
Begitu keluar dari restoran, Putri segera menuju ke lantai dimana menjual peralatan bayi karena sesuai dengan tujuannya dari awal bahwa dia akan membeli kado untuk menjenguk anak Rani. Meskipun tidak dengan Kelvin tetapi Putri berpikir bahwa sekalian saja karena dia sedang berada di Mall.
Putri segera masuk salah satu toko dan membeli peralatan bayi serta meminta untuk dibungkus kado sekalian. Setelah beres dia segera menuju pintu utama Mall dan memesan taksi online untuk dia pulang ke rumah.
Bukan dia tidak memikirkan Kelvin dimana dan sedang apa, tetapi mungkin mereka memang memerlukan waktu untuk berpikir jernih masing-masing lebih dulu.
Begitu taksi online pesanannya datang, Putri segera masuk dan sopir pun segera melajukan mobilnya menuju alamat yang sudah ditulis oleh Putri.
...----------------...
Sedangkan saat ini Kelvin sedang berada di dalam mobil menuju sebuah tempat yang sebelumnya dia sudah menghubungi orang tersebut. Jujur saja sebenarnya Kelvin tidak tega meninggalkan Putri begitu saja, tetapi dia cukup merasa emosi dan kesal karena Putri tidak percaya kepadanya.
Begitu sampai di tempat tujuan Kelvin segera menuju ruangan dimana orang tersebut berada. Dan Kelvin pun sebenarnya selalu melihat ponselnya, karena sedari tadi tidak ada notifikasi di ponselnya yang memberitahukan bahwa saldo di kartu atm yang diberikan kepada Putri berkurang.
"Apa gak dipakai uangku? Atau masih di restoran?" batin Kelvin.
Sebenarnya Kelvin pun cukup perhatian dengan Putri sehingga dia pun masih bertanya-tanya tentang keberadaan Putri.
Kelvin sudah berada di depan pintu, kemudian seseorang membukakannya sendiri setelah dia mengetuk pintu.
__ADS_1
"Kusut amat tu muka? Gak dapet jatah?" tanya Dito sambil mengambil minuman kaleng di lemari pendingin untuk dia berikan kepada Kelvin yang sudah duduk di sofa di ruangan Dito.
Ya, setelah keluar dari restoran Kelvin menghubungi Dito dan mengatakan bahwa dia akan menemuinya di kantor. Karena Kelvin masih cukup waras, dia tidak mungkin membuat masalah dengan mengejar wanita tadi di hari pernikahannya yang sudah ditentukan.
Kelvin menerima minuman kaleng dari Dito dan segera membuka lalu meneguknya hingga hampir habis. Kelvin masih diam saja dan terus melihat ponselnya ketika Dito sudah duduk disampingnya.
"Kayak orang lagi putus cinta aja lu!" seru Dito kesal.
"Emang cewek itu seenaknya sendiri ya." ucap Kelvin tiba-tiba, tetapi pandangannya tetap fokus di ponselnya.
Mendengar ucapan Kelvin yang seperti itu membuat Dito mengerutkan keningnya dan Dito yakin pasti Kelvin sedang ada masalah dengan Putri. Padahal setahu Dito, Kelvin dan Putri berencana akan segera menikah.
Kelvin tidak menjawab, dia hanya melirik malas kepada Dito. Karena tentu saja Dito akan membela istrinya apalagi mereka sudah memiliki anak.
"Emang lu ada masalah apa?" tanya Dito.
Kelvin pun menceritakan semua kejadian yang terjadi di restoran yang baru saja dia alami bersama dengan Putri. Dito pun mendengarkan dengan baik dia tidak menyela dahulu cerita Kelvin. Begitu Kelvin selesai bercerita, Dito pun menyampaikan pendapatnya tentang masalah yang baru saja mereka alami.
"Kalau gue jadi Putri, gue bakal nglakuin hal yang sama kayak dia." ucap Dito.
__ADS_1
Mendengar ucapan Dito membuat Kelvin mengerutkan kening, karena sebagai sahabat Dito tidak membelanya tetapi justru membela Putri.
"Kog lu gak belain gue?" tanya Kelvin kesal, karena jika Kelvin bercerita kepada Dito pasti dia akan mendapat pembelaan, pikirnya. Tetapi ternyata hal itu tidak terjadi.
"Iyalah, soalnya jelas-jelas lu yang salah. Tu cewek salah satu one night stand lu dulu dan lu gak pernah jelasin apa-apa sama Putri trus ada masalah seperti ini jelas saja Putri sakit hati dan marah." terang Dito.
"Tapi kan itu masa lalu gue, dan itu semua jauh sebelum gue kenal sama Putri." bela Kelvin.
"Itu menurut lu, tapi gak menurut Putri." jawab Dito.
"Gini ya gue kasih tahu, cewek itu kalau lu bisa jelasin semua baik-baik dia pasti bakal terima kog meskipun itu masa lalu lu sekalipun." lanjut Dito sambil menepuk pelan bahu Kelvin.
Kelvin pun terdiam mendengar apa yang dikatakan Dito. Karena mungkin memang benar apa yang dikatakannya. Tetapi kalau untuk sekarang menurut Kelvin tidak dulu, dia akan menjelaskan jika nanti waktunya tepat dan emosi keduanya sudah reda.
...****************...
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏
__ADS_1