Kau terang-terangan di depan ku membela tua bangka itu? apa kau tidak takut hukuman mu malam ini?" Ucap Kevin dengan setengah berbisik, dan itu membuat Nirmala membelalakkan mata nya.


"Dia itu sangat posesif nak, jadi pikirkan dua kali untuk hidup dengan nya" Ucap Arga dan itu membuat Kevin bertanya secara langsung kepada Nirmala.


"Yank? apa kah aku se posesif yang papa bilang?" Tanya Kevin, sedangkan Nirmala awal nya hanya melirik Arga dan Kevin secara bergantian.


"Yank jawab" Rengek Kevin.


"Jawab saja dengan jujur Nirmala, papa akan ada di pihak mu jika dia marah pada mu" Ucap Arga yang membuat Kevin semakin melebarkan mata nya.


"Nggak nggak! nggak bisa gitu dong pah!" Ucap Kevin.


"Sayang?" Panggil Kevin dengan memegang kedua tangan Nirmala.


"Sebenar nya, memang benar Vin, kau terlalu posesif" Ucap Nirmala dengan senyum kikuk nya. Ketika Kevin akan mengucap kan suatu kata tiba-tiba Nirmala menyela nya.


"Tapi apa pun itu, aku tetap mencintai mu kok" Sambung Nirmala, Kevin yang mendengar itu pun tanpa pikir panjang menarik tengkuk Nirmala berusaha mencium bibir nya, namun...

__ADS_1


"Adududuhhhh....


Bersambung...


__ADS_2