
"Ow ya Cla, gimana ceritanya kamu bisa seperti ini?" tanya Putri perhatian, karena Putri merasa kasihan melihat Clarissa secara langsung bukan karena agar mendapat simpati dari Kelvin tetapi memang dari dasar hati Putri sendiri.
Akhirnya Clarissa pun menceritakan bagaimana kisah hidupnya selama ini. Bagaimana setelah dirinya ketahuan selingkuh kemudian orang tuanya yang datang ke kost dan memaksa untuk pulang ke kampung karena akan dijodohkan dengan seseorang. Hingga bagaimana kehidupan Clarissa setelah menikah. Dia yang ternyata memiliki suami simpanan tante-tante dan juga perlakuan kasar yang diterimanya dari suaminya hampir setiap hari.
Mendengar cerita dari Clarissa membuat Putri menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena merasa ngeri dengan apa yang sudah dialami oleh Clarissa.
"Kog ada sih manusia yang tega seperti itu?" tanya Putri dengan kesal.
"Pantas saja tubuh kamu jadi kurus seperti ini ternyata kamu makan hati setiap hari." batin Kelvin yang juga ikut mendengarkan cerita Clarissa.
"Trus bagaimana kamu bisa keluar dari rumah suami kamu itu? Hingga sampai disini dan ketemu lagi sama dia?" tanya Putri yang masih penasaran dengan kisah hidup Clarissa.
Clarissa pun menceritakan semuanya kepada Kelvin dan Putri, dan dia tidak merasa malu karena Clarissa sudah menganggap Kelvin dan Putri sebagai kakaknya.
"Waktu itu aku punya sedikit uang simpanan Kak, trus aku berpikir kalau aku tetap dirumah itu maka hidupku akan sia-sia akhirnya aku memutuskan keluar diam-diam dari sana waktu suamiku gak ada. Dan kedua orang tua kami gak ada yang tahu juga."
"Aku milih kota ini karena ada temanku yang bisa aku mintai tolong. Dia cariin aku kontrakan kecil kemudian bantu aku kasih kerjaan juga buat hidupku sehari-hari."
__ADS_1
"Tapi aku juga gak tahu dari mana suamiku tahu aku ada dikota ini, mungkin dia sewa orang buat cari aku. Dan terjadilah malam itu dia datang ke kontrakan dan maksa untuk pulang tapi aku gak mau aku lari dan dia kejar aku sampai jauh." cerita Clarissa panjang lebar, dia masih ada rasa trauma ketika bercerita.
"Kamu berani gak buat speak up?" tanya Putri memberi masukan.
Kelvin dan Clarissa pun melihatnya karena merasa bingung dengan usul Putri.
"Maksudnya?" tanya Kelvin.
"Iya Kak, jadi kita bantu Clarissa buat ngomong apa yang terjadi selama ini dengannya kepada orang tuanya biar mereka bisa menyerahkan semua keputusan kepada Clarissa, apakah tetap akan melanjutkan rumah tangganya atau tidak karena kan yang menjalani Clarissa." jelas Putri.
Kelvin terlihat berpikir sejenak kemudian dia membenarkan perkataan Putri.
"Tapi aku takut Kak." ucap Clarissa.
"Kamu takut sama orang tua kamu?" tanya Putri menebak.
Clarissa menjawabnya dengan menganggukkan kepala.
__ADS_1
"Aku yakin 100% orang tua kamu pasti nyesel jodohin kamu dengan laki-laki seperti itu jika tahu apa yang kamu alami selama ini." jawab Putri meyakinkan.
Clarissa terlihat berpikir sejenak, dia bingung harus berbuat apa. Melihat kebingungan pada diri Clarissa, Putri bangkit berdiri kemudian mendekat kepada Clarissa dan menggenggam kedua tangannya untuk memberi kekuatan kepada Clarissa.
"Kamu gak perlu takut, aku janji bakal bantu kamu. Aku gak punya saudara dan orang tua, aku uda anggap kamu sebagai adik ku sendiri. Jadi anggap aja aku lakuin ini semua buat adik ku." ucap Putri dengan tulus, baik Kelvin maupun Clarissa bisa melihat ketulusan hati Putri.
Clarissa segera memeluk Putri dengan erat bahkan tanpa terasa air matanya luruh begitu saja. Dia merasa sangat bersyukur kepada Tuhan karena telah mengirimkan malaikat seperti Putri dan dengan keberadaan Putri yang sudah mau menerima dirinya bahkan mereka baru saja bertemu hari ini.
"Terima kasih Kak." ucap Clarissa dengan tulus.
Putri menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Gak salah aku milih kamu Put." batin Kelvin dengan tersenyum ketika melihat 2 wanita sedang berpelukan di depannya.
...****************...
Tetap semangat 💪
__ADS_1
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏