Touch Me, Mr. Cassanova

Touch Me, Mr. Cassanova
Perkelahian


__ADS_3

...~Happy Reading~...


“Lepaskan Edward, maka saya akan lepaskan anak kamu!” kata Bastian memberikan penawaran.


Bukan Bastian tidak berani melawan satu perempuan. Pasalnya, Elsa selain membawa borgol namun juga membawa sebuah pistol.


“Ah rupanya anda juga mau ikut bermain. Tidakkah anda menyayangi umur anda? Atau karena anda sudah tua jadi ingin mempercepat jalan menuju neraka? Baiklah, akan saya kabulkan,” kata Elsa dengan senyum menyeringai.


“Saya sudah menghubungi polisi, kurang dari lima belas menit lagi mereka akan tiba. Bukankah lebih baik kamu bisa memanfaatkan waktu itu untuk pergi dari sini?” tutur Bastian dengan begitu tenang.


“Hahaha, apa anda pikir saya percaya?” kata Elsa justru menatap remeh pada sosok laki laki tua di depan nya, “Polisi mana yang berani menangkap ku ? Ckck,”


Tentu saja Elsa tidak takut. Karena selama ini, ia juga dekat dengan salah satu jendral kepolisian yang selalu membantu nya dalam melakukan segala hal. Dan dari sanalah Elsa mendapatkan borgol serta pistol untuk mengancam Edward.

__ADS_1


Dan tanpa di ketahui siapapun, bahwa sebenarnya, Calvin memang bukanlah anak Edward. Elsa sengaja meminta pertanggung jawaban Edward, lantaran Calvin terus merengek meminta seorang ayah. Sementara ayah kandung nya tidak mau mengakui kehadiran nya karena sudah memiliki anak dan juga istri. Saat itu, Elsa tanpa sengaja bertemu dengan Edward di salah satu restoran saat Edward tengah makan malam dengan Faiz. Dari sana lah muncul sebuah ide, Elsa untuk menjebak Edward karena Edward belum memiliki anak dari istri nya.


Awalnya, Elsa tidak berharap untuk di nikahi oleh Edward. Ia hanya ingin Edward mengakui Calvin sebagai anak nya saja, namun ternyata muncul rasa iri di benak nya, ketika melihat lelaki nya begitu mesra dengan istri nya. Sementara Edward juga tak kalah mesra dengan Faiz. Elsa juga ingin semua itu, jadilah ia bertekad untuk melakukan segala hal cara agar bisa memiliki Edward kembali.


“Jadi, cepat lepaskan Calvin dan silahkan pergi. Jangan ikut campur. Lebih baik urus anak mu sana!” usir Elsa dengan tajam menatap Bastian.


“Edward juga anak ku, jadi lepaskan dia.” Kata Bastian tak kalah tajam menatap Elsa.


Ada haru tersendiri di benak Edward ketika ayah mertua nya justru membela nya. Ia semakin merasa bersalah karena sudah berkali kali menyakiti Faiz, tapi ayah nya masih begitu baik dan masih menganggap nya sebagai anak.


“Tapi kalau saran ku, lebih baik kamu yang mundur,” ucap Bastian dengan datar.


“Brengsekk! Berani macem macem dengan ku!” ujar Elsa semakin geram, terlebih ketika ia melihat putra nya sedikit meringis lantaran Bastian terlalu erat menggenggam pergelangan tangan nya.

__ADS_1


“Peringatan terakhir, lepasin Calvin!” teriak Elsa dengan begitu kencang.


“Mama hiks hiks hiks.” Calvin menangis bukan karena kesakitan, tapi ia justru ketakutan melihat dan mendengar semua tingkah dan perkataan sang ibu.


Merasa ancaman nya di abaikan, Elsa pun segera menarik pelatuk pistol nya. Dan ia sedang bersiap untuk menembak ke arah Bastian. Tapi, Edward menyadari itu semua, dengan sekuat tenaga ia menarik tangan nya hingga membuat tangan nya berdarah dan meja rias itu ambruk berantakan.


Tepat saat peluru Elsa meluncur bebas, saat itu juga Edward memeluk Elsa dari belakang dan


Dorrr!


.


.

__ADS_1


...~To be continue .......


...Mommy udah update 4 bab loh untuk hari ini. so jgn lupa tinggalin jejak. Ingat, jangan jadi pembaca goib, takutnya nanti gak kecatet waktu pemilihan pemenang Give Away 🤭😍😍😍🤣🤣...


__ADS_2