Tiba-tiba Cinta

Tiba-tiba Cinta
Bab 43


__ADS_3

Putri dan Kelvin tiba di sebuah restoran yang tidak jauh dari kantor Putri. Kemudian mereka segera memesan makanan. Sambil menunggu mereka mengobrolkan hal-hal ringan.


"Ow ya Kak, boleh tau gak memangnya kemarin Kakak kemana?" tanya Putri, karena memang Kelvin belum menjelaskan alasannya dia hanya bilang bahwa ada sesuatu hal yang harus diselesaikan.


Mendengar pertanyaan Putri tersebut, membuat Kelvin terdiam dan menatap Putri dalam. Kelvin takut jika dia jujur apakah Putri akan menerimanya karena memang Kelvin hanya sebatas membantu Clarissa tidak lebih dan sudah tidak ada perasaan suka lagi hanya ada perasaan kemanusiaan yang saling menolong.


"Kak..." panggil Putri karena Kelvin hanya diam saja.


"Kalau memang itu rahasia gak dicritain gak apa-apa kog." lanjut Putri sambil tersenyum.


Karena sebenarnya Putri sadar bahwa setiap manusia itu memiliki rahasia dan gak harus semuanya tahu meskipun itu pasangan sekalipun.


Melihat senyum Putri yang begitu tulus semakin membuat Kelvin tidak tega untuk menyakitinya. Dan Kelvin akan jujur kepada Putri karena bagaimanapun ke depannya Kelvin akan menghabiskan waktu dengan Putri jadi Kelvin berjanji akan terbuka kepada Putri dalam hal kecil sekalipun.


"Aku akan ceritain..."


Akhirnya Kelvin pun menceritakan semua apa yang semalam dia alami. Juga bagaimana dia bisa bertemu dengan Clarissa dan siapa Clarissa, Kelvin pun menceritakannya tanpa ada yang ditutupi hingga berakhirlah ke Rumah Sakit untuk memberikan pertolongan pertama untuk Clarissa bahkan Kelvin menginap di Rumah Sakit demi Clarissa.


Putri mendengarkan dalam diam. Jujur saja sebenarnya ada rasa cemburu ketika Kelvin masih mengutamakan mantan pacar yang sudah menyakitinya daripada calon masa depan yang akan dia pilih.

__ADS_1


"Maaf, tapi beneran aku gak ada hubungan apa-apa sama Clarissa. Aku hanya kasihan dia seorang diri di kota besar ini." ucap Kelvin ketika melihat reaksi Putri kecewa.


"Iya gak apa-apa Kak." jawab Putri singkat sambil tersenyum.


Setelah itu seorang karyawan mengantarkan pesanan mereka. Sehingga mereka pun berhenti berbicara karena ada orang lain di tengah mereka. Setelah selesai karyawan tersebut segera berpamitan dan meninggalkan mereka.


"Habis makan aku ajak kamu ke Rumah Sakit. Aku kenalin kamu sama Clarissa." ucap Kelvin.


Putri pun menatap Kelvin, entah kenapa Kelvin tiba-tiba saja ingin mengenalkannya dengan Clarissa. Akhirnya Putri pun hanya bisa menganggukkan kepala. Dan mereka menikmati makan siang mereka dalam diam.


...----------------...


Clarissa melihat ke sekeliling ruangannya dan terlihat sepi tidak ada seseorang yang dia cari.


"Kenapa Kak Kelvin masih peduli sama aku ya? Apa mungkin dia masih mencintaiku?" gumam Clarissa.


Tiba-tiba saja Clarissa tersenyum sendiri mengingat apa yang dilakukan oleh Kelvin untuknya semalam. Bahkan Kelvin yang rela tidur di Rumah Sakit untuk menemaninya semalaman.


Bersamaan dengan itu pintu ruangan Clarissa terbuka, dan Clarissa berpikir itu adalah Kelvin. Tetapi senyum Clarissa menghilang ternyata itu adalah seorang perawat yang bertugas untuk mengecek keadaannya.

__ADS_1


"Selamat siang Ibu Clarissa, apa yang dirasakan?" tanya perawat tersebut sambil mengecek Clarissa.


"Siang Sus. Uda enakan Sus." jawab Clarissa, karena memang Clarissa sudah merasa lebih baik dibandingkan dengan keadaannya semalam.


"Syukurlah kalau begitu." ucap perawat dan menulis di laporan kesehatan Clarissa yang dia bawa.


"Ow ya Sus, bapak yang semalam mengantarkan saya dimana ya sekarang?" tanya Clarissa.


"Ow beliau ada keperluan sebentar, siang ini mau kembali kesini katanya." jawab perawat sesuai yang dia tahu.


"Baiklah terima kasih Sus." ucap Clarissa dengan senang, karena dia berpikir bahwa Kelvin akan meluangkan waktu untuknya.


Kemudian perawat tersebut berpamitan dan tidak lupa memberi pesan kepada Clarissa untuk makan dan meminum obatnya.


...****************...


Tetap semangat 💪


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏

__ADS_1


__ADS_2