Touch Me, Mr. Cassanova

Touch Me, Mr. Cassanova
Bebas


__ADS_3

...~Happy Reading~...


"Ckckck, anak itu memang sangat tidak sabaran!" ucap Clayton berdecak kesal.


Setelah mendapatkan kabar dari Davis tentang apa yang terjadi kepada Edward. Clayton pun mau tidak mau harus turut datang ke kantor polisi.


Memang kemarin dirinya sempat marah, namun itu hanya berpura pura saja. Clayton sengaja mengusir Edward lantaran pekerjaan nya sangat menumpuk, di tambah dirinya harus segera pulang karena istrinya selalu merajuk ketika dirinya pulang telat.


Namun, setelah itu, Clayton segera mengerahkan Davis dan beberapa anak buahnya untuk menyelidiki lebih lanjut tentang Elsa.


Dan dari hasil yang ia dapatkan, memang benar suami Elsa sudah meninggal. Sementara Calvin adalah anak hasil hubungan gelap Elsa dengan seorang aparat hukum, yang hingga kini masih ia simpan rapat identitas nya.


Kedatangan Clayton saat ini bukan untuk bertemu dengan ayah kandung dari Calvin.


"Jadi, apa yang harus saya lakukan?" tanya Clayton dengan tersenyum miring, menatap orang di depannya.


Meskipun orang itu adalah salah satu aparat penegak hukum, namun Clayton tidak merasa takut sama sekali. Ia justru dengan sengaja menaikkan kakinya ke atas meja dengan tangan yang bersedekap dada.

__ADS_1


"Apa yang anda inginkan?" kata orang tersebut dengan wajah menahan amarah.


"Wanita itu sudah mati. Bukankah seharusnya sudah selesai? lantas mengapa harus ada yang jadi korban?" ucap Clayton dengan sinis.


"Yang sudah mati, biarkan mati. Dan yang hidup, biarkan hidup, menjalani kehidupan nya." imbuh nya masih menatap sinis pada orang di depan nya.


"Bagaimana dengan anak itu?"


"Anak itu memiliki nama? Seharusnya anda bertanya, bagaimana dengan anak saya? mungkin seperti itu lebih terdengar cocok," jawab Clayton tersenyum miring.


"Berhenti bermain main dengan saya!" pekik nya terlihat semakin kesal.


"Dan untuk Calvin? i don't know! saya tidak perduli!" imbuh Clayton nampak acuh.


Terlihat beberapa guratan kebingungan pada sosok laki laki berseragam di depan Clayton. Hingga setelah beberapa saat berfikir, akhirnya ia menerima penawaran dari Clayton. Ia sudah melihat semua bukti nyata tentang perselingkuhan nya dengan Elsa. Bahkan ada bukti tes DNA serta keberadaan dirinya yang menemani Elsa waktu melahirkan pun ada. Nama nya juga tercatat di rumah sakit tempat Calvin di lahirkan.


Sejujurnya, dia masih bingung. Ia begitu ingat dengan sangat jelas bahwa ia sudah menghapus semua jejak nya. Ia sudah menghilangkan semua bukti yang mengarah tentang dirinya dan Elsa apalagi Edward. Namun mengapa nyatanya masih bisa di temukan? batin nya.

__ADS_1


Ia tidak ingin mengambil resiko. Karena ada anak dan istri yang harus ia lindungi.


Dan tidak butuh waktu lama. Kini, Edward sudah di nyatakan bebas tak bersyarat. Ia langsung menemui Clayton serta Davis yang menunggu nya di dalam mobil.


"Hehehe," Edward langsung menyengir kuda ketika memasuki mobil bagian depan, tepat di samping Davis.


"Sudah kubilang, hentikan tingkah mu! kau sangat menjijikkan!" umpat Clayton yang duduk di kursi belakang langsung mendengus kesal.


"Aku bahagia loh. Aku pikir kalian benar tidak mau menolong ku. Tapi ternyata perasaan ku benar, bahwa kalian akan membantu ku." ujar Edward menatap kedua sahabat nya dengan haru.


Clayton dan Davis pun langsung menatap ke arah Edward dengan bingung.


"Pikiran dan perasaan berbeda. Jadi jangan salfok, sudahlah ayo jalan. Aku sudah sangat merindukan istri ku." kata Edward tanpa dosa, langsung menyandarkan kepala nya pada kursi dan memejamkan mata nya.


Semalaman tidur di balik jeruji besi, sangatlah tidak worth it! batin nya berdecak dan menyesal.


...~To be continue......

__ADS_1


...Jangan minta spil, pak jenderal nya. Dan jangan mengira dia jenderal viral 🤭🙈🤣...


Like komen rame, mommy Crazy up 😍😍


__ADS_2