Tiba-tiba Cinta

Tiba-tiba Cinta
Bab 9


__ADS_3

Beberapa hari terus berlalu, selama itu juga Clarissa belum terbuka kepada Kelvin. Dan Kelvin pun terlihat tidak ingin membahas hal itu karena dia masih berharap Clarissa sendiri yang akan memberitahunya. Bahkan ada beberapa teman Kelvin yang mengatakan kepadanya bahwa mereka pernah melihat Clarissa jalan dengan cowok lain di sebuah Mall. Dan ketika temannya mengirim foto kepada Kelvin, Kelvin pun melihat cowok yang sama dengan foto yang dia ambil beberapa hari yang lalu di kost Clarissa.


Dan semakin hari Clarissa sering menolak jika diajak pergi oleh Kelvin dengan alasan yang cukup masuk akal. Bahkan ketika sedang berduaan dengan Kelvin, Clarissa selalu fokus dengan ponselnya dan ponsel Clarissa pun diberi password agar Kelvin tidak bisa membuka nya.


Saat ini Kelvin menyuruh Dito untuk datang ke apartemennya karena Kelvin ingin bercerita kepada Dito. Karena Kelvin lebih percaya bercerita kepada Dito daripada teman yang lain.


Dito segera masuk ke dalam setelah Kelvin membukakannya. Begitu masuk Dito langsung mencium bau alkohol di semua ruangan. Dito hanya diam saja dan melihatnya. Dia tidak heran karena memang sudah menjadi kebiasaan Kelvin jika sedang suntuk maka dia akan mabuk di apartemen seorang diri.


Dito segera duduk didepan Kelvin dan menunggu Kelvin bercerita.


"Brengsek tu cewek!" geram Kelvin sambil menyesap rokoknya dengan tangan kiri sedangkan ditangan kanan ada gelas yang berisi alkohol.


Sebelumnya memang Kelvin sudah sedikit bercerita kepada Dito tentang Clarissa. Tetapi Dito belum sepenuhnya tahu bagaimana ceritanya.


Tanpa diminta Kelvin segera menceritakan semua yang dia tahu tentang Clarissa. Bahkan cerita dari teman-temannya dan juga beberapa bukti foto dia tunjukkan kepada Dito.


Dito menerima ponsel Kelvin yang berisi beberapa foto Clarissa dengan cowok yang sama. Dito melihatnya dengan seksama dan melihat keaslian foto tersebut. Karena Dito tidak mau asal bicara nanti bisa semakin menjadi masalah buat sahabatnya.


"Lu uda pastiin semuanya asli?" tanya Dito memastikan.


"Semuanya asli dan dia uda selingkuh dari gue." jawab Kelvin dengan nada yang marah.


"Trus ini foto di depan hotel?" tanya Dito.


"Itu dari Adit. Dia lihat sendiri Clarissa sama cowok itu check in di hotel selama dua hari." jawab Kelvin.


Tentu saja Kelvin percaya kepada Adit karena kebetulan Adit bekerja di hotel tersebut dan pada saat itu adalah jam kerja Adit. Tetapi Clarissa yang belum terlalu mengenal Adit pun merasa santai saja ketika Frans mengajaknya check in di hotel tersebut.

__ADS_1


"Trus apa rencana lu?" tanya Dito sambil meletakkan ponsel Kelvin di atas meja.


Karena selama ini Dito hanya melihat Kelvin yang masih diam dengan alasan menunggu inisiatif Clarissa sendiri yang akan bercerita. Tetapi semakin ditunggu Clarissa semakin membuat Kelvin seperti orang bodoh yang tidak tahu apa-apa.


"Gue mau cetak semua foto itu dan mau kasih ke dia biar dia bisa lihat bahwa gue gak bodoh seperti apa yang dia kira." geram Kelvin.


"Oke, gue setuju sama ide lu." jawab Dito.


"Perlu gue ikut buat datengin dia?" tanya Dito.


"Gak usah bro biar gue hadepin sendiri cewek brengsek kayak dia!" geram Kelvin.


Dito masih menemani Kelvin di apartemennya. Jujur saja Dito merasa kasihan dengan Kelvin karena Dito tahu bagaimana Kelvin. Jika dia sudah mencintai seseorang maka sepenuh hatinya akan dia berikan kepadanya. Meskipun Kelvin sudah melakukan kesalahan tetapi dia sudah berjanji akan bertanggung jawab atas apa yang sudah dia lakukan. Apalagi Dito juga mengenal Clarissa sebagai gadis baik-baik saja sehingga Dito tidak habis pikir kenapa Clarissa bisa menjadi murahan seperti itu.


Hingga sampai akhirnya Kelvin tertidur pulas karena merasa pusing akibat mabuk berat, Dito pun meninggalkan Kelvin di apartemennya setelah memastikan Kelvin baik-baik saja dan hanya mabuk.


Beberapa hari kemudian. Kelvin sengaja tidak menghubungi Clarissa lebih dulu sebelum Clarissa yang menghubunginya. Sedangkan hubungan Frans dan Clarissa pun semakin lengket bahkan tidak jarang keduanya sering bercinta setiap kali ada kesempatan. Entah kenapa Clarissa bisa berubah menjadi seperti itu. Dan selama itu pula Frans belum juga mengetahui bahwa ternyata Clarissa sudah memiliki pacar. Frans juga tidak pernah bertanya tentang pertama kali mereka bercinta Clarissa yang sudah tidak perawan lagi. Karena Frans tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena bagi Frans saat ini mereka melakukannya atas dasar suka sama suka tanpa ada tekanan dari siapapun.


Frans dan Clarissa baru saja selesai bercinta di kost Clarissa. Kost Clarissa termasuk tempat kost yang tidak terlalu ketat sehingga siapa saja bisa masuk ke kost tersebut bahkan boleh menginap asalkan sudah ijin terlebih dahulu.


Keduanya masih sama-sama berbaring di ranjang sambil melihat televisi dengan Clarissa yang bersandar menggunakan dada Frans yang bidang. Frans hanya memakai celana pendek sedangkan Clarissa memakai tank top tanpa bra dan juga celana pendek saja.


"Kamu gak laper Honey?" tanya Clarissa sambil menatap televisi di depannya.


"Laper sih tapi pengen makan kamu aja." bisik Frans yang sedang memainkan rambut Clarissa.


Mendengar itu Clarissa sengaja mencubit perut Frans yang terbuka, sedangkan Frans hanya terkekeh saja karena merasa geli.

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain Kelvin baru saja memarkirkan mobilnya di tempat parkir kost Clarissa. Setelah mencetak semua foto-foto tersebut Kelvin berniat untuk segera menyelesaikannya. Maka dari itu dia sore ini pergi ke kost Clarissa karena sudah tahu dengan jadwal kuliah Clarissa yang hari ini libur.


Begitu sampai di pos penjaga Kelvin menyapanya karena memang sudah mengenal dan penjaga tersebut mempersilahkan Dito untuk masuk. Tetapi penjaga tersebut tidak tahu jika di dalam Clarissa ada tamu karena baru saja pergantian shift.


Sampai di depan pintu kost Clarissa, Kelvin melihat ada sepatu cowok ada didepan pintu dan Kelvin sangat hafal Clarissa tidak pernah memiliki sepatu seperti itu apalagi itu adalah sepatu laki-laki.


"Mungkin ini memang waktu yang tepat." batin Kelvin dengan senyum miringnya seakan menertawakan dirinya sendiri yang begitu mudah dibodohi oleh kekasihnya sendiri.


Kelvin segera menyiapkan amplop coklat yang didalamnya ada foto-foto bukti perselingkuhan Clarissa dan kekasih gelapnya.


Tanpa ragu Kelvin segera mengetuk pintunya dan menunggu dengan santai bahkan satu tangannya dia masukkan kedalam saku celananya.


"Siapa Honey?" tanya Frans.


"Mungkin teman sebelah kamar mau pinjam sesuatu." jawab Clarissa sambil turun dari ranjang dan berjalan menuju pintu untuk membukakan pintunya.


Clarissa yakin bahwa yang mengetuk pintunya adalah teman sebelah kamarnya, Clarissa tidak memiliki firasat bahwa itu adalah Kelvin sehingga Clarissa tidak mengeceknya lebih dulu melalui tirai.


"Ya ada aappaa..." ucap Clarissa kaget begitu membuka pintu dan melihat bahwa Kelvin lah yang berdiri tegap dan dengan wajah datar di depan pintu kamarnya.


...****************...


Jeng...jeng... Mampus lu Clarissa 🤭


Tetap semangat 💪


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏

__ADS_1


__ADS_2