The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)

The Love Secret (Bertahan Di Tengah Kesalahan)
Eps. 48


__ADS_3

Kevin berjalan menuju lantai bawah dengan bersenandung ria, karena bahagia bisa makan siang bersama kekasih hati nya.


CEKLEK!!


Dengan menampilkan senyum ceria nya Kevin membuka pintu utama dan di sana terlihat seorang kurir tengah membawa makanan yang di pesan Kevin sejak tadi.


Kevin menerima bingkisan itu kemudian merogoh saku nya untuk mengeluarkan dompet nya.


"Ini kak makasih ya?" Ucap Kevin sembari menyerahkan satu lembar uang berwarna merah kepada si kurir tentu nya dengan senyum ceria nya.


"Oh iya tuan sama-sama, sebentar ini kembalian nya" Ucap si kurir dengan merogoh tas kecil nya yang ada di depan perut.


"Sudah kak tidak usah, kembalian nya buat kakak saja" Ucap Kevin dengan bersiap menutup pintu rumah nya.


"Wah... terimakasih tuan, terimakasih" Ucap si kurir itu dengan beberapa kali menundukkan kepala nya.


Kevin segera berjalan menuju dapur setelah ia menutup juga mengunci pintu utama rumah baru nya itu.


Sesampai nya di dapur CEO muda itu terlihat sibuk menyiapkan makanan yang barusan ia ambil dari si kurir, dengan sangat hati-hati Kevin menata meja makan beserta makanan juga peralatan makan nya serapi dan seindah mungkin, ia tak mau momen makan siang nya biasa-biasa saja bersama kekasih nya.


Setelah selesai Kevin berjalan menuju lantai atas dan masuk kembali ke dalam kamar, ia membuka pintu kamar di sana ia mendapati sang kekasih terlihat tengah membaringkan tubuh nya dengan meringkuk membelakangi diri nya.


Semula Kevin berjalan sangat pelan berniat ingin mengejutkan Nirmala, namun ketika ia sudah di atas ranjang tepat nya di belakang punggung Nirmala, lelaki itu mendengar dengkuran halus yang teratur.


"Eh tidur? Benarkah kau tidur sayang?" Tanya Kevin dengan pelan serta melambai-lambaikan tangan nya di depan wajah Nirmala.


"Ternyata benar tidur" Gumam Kevin dengan berpindah posisi dan berbaring di depan Kekasih nya itu.


"Sayang! bangun!" Bisik Kevin di depan wajah Nirmala, namun tak ada respon sedikit pun dari wanita cantik itu.


"Yank, kata nya mau makan, yuk bangun dulu yuk!" Bisik Kevin lagi dengan menggoncang-goncang tubuh Nirmala. Namun Nirmala seolah semakin larut dalam mimpi nya, mirip seperti bayi yang di timang-timang.


"Cantik banget sih sayang nya aku" Gumam Kevin dengan membelai wajah Nirmala seraya menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah nya ke belakang telinga.


"Emh... " Terdengar Nirmala melenguh pelan mengikuti gerakan tangan Kevin yang menyentuh telinga nya.


"Dalam keadaan tidak sadar saja kau bisa se sexy ini Yank" Ucap Kevin dengan mer**as lengan atas Nirmala.


Tubuh Nirmala mulai menggeliat manja dengan pijitan-pijitan kecil itu, namun tangan nakal Kevin mulai berkelana menyusuri bukit kembar juga bemper belakang yang sangat kenyal juga menggoda itu.


Di re*as nya di cium nya setiap lekuk tubuh kekasih nya itu hingga si empu nya men***ah tanpa sadar.

__ADS_1


"Kevin" Lirih Nirmala namun masih dengan mata terpejam.


Sentuhan serta cumbuan lembut yang diberikan Kevin kini semakin merambat turun ke bawah menuju lembah yang dipenuhi semak belukar.


Berawal dengan jari yang berkelana menyelip di antara sela-sela semak, semakin ke sini Kevin mulai di kuasai oleh nafsu nya hingga ia menanggalkan kian pelindung di area terlarang itu, setelah penghalang ia singkirkan, perlahan Kevin membuka lebar kaki Nirmala dan dengan pelan ia menyentuh lembah terlarang itu menggunakan lidah nya.


Sekali sentuh tubuh Nirmala menggelinjang seperti tersengat aliran listrik namun berbeda rasa, Nirmala mendesah dalam ketidak sadaran nya, mungkin karena ia merasa itu mimpi, wanita itu pun seolah menikmati setiap gerakan senam lidah yang Kevin berikan.


Karena hampir menuju puncak Nirmala kini merasa mimpi itu terlalu nyata dan terasa semakin nyata dan pada akhir nya ia membuka mata nya.


"Apah... yang kau... lahkukan? Kevin... Stop!" Ucap Nirmala terbata-bata karena nafas nya yang sudah ngos-ngosan menahan hasrat yang semakin meninggi itu.


Namun lidah nakal itu semakin liar bermain di dalam sana, keluar masuk seolah mencari coklat putih yang meleleh di sana.


Hingga membuat si pemilik nya kelojotan tak karuhan.


"Yank pleaseee, come on baby!" Rengek Nirmala dengan menekan kepala Kevin.


Menyadari kekasih nya sudah sangat terangsang, Kevin malah sengaja menghentikan aktivitas nya dan mensejajarkan tubuh nya dengan tubuh Nirmala namun dengan menopang tubuh nya dengan kedua tangan nya Kevin tidak menindih tubuh sexy itu.


Kini kedua netra sayu itu saling beradu pandang, Nirmala dengan menahan gairah juga rasa kecewa nya karena Kevin tiba-tiba berhenti, sedangkan Kevin dengan senyum licik nya yang menunggu reaksi kekasih nya.


Tak bisa meredam hasrat yang begitu menggila, Nirmala menarik tengkuk Kevin dan mencium serta me***at bibir Kevin, juga dengan cepat Nirmala merubah posisi nya yang tadi nya di bawah menjadi di atas menindih Kevin.


Setelah berhasil menyingkirkan beberapa penghalang akhir nya senjata ampuh itu sudah berdiri tegap di bawah semak belukar yang siap melahap nya.


Kevin terkejut dengan apa yang di lakukan kekasih nya namun tak dapat di pungkiri ia pun juga berharap hal yang lebih, itu dapat di lihat dari senjata nya yang sudah siap menusuk lawan main nya.


Tanpa memberi aba-aba Nirmala segera memasukkan nya ketempat yang seharusnya, karena terlalu bernafsu Nirmala sampai lupa jika milik nya masih sangat sempit.


JLEB!!


"AAAAAAAAHHHHH!!!" Teriak kedua nya ketiak senjata itu masuk dengan sempurna ke dalam wadah nya.


Ketika Nirmala merasakan sedikit perih di bawah sana, ia berniat untuk mencabut kembali senjata yang berdiri tegak di dalam wadah nya itu namun Kevin menekan pinggul Nirmala hingga semakin dalam senjata itu masuk.


"Aaahhh Vin, sa... kit!" Lirih Nirmala dan itu membuat Kevin membalikkan posisi nya.


"Biar aku saja sayang, kau diam lah di bawah" Ucap Kevin setelah ia menindih kekasih nya.


Olahraga siang itu pun mereka lakukan sampai Kevin merasa puas berbeda dengan Nirmala yang merasa lemas tak berdaya.

__ADS_1


Kedua nya pun tertidur di atas ranjang yang sama dengan posisi Kevin yang memeluk erat tubuh kekasih nya itu.


Sore hari...


Nirmala membuka mata nya, tubuh nya terasa lengket dan sangat tidak nyaman, ia pun memutuskan untuk mandi, namun baru saja ia memindahkan tangan Kevin yang memeluk nya, laki-laki itu terbangun dan kembali mengeratkan pelukan nya.


"Mau kemana? hem?" Tanya Kevin sembari menghujani wajah Nirmala dengan kecupan-kecupan manja nya.


"Aku mau mandi Yank, gerah ini loh" Rengek Nirmala dengan berusaha menghindari ciuman dari Kevin, namun tetap tidak bisa.


"KEVIIIIIIIIIIIINNN!!!" Teriak Nirmala, karena tangan nya masih di dekap oleh Kevin.


Mendengar kekasih nya berteriak seolah merajuk Kevin malah tertawa dengan gemas ia menggigit pelan telinga Nirmala.


"SAKIT KEVIN!" Kali ini Nirmala benar-benar merajuk.


DUGH!! Wanita itu dengan paksa menendang aset milik Kevin hingga Kevin meringis kesakitan.


"Aduuuuuuhhh, yank ini sakit loh" Keluh Kevin dengan memegangi aset berharga nya.


"Bodo amat!" Ketus Nirmala dengan segera turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi.


Setelah selesai mandi Nirmala kembali hanya dengan berbalut handuk, ia kembali bingung, karena pakaian nya rusak gegara perbuatan Kevin beberapa jam yang lalu.


"KEVIN BANGUN!! Baju ku gimana?" Tanya Nirmala dengan menggoncang-goncangkan tubuh kekasih nya yang masih berbaring di atas ranjang.


"Kevin!" Panggil Nirmala lagi dengan menangkup kedua pipi Kevin.


"Diam ah berisik!" Ucap Kevin dengan memeluk tubuh Nirmala yang hanya berbalut handuk itu.


"Kevin, STOP! aku sudah capek sayang!" Ucap Nirmala.


"Sebentar lagi" Sahut Kevin dengan membenamkan wajah nya di ceruk leher Nirmala.


TING TONG!


TING TONG!


"Kau mengundang tamu? atau kau memesan sesuatu lagi?" Tanya Nirmala.


"Hem? tidak" Sahut Kevin, kedua nya pun saling pandang.

__ADS_1


"Lalu siapa?...


Bersambung...


__ADS_2