
Kelvin terus memikirkan perkataan Dito tentang hubungannya dengan Putri. Dan memang benar seorang wanita itu butuh ungkapan dan pernyataan meskipun buat para lelaki itu tidak terlalu penting.
Begitu selesai mengantar Putri pulang, Kelvin segera menuju ke apartemen. Dan Kelvin tidak bisa langsung terlelap dia memilih berada di balkon kamarnya sambil merokok. Dan perkataan Dito seakan terus saja menguasai pikirannya.
"Masa iya aku harus nembak gitu ke Putri?" gumam Kelvin.
"Tapi Dito bener juga sih Putri memang wanita baik-baik, gue uda selidiki hidupnya." lanjut Kelvin dengan segala pemikirannya.
Kemudian Kelvin berinisiatif besok dia akan menembak Putri dan akan membuat hari yang spesial.
Kelvin merogoh ponselnya di saku celana, kemudian mengetik sesuatu ke kontak Putri. Setelah selesai Kelvin segera memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku celana kemudian masuk ke dalam kamar dan bersiap akan beristirahat.
...----------------...
Sedangkan Putri yang baru saja membersihkan diri dan bersiap akan tidur, mendengar ponselnya berbunyi pun segera mengambilnya di atas nakas.
"Siapa juga malam-malam gini kirim pesan." gumam Putri sambil membuka kunci layar di ponselnya.
Putri sedikit terkejut ketika melihat nama Kelvin yang mengiriminya pesan. Perasaan Putri bertanya-tanya, ada apa kenapa malam-malam Kelvin mengiriminya pesan padahal mereka baru saja bertemu. Jika ada masalah harusnya tadi bisa dibicarakan.
Karena merasa penasaran, Putri pun segera membuka dan membaca pesan tersebut.
"Besok ke kantor nya gak usah bawa mobil ya, pulangnya aku jemput. Tapi maaf kalau berangkatnya naik taksi online aja gak apa-apa kan?. Ya uda cepetan tidur jangan begadang." tulis Kelvin pada pesannya.
Putri pun bingung kenapa tiba-tiba saja Kelvin mau menjemputnya di kantor? Padahal biasanya kalau mereka janji bertemu pasti Kelvin akan menjemput dirumah.
"Ya udah lah kita lihat besok aja, kenapa tiba-tiba jadi aneh." gumam Putri.
Putri pun segera mematikan ponselnya dan kembali menaruh di atas nakas karena tidak berniat untuk membalasnya. Tetapi Putri tetap akan menghargai perintah Kelvin. Dan besok dia akan berangkat kerja dengan menggunakan taksi online.
...----------------...
Begitu berbaring di atas ranjang, Kelvin tidak bisa segera memejamkan mata. Dia justru semakin memikirkan surprise apa yang akan dia berikan kepada Putri besok malam.
Kelvin pun mencari inspirasi lewat media sosial, dia akan memakai cara yang banyak disukai anak-anak muda yang sudah dewasa.
__ADS_1
Setelah menemukan ide, Kelvin segera mereservasi restoran yang akan dia pakai untuk acara makan malam dengan Putri. Tidak lupa Kelvin meminta untuk mendekor sekalian di ruangan VIP. Karena Kelvin cukup malu jika dia menjadi tontonan banyak orang jika nanti menembak Putri, maka dari itu Kelvin memilih ruangan VIP.
Tidak lupa Kelvin juga memilih menu makanan yang spesial di restoran tersebut. Dan Kelvin meminta untuk menyiapkan bunga mawar merah yang nantinya akan dia berikan kepada Putri.
Setelah semua beres, Kelvin pun bisa bernafas dengan lega. Tinggal dia menyiapkan hatinya untuk mengungkapkan perasaannya kepada Putri.
Kelvin pun bisa tidur dengan nyenyak dan sudah tidak sabar untuk menunggu keesokan harinya. Dia berharap rencananya akan berjalan dengan lancar.
Keesokan harinya, Putri benar-benar berangkat ke kantor dengan menggunakan taksi online. Begitu sampai di depan lobby, Putri turun tetapi sebelumnya dia sudah membayar ongkos taksi tersebut. Bersamaan dengan itu Ratna juga berada di lobby.
Ratna cukup heran melihat Putri naik taksi online karena tidak biasanya. Ratna jadi menerka-nerka apakah mobil Putri sedang rusak.
Ratna sengaja menunggu Putri hingga sampai di pintu lobby.
"Selamat pagi Bu." sapa Ratna sopan.
"Pagi Rat.." jawab Putri sambil berjalan perlahan.
Hingga keduanya berjalan beriringan menuju kantor mereka di lantai atas.
"Ya?" Putri bingung akan menjawab apa, karena memang dia lupa memberi tahu Ratna jika hari ini tidak membawa mobil.
"Emm.. Gak rusak kog Rat, cuma..cuma hari ini gak bawa mobil aja." jawab Putri akhirnya.
Melihat gelagat Putri yang bingung menjawab, Ratna pun bisa menebak bisa saja hari ini Putri akan dijemput oleh Kelvin dan Putri malu untuk bilang.
Akhirnya Ratna pun hanya bisa tersenyum dengan menggoda dan menatap Putri. Sedangkan Putri justru bingung dengan sikap Ratna yang tiba-tiba saja tersenyum.
"Semoga sukses ya Bu." ucap Ratna kemudian segera berlalu masuk ke ruangannya karena bersamaan dengan mereka yang sudah sampai di depan ruangan Ratna.
Putri pun mengerutkan keningnya dan menggendikkan bahu.
"Semoga sukses memangnya mau ada acara apa, aneh-aneh aja." gumam Putri yang kemudian segera masuk ke ruangannya juga.
----------------
__ADS_1
Sedangkan Kelvin saat berangkat dari apartemen, dia lebih dulu datang ke cafe yang akan menjadi tempat nantinya mengutarakan isi hatinya kepada Putri. Kelvin mengecek semuanya dan memastikan bahwa rencananya sesuai dengan apa yang dia inginkan.
"Mbak jangan lupa bunganya yang segar ya." ucap Kelvin kepada seseorang yang bertanggung jawab menyiapkan semuanya.
"Iya Pak, akan kami siapkan. Apakah ada lagi yang akan ditambahkan?" tanya orang tersebut.
Kelvin melihat sekeliling dan dia merasa cukup puas dengan hasilnya.
"Kayaknya itu dulu, nanti saya infokan lagi jika ada yang kurang." jawab Kelvin.
"Baik Pak." ucap orang tersebut.
Setelah berpamitan, Kelvin pun pergi menuju Mall. Dia akan mengambil pesanan cincin nya yang semalam sudah dia pesan dari temannya.
Kelvin memesan cincin berlian bermata kecil ditengah. Cincin tersebut tidak begitu mewah tetapi cukup elegan jika dipakai. Apalagi jika nantinya dipakai Putri pasti akan terlihat sangat cantik. Dia memang belum tahu ukuran jari Putri tetapi Kelvin memakai ukuran jari kelingkingnya sendiri.
"Ini Pak pesanannya, silahkan di cek lebih dulu. Dan ini suratnya." ucap karyawan toko tersebut menyerahkan kotak cincin beserta cincin didalamnya dan juga surat cincin dari toko tersebut.
Kelvin pun membuka kotaknya dan memastikan bahwa cincin tersebut sesuai dengan apa yang dia inginkan.
"Oke, sudah sesuai dengan pesanan saya." jawab Kelvin sambil memasukkan kembali cincin tersebut dan menaruhnya di dalam tas nya.
"Untuk pembayarannya akan saya transfer sekarang." ucap Kelvin sambil mengotak-atik ponselnya guna mentransfer sejumlah uang melalui internet banking sesuai dengan nominal harga cincin tersebut.
"Sudah masuk ya Mbak, tolong di cek." lanjut Kelvin setelah memastikan proses transfernya berhasil kemudian memasukkan ponselnya ke dalam tas dan bersiap akan keluar dari toko tersebut.
"Iya terima kasih banyak Pak. Kami tunggu pesanan selanjutnya." ucap karyawan tersebut dengan sopan setelah mengecek pembayaran dari Kelvin berhasil.
Kelvin hanya menganggukkan kepalanya kemudian keluar dari Mall tersebut menuju basement dimana mobilnya terparkir disana.
Kemudian Kelvin pun berangkat menuju cafe miliknya. Dia akan menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu sebelum nantinya akan memberi surprise kepada Putri.
...****************...
Tetap semangat 💪
__ADS_1
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏