Tiba-tiba Cinta

Tiba-tiba Cinta
Bab 47


__ADS_3

Hari ini Clarissa sudah diperbolehkan pulang, Kelvin dan Putri membantunya berkemas kemudian mereka akan ke rumah orang tua Clarissa untuk membicarakan apa yang sudah mereka bahas kemarin.


Saat ini mereka sedang berada di mobil. Clarissa duduk dikursi penumpang belakang sedangkan Putri dan Kelvin berada di depan. Clarissa sudah tidak canggung lagi dengan mereka karena Kelvin dan Putri sendiri sudah menganggapnya sebagai adik.


"Makasih ya Kak uda mau bantuin aku." ucap Clarissa.


"Uda gak usah sungkan gitu. Ow iya nanti kalau masalah kamu uda selesai apa rencana kamu?" tanya Putri.


"Aku masih belum tahu Kak, aku pengennya sih tetap di kota ini. Nanti mau cari kontrakan dan kerjaan baru lagi." jawab Clarissa.


"Ya uda kalau gitu masukan lamaran ke kantor nanti masalah tempat tinggal bisa tinggal sama aku. Kan aku sendirian." ucap Putri memberi saran.


Kelvin hanya mendengarkan interaksi kedua wanita yang ada di dalam mobilnya. Kelvin tidak banyak berkomentar karena membiarkan ini menjadi urusan kaum hawa saja.


Mendengar ucapan dari Putri membuat Clarissa kembali tertegun. Karena tenyata Putri lebih dari apa yang dia pikirkan. Putri sangat baik bahkan mereka belum mengenal lama tetapi sudah percaya kepadanya.


"Maaf Kak, aku selalu ngrepotin Kakak." jawab Clarissa dengan suara bergetar menahan tangis.


"Tapi aku tinggal di kontrakan aja gak apa-apa." lanjutnya.

__ADS_1


"Iya nanti kalau kamu uda mampu, tapi sementara tinggal di rumah aku dulu aja." ucap Putri sedikit memaksa.


Clarissa hanya diam saja, tetapi dalam hatinya dia mendoakan yang terbaik untuk Putri dan Kelvin.


...----------------...


1 jam berlalu, akhirnya mereka sampai di rumah orang tua Clarissa. Kelvin memarkirkan mobilnya di halaman rumah dan kebetulan kedua orang tua Clarissa saat itu sedang berada dirumah. Mereka terlihat keluar dari rumah karena ada mobil asing di halaman rumah mereka.


"Siapa itu ya Pa?" tanya Ibunya Clarissa kepada suaminya.


"Papa juga gak tahu Ma, kita tunggu aja." jawab Papanya Clarissa.


"Uda gak usah takut, kamu harus berani menghadapinya. Aku yakin kamu sanggup kog." ucap Putri memberi kekuatan kepada Clarissa.


Clarissa tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya. Kelvin pun juga ikut keluar dari mobil setelah memastikan mesin mobilnya sudah dalam keadaan mati. Dan ketiganya berjalan menghampiri orang tua Clarissa yang masih berdiam diri di teras.


"Clarissa Pa..!" seru Ibunya Clarissa ketika melihat Clarissa datang.


Karena setelah Clarissa menikah mereka jarang bertemu dengan Clarissa. Bahkan permasalahan rumah tangga Clarissa saat ini mereka tidak mengetahuinya sama sekali.

__ADS_1


"Tapi sama siapa dia? Kog gak sama Agung?" tanya Ibunya Clarissa.


Setelah ketiganya mendekat Clarissa segera menghambur ke pelukan Ibunya. Sedangkan Putri dan Kelvin menjabat tangan Papanya Clarissa.


"Mama..!" seru Clarissa sambil memeluk Ibunya dengan erat bahkan air matanya mengalir begitu saja.


Ibunya Clarissa hanya mengira bahwa Clarissa kangen kepada mereka, tetapi tanpa mereka ketahui Clarissa menyimpan permasalahan.


"Suami kamu mana?" tanya Ibunya Clarissa.


Tetapi ketiganya hanya diam saja dan saling pandang. Papanya Clarissa pun menyadari bahwa ada sesuatu yang terjadi.


"Kita masuk dulu aja." ucap Papanya Clarissa mempersilahkan mereka semua untuk masuk ke dalam rumah.


Papanya Clarissa pun menyuruh istrinya untuk menyiapkan minuman untuk tamu mereka sebelum akhirnya bertanya tentang apa yang terjadi.


...****************...


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2