
Karena sibuk mengurusi masalah Budi, membuat Putri melupakan janjinya bertemu dengan Kelvin. Tetapi tiba-tiba Putri seperti ingat sesuatu tetapi apa dia tidak tahu. Putri termenung terdiam serta memikirkan apa yang dia lupakan.
Dan perubahan itu sangat bisa dilihat jelas oleh Ratna, karena Ratna sedari tadi memperhatikan Putri yang terdiam saja.
"Ada apa Bu?" tanya Ratna khawatir.
Karena Ratna takut jika Putri ada masalah atau sesuatu yang dia pendam.
"Ehmm.. Aku kayak melupakan sesuatu deh Rat." jawab Putri sambil terus memikirkannya.
"Melupakan apa Bu?" tanya Ratna yang semakin bingung.
"Itu dia, aku lupa. Kayak ada sesuatu tapi apa gitu lho." jawab Putri.
Ratna pun menjadi ikut berpikir karena dia tidak selalu bersama Putri jadi tidak tahu apa yang Putri lupakan. Ratna cuma takut jika yang Putri lupakan adalah tentang pekerjaan.
"Apa mungkin Ibu melupakan janji dengan klien?" tanya Ratna.
Dan pertanyaan Ratna seakan membuka ingatan Putri tentang janjinya bertemu dengan Kelvin.
"Astaga! Aku ingat Rat!" seru Putri begitu mengingatnya.
__ADS_1
Dia kemudian melihat jam di pergelangan tangannya dan sudah menunjukkan bahwa dia terlambat setengah jam. Jika pergi sekarang bisa dipastikan bahwa dia akan terlambat lebih dari satu jam karena perjalanan siang hari biasanya macet.
"Aku ada janji sama Pak Kelvin siang ini." ucapnya sambil membereskan mejanya hendak bersiap-siap.
"Pak Kelvin?" tanya Ratna.
"Iya." jawab Putri yang masih membereskan pekerjaannya.
"Memangnya ada masalah lagi dengan Happy Cafe Bu?" tanya Ratna, karena Ratna takut jika ada masalah lagi sedangkan Ratna yang bertanggung jawab sekarang ini.
Seketika Putri terdiam, dia bingung harus menjawab apa. Jika menjawab karena masalah dengan temannya tetapi kenapa Putri yang repot.
"Ehm gak, cuma ada masalah kecil aja." jawab Putri sedikit salah tingkah.
"Masalah hati juga gak apa-apa Bu." ucap Ratna sambil menaikturunkan alisnya sengaja menggoda Putri.
"Apaan sih Rat." jawab Putri sedikit tersipu malu.
"Uda sekarang buruan pergi, Pak Kelvin uda nunggu. Jangan buat orang semakin lama nunggu Bu." ucap Ratna yang menarik pelan Putri keluar dari ruangannya setelah memastikan tidak ada yang tertinggal.
"Nanti hilang." bisik Ratna begitu mereka sudah sampai di depan pintu ruangan tersebut.
__ADS_1
"Apa-apaan sih Rat, kita cuma makan siang biasa kog." ucap Putri keceplosan, kemudian dia segera memukul pelan mulutnya karena sudah keceplosan.
"Nah apalagi uda ada acara makan siang bersama. Uda buruan pergi Bu, hati-hati dijalan semoga sukses." jawab Ratna tulus dan mengusir Putri agar segera pergi.
"Kamu ngusir saya Rat?" tanya Putri.
"Iya untuk yang satu ini Bu." jawab Ratna dengan berani.
"Nanti saya potong gaji kamu lho." ucap Putri menggoda Ratna.
"Gak apa-apa asal Ibu bahagia." jawab Ratna.
Putri pun hanya tersenyum dan menggelengkan kepala. Kemudian dia benar-benar pamit kepada Ratna karena waktu terus berjalan Putri merasa tidak enak jika nanti harus membuat Kelvin semakin lama menunggu.
Setelah kepergian Putri, Ratna terus menatap kepergian Putri hingga menghilang dibalik lift perusahaan mereka yang mengantarkan Putri ke basement.
"Semoga Ibu menemukan yang terbaik. Dan pasti kedua orang tua Bu Putri senang diatas sana melihat anaknya sukses dan bahagi." gumam Ratna tulus.
Kemudian dia segera masuk kembali ke ruangannya dan melanjutkan pekerjaannya.
...****************...
__ADS_1
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏