The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 44


__ADS_3

"Nama nya adalah Nirmala" Sambung Kevin dan Nirmala tersenyum sopan kepada semua nya.


"Nirmala, nama nya cantik kaya orang nya" Goda Rangga dengan tawa renyah nya.


"Dia calon menantu saya pak Rangga!" Ucap Arga yang membuat Kevin dan juga Nirmala terkejut dan spontan mereka menoleh ke arah Arga.


"Hahaha... pak Arga ini, sangat posesif ya kepada calon mantu nya, padahal kan nak Kevin aja tidak masalah" Ucap Rangga dengan tawa renyah nya.


"Toh saya ini sudah tua tidak mungkin kalau saya melirik daun muda sepeti nak Nirmala ini" Ucap Rangga yang langsung mendapat tatapan tajam dari putri dan juga istri nya.


"Ayaaaaaaahhh!!!" Geram Mia dengan mencubit lengan Rangga.


"Aduh aduh aduh, sakit nak" Keluh Rangga yang kesakitan.


"Oh iya Nirmala pernah bekerja sama Mia Agensi lo om, dia sopan, dan cekatan" Ucap Mia yang membantu mempromosikan kebaikan Nirmala selama ia kenal.


"Mia Agensi? Agensi model yang baru-baru ini bekerja sama dengan perusahaan Kemilau grup kan?" Tanya Arga dengan antusias.


"Iya pah, jadi Nirmala ini sempat jadi BA dan berkat dia juga produk baru itu laku keras di pasaran dalam mau pun luar negeri" Jelas Kevin.


"Lah itu parfum yang kau racik sampai kau seperti orang gila, akhir nya launching juga?" Tanya Arga yang memang ketinggalan informasi kemajuan perusahaan nya karena ia terlalu sibuk dengan urusan asmara putra sulung nya itu.


"Loh kamu ini gimana sih pak Arga, perusahaan mengeluarkan produk baru sampai melejit ke luar negeri kok tidak tau?" Goda Rangga dengan sengaja.


"Maaf pak Rangga, memang ternyata saya masih menganggap anak-anak ini belum dewasa, ternyata mereka semua saling membantu satu sama lain untuk sukses bersama" Ucap Arga yang mulai bangga dengan usaha putra sulung nya itu.


"Oh iya, bagaimana dengan BA sabun mandi yang kau racik setelah parfum ini, apakah kau juga akan menggunakan Nirmala sebagai BA?" Tanya Arga.


"Tidak!" Tolak Kevin dengan tegas, ia tak mau menimang-nimang pilihan nya, juga tak memandang kesuksesan parfum nya.


"Loh kenapa tidak? itu peluang untuk perusahaan mu dapat menguasai penjualan di pasar-pasar internasional" Cecar Arga yang menyayangkan keputusan Kevin yang lagi-lagi tak sependapat dengan diri nya.

__ADS_1


"Tuh kan, om Arga aja setuju kalau calon mantu nya melanjutkan jadi model, ada bakat dia tuh, tapi calon suami macam apa kau kak? posesif sekali bahkan pacar nya mau berkembang saja di larang" Ucap Mia sengaja mengompori Kevin


"Benarkah begitu?" Tanya Arga, sedangkan Mia hanya mengendikkan bahu nya dengan menyedot minuman yang ada di hadapan nya, Nirmala yang melihat perseteruan di hadapan nya itu pun tersenyum malu-malu.


"Nak Nirmala, kembali lah ke agensi mu kembangkan bakat mu dan jadilah BA di mana pun perusahaan yang membutuhkan mu, biarkan Kevin gagal dengan produk sabun mandi nya" Ucap Arga dengan menatap kesal ke arah Kevin.


"No! No! No! tidak tidak, kau jangan dengarkan si tua bangka itu!" Tegas Kevin dengan menghadap ke arah Nirmala sedangkan tangan nya menunjuk ke arah Arga yang tak lain adalah ayah nya.


"Kevin nggak boleh gitu lah, dia itu ayah mu!" Ucap Nirmala dengan setengah berbisik dan tangan yang menggenggam tangan Kevin.


"Lihat lah anak tidak sopan ini! berani sekali dia mengatai ku tua bangka! bahkan mama mu saja sangat mencintai papa mu ini!" Ucap Arga.


"Iya itu karena mamah...karena mamah... mungkin sangat mencintai mu, dia telah di buta kan oleh cinta" Ucap Kevin asal-asalan.


"Kau bilang mamah buta?" Tanya ibu nya Kevin dengan melirik putra sulung nya itu.


"Ah tidak mah bukan begitu" Ucap Kevin.


"Sudahlah Vin, sudah mereka itu orang tua mu!" Ucap Nirmala dengan pelan.


"Bukan itu maksud mereka, mereka hanya menyayangkan bakat ku yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah juga dapat membantu meluncurkan produk baru perusahaan mu, bukan kah jika produk mu laku dan berhasil menembus pasar internasional kamu juga yang untung" Jelas Nirmala dan itu membuat Arga mulai terbuka hati nya.


"Gadis ini selain cantik, otak nya main juga, bahkan Kevin akan selalu mendapat support dari nya, seperti nya Kevin akan membutuhkan yang seperti ini" Batin Arga dengan memandang Nirmala yang terlihat tengah membujuk Kevin yang sedang merajuk.


"Tapi nanti akan ada banyak yang mengidolakan mu, dan akan sangat susah berkencan dengan mu" Rengek Kevin yang tidak mau jika banyak laki-laki yang melihat kecantikan Nirmala


"Haish anak ini! kau pikir Nirmala ini penyayi? atau Idol? atau artis papan atas?! Dia hanya menjadi model BA di produk mu tidak di produk lain, dia pandai menyatu dengan produk mu juga pandai memikat konsumen" Ucap Arga untuk membantu membujuk Kevin.


"Tapi nanti akan banyak pamflet-pamflet yang berisi gambar nya dan itu akan di lihat oleh banyak orang pah! Kevin nggak suka itu!" Ucap Kevin dengan beralih memandang Arga.


"Sudahlah Vin, lagian dia kan milik mu, mereka yang melihat hanya sebatas mengagumi saja, sedangkan Nirmala tidak akan kemana-mana, dia tetap akan menjadi milik mu" Jelas Rangga.

__ADS_1


"Om Rangga pasti membantu Mia agar Kemilau grup mau bekerja sama dengan agensi nya dia kan?" Ucap Kevin yang sudah berfikir jauh ke sana.


"Tidak hanya itu, melihat parfum mu laku keras dan itu berkat Nirmala yang menjadi BA, apakah kamu tidak ingin sabun mandi kali ini laku keras juga seperti parfum mu kemarin?" Tanya Rangga yang berusaha membuka jalan pikiran Kevin yang tersumbat oleh kecemburuan.


"Dan juga Nirmala mendapatkan pelajaran dari Mia agensi kan?" Tanya Rangga.


"Iya om, jadi di sana saya juga di bimbing oleh manager yang sangat sabar dan sebenar nya manager lah yang pandai menentukan pose mana yang cocok dengan saya" Ucap Nirmala yang tetap rendah hati.


"Ah tidak tidak tidak, jangan merendah! Anjun itu hanya mengajari mu beberapa pose saja sedangkan kamu dengan pandai mengembangkan nya juga kau pandai bermain ekspresi" Ucap Mia yang tida setuju jika Nirmala tidak mengakui kemampuan nya.


"Anjun si Anggun?" Tanya Rangga.


"Iya yah jadi, Anjun selama ini yang membantu Mia mengurus Nirmala" Ucap Mia.


"Anak itu juga hebat" Ucap Rangga.


"Tida tidak tidak, banyak model yang masuk di kelas dia, dan gagal mengerti, dan akhir nya keluar, Nirmala lah satu-satu nya model yang bisa klop dengan Anjun" Jelas Mia yang mempromosikan kehebatan Nirmala yang cekatan dalam mempelajari sesuatu.


"Bagaimana nak Kevin? jika kau tidak mau menggunakan Nirmala sebagai BA mu, biar perusahaan piyama ku saja yang menggunakan nya" Ucap Rangga.


"Apa piyama?! Tidak tidak! tidak boleh! biar dia bekerja bersama Kemilau grup saja!" Ucap Kevin yang akhir nya mau mengijinkan Nirmala untuk menjadi BA di Kemilau grup lagi, dan tentu nya ia masih di bawah naungan Mia agensi.


Makan malam itu pun berjalan dengan lancar, pembatalan perjodohan pun juga aman tidak ada percekcokan bahkan malam itu Arga sudah mulai menerima Nirmala, walau pun masih kaku dam belum mau mengakui nya secara terang-terangan.


Pagi hari di kediaman Arga...


"Papaaaaaa!!!" Teriak Kevin dengan membawa benda putih kecil yang panjang nya mungkin hampir seukuran dengan jari telunjuk nya.


"Ada apa? kenapa kau berteriak-teriak seperti anak kecil?" Tanya Arga dengan suara tak kalah keras nya.


"Ini apa? kenapa ada garis dua nya? apakah mama hamil lagi?!" Tanya Kevin dengan emosi yang tertahan.

__ADS_1


"Apa? garis dua?...


Bersambung...


__ADS_2