
Clarissa hanya diam terpaku dia seperti mayat hidup yang hidup tetapi tidak bisa bergerak dan hanya diam saja menatap kaget ke arah Kelvin. Sedangkan Kelvin pun dengan santainya juga hanya diam saja. Mereka saling menatap satu sama lain.
Hingga suara dari dalam membuyarkan tatapan mereka.
"Siapa Honey?" tanya Frans yang masih tetap berbaring di ranjang.
"Emm... Ii..iini." jawab Clarissa dengan gugup.
Sedangkan Kelvin saat itu juga langsung menerobos masuk ke dalam kost Clarissa. Clarissa pun tidak bisa menghalanginya karena bagaimanapun dia sudah ketahuan. Dan tidak perlu dijelaskan lagi apa yang baru saja terjadi kepada Frans dan Clarissa hanya dengan melihat apa yang mereka pakai Kelvin pun sudah tahu.
Kelvin masuk dan berdiri di depan Frans yang saat itu sudah duduk tetapi masih di atas ranjang. Karena Frans terkejut tiba-tiba saja ada laki-laki masuk di dalam kost Clarissa.
"Siapa lu?" tanya Frans tidak suka.
Kelvin hanya menatapnya saja tanpa mau menjawab pertanyaannya. Dan Kelvin juga tidak ingin bertindak kasar karena dia sadar jika dia diluar kendali maka dia sendiri yang akan rugi karena bisa saja Frans melaporkannya ke penjara karena tindak kekerasan. Dito juga sudah menasehati Kelvin tentang itu. Apalagi saat ini mereka sedang berada di tempat kost pasti akan jadi rame jika ada keributan. Maka dari itu Kelvin melabrak Clarissa dengan cara yang elegan.
Kemudian Kelvin beralih menatap Clarissa yang saat itu berjalan pelan menghampirinya.
"Sayang, aku bisa jelasin semuanya." ucap Clarissa memohon.
"Sayang?" gumam Frans yang jelas mendengar apa yang dikatakan oleh Clarissa.
"Sudah cukup buktinya." ucap Kelvin sambil menyerahkan amplop coklat yang dibawanya kepada Clarissa dengan kasar.
"Kalian memang cocok, sama-sama murahan!" ucap Kelvin dengan penuh penekanan sambil menatap Frans dan Clarissa bergantian.
Tentu saja Kelvin sudah mencari tahu tentang siapa Frans dan dimana Frans kuliah. Tidak heran jika Clarissa dan Frans bisa bertemu meskipun mereka beda jurusan karena memang mereka kuliah di kampus yang sama. Kelvin juga tahu jika Frans seorang playboy dan dia juga sudah banyak bermain wanita. Tetapi bodohnya Clarissa yang mempercayai perkataan Frans begitu saja yang terdengar manis hanya dibibir saja.
Kemudian dengan segera Kelvin keluar dan pergi dari kamar Clarissa menuju ke parkiran dimana mobilnya diparkir disana. Kelvin menyapa penjaga untuk berpamitan dia membuka kaca jendelanya agar bisa berbicara dengan sopan.
"Kog cepet Mas?" tanya penjaga tersebut.
"Iya urusannya sudah selesai Pak, mari." jawab Kelvin kemudian segera pergi dari sana karena tidak ingin berbasa basi terlalu lama.
__ADS_1
Hanya dengan berkata seperti itu, Kelvin masih bisa menjaga nama baik Clarissa di kost tersebut meskipun Clarissa sudah menyakiti hatinya.
Sedangkan Clarissa pun membuka amplop tersebut dan betapa terkejutnya dia ketika melihat foto-foto dirinya dan Frans yang sedang berduaan. Dan Clarissa pun tidak memungkiri itu semua karena memang dialah yang ada di foto tersebut.
Ketika sedang fokus dengan foto-foto itu, tiba-tiba saja Frans berdiri disampingnya dengan pakaian yang sudah rapi. Ternyata ketika Clarissa sibuk melihat foto-foto tersebut Frans segera berganti pakaian dan dia cukup pintar membaca situasi yang ada. karena secara tidak langsung Clarissa sudah membohonginya dan Clarissa telah berselingkuh dengannya. Beruntung Kelvin tidak melakukan kekerasan kepada Frans.
Melihat Frans yang sudah berpakaian lengkap dan bersiap akan pergi membuat Clarissa panik.
"Honey... Kamu mau kemana?" tanya Clarissa.
Tetapi Frans tidak menjawabnya dia hanya menatap Clarissa sejenak kemudian keluar dari kamar Clarissa dan segera memakai sepatunya. Tanpa berpamitan Frans segera pergi dari kamar Clarissa tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Sedangkan Clarissa mengejarnya sampai di pintu kamar. Karena tidak mungkin dia keluar dari kamar dengan pakaian seperti itu.
"Honey... Honey..!" teriak Clarissa tetapi Frans tidak mau mendengarnya sama sekali.
Clarissa segera masuk kembali ke dalam kamar dan mengunci pintunya karena dia sudah mulai menjadi perhatian bagi penghuni kost yang lain.
Sedangkan ketika Frans keluar dari pintu gerbang, dia tidak menyapa penjaga sama sekali bahkan membuka kaca jendelanya pun tidak.
"Tamu siapa itu ya? Kog gak sopan sekali. Awas aku tandai ya mobil mu, lihat aja kalau kesini lagi." kesal penjaga tersebut.
Di dalam mobil Frans misuh-misuh sendiri. Karena dia merasa dibodohi oleh Clarissa.
"Brengsek lu Cla! Ternyata murahan juga lu! Lu bohongi gue, lu bilang gak punya cowok." Frans begitu emosi hingga dia memukul-mukul setir mobilnya sendiri.
"Pantes aja lu uda gak virgin, ternyata sama juga ama yang lain." lanjut Frans dengan tersenyum miring karena tidak menyangka orang seperti Clarissa bisa melakukan hal seperti itu.
Kelvin pun saat ini bisa bernafas lega. Meskipun jujur di dalam hatinya dia sangat merasa kehilangan Clarissa tetapi Kelvin juga merasa beruntung bisa ditunjukkan bagaimana sifat Clarissa sebelum mereka memutuskan untuk menikah.
Tiba-tiba saja ponsel Kelvin berdering, ternyata itu adalah Dito yang ingin tahu bagaimana masalah Kelvin dengan Clarissa.
"Halo." ucap Kelvin begitu menerima panggilan dari Dito dan dia juga sambil fokus dengan mengendarai mobilnya.
__ADS_1
"Gimana urusan kamu?" tanya Dito.
"Beres." jawab Kelvin singkat.
"Trus Clarissa?" tanya Dito lagi.
"Uda gue buang ke laut." jawab Kelvin cuek.
"Lu gak bertindak anarki kan?" tanya Dito.
"Tenang aja, kalau lu didatangi polisi berarti gue buat lu sebagai jaminan gue." jawab Kelvin sengaja membuat Dito kaget.
"Woii! Jangan macam-macam lu ya? Kan gue uda ingetin lu." ucap Dito tidak senang.
"Hahaha kenapa lu takut ditangkap polisi?" jawab Kelvin dengan terkekeh karena merasa berhasil membuat sahabatnya marah.
"Gila lu!" kesal Dito, karena dia tahu bahwa ternyata Kelvin hanya menggodanya saja.
"Trus sekarang dimana lu?" tanya Dito, karena merasa khawatir kepada Kelvin.
"Mau pulang ke apartemen, mau mabuk." jawab Kelvin.
"Mau ikut lu?" tanya Kelvin.
"Hmmm..." jawab Dito singkat kemudian menutup panggilan secara sepihak.
Kelvin pun segera melajukan mobilnya dengan sedikit lebih kencang agar segera sampai di apartemen. Karena dia ingin segera kembali menenangkan pikirannya setelah berhasil melewati hari ini.
...****************...
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏
__ADS_1