
...'Well I found a woman, stronger than anyone I know...
...She shares my dreams, I hope that someday I'll share her home'...
...-Perfect, Ed Sheeran-...
"Ada rasa ingin melindungi dan rasa ingin memiliki".
Cinta mencerna ucapan Abi barusan, perasaannya campur aduk dan sedikit terkejut. Ia tatap wajah pria manis itu, sorot matanya terlihat jujur dan tulus saat mengucapkan kalimat yang baru beberapa detik diucapkan.
Abi menarik nafasnya sejenak " Sejujurnya gue enggak mau ngomong ini sekarang Nta. Gue masih menikmati status pertemanan kita, yang elo bilang tadi, kita masih mencoba mengenal satu sama lain".
"Kalau lo mengira, gue ambil keuntungan dalam drama yang kita buat. Sorry, gue enggak beruntung tuh. Tapi gue beruntung bisa kenal elo, gue juga enggak mau kali pegang-pegang cewek sembarangan".
Ada jeda dalam perbincangan mereka, Abi tahu ini akan terjadi. Abi kembali menatap Cinta, yang setengah melamun.
" Nta... ".
Cinta menoleh ke arah Abi, panggilan itu, panggilan yang membuat Cinta menjadi candu.
" Sorry kalau ucapan gue malam ini buat lo kaget ataupun kecewa sama gue. Tapi karena elo yang duluan membahas tentang ini, jadi gue jujur aja. Dan ya, gue emang tertarik sama lo".
"Gue enggak kecewa kok" jawab Cinta mencoba menenangkan detak jantungnya.
"Cuma... enggak tahu kenapa.. jantung gue berdebar" ucapnya dengan polos.
Abi menggigit bibirnya untuk menahan tawa, ia bisa melihat wajah polos Cinta yang tengah kebingungan.
"Mungkin lo bisa tanya sama Aw, Shila atau ABC tentang apa yang lo rasain. Tapi... lo jangan jauhin gue ya Nta".
" Loh, kenapa gue harus jauhin lo?".
"Gue cuma enggak mau ada jarak di antara kita, gue udah merasa sangat nyaman di dekat lo Nta"
"Abi stop!! jantung gue makin berdebar" Cinta melototkan kedua matanya.
"Biarin, biar sekalian meledak".
" Abi! " kesal Cinta.
Abi terkekeh "iya maaf deh, udah ah jangan terlalu banyak spoiler. Gimana kalau kita foto aja? Fotoin gue dong" pinta Abi.
Cinta meminta ponsel Abi, karena ponsel keluaran terbaru dan tentunya kamera ponsel Abi sangat bagus. Abi sudah berdiri membelakangi pemandangan sambil memasang senyuman. Cinta mengambil beberapa gambar, lalu Abi menyuruh Cinta untuk berfoto juga. Abi tidak menyiakan moment itu, sebanyak mungkin ia ambil setiap gerakan Cinta.
"Foto selfie sekalian Nta"
"Ih lo kayak anak ABG".
__ADS_1
" Lah kan kita emang masih ABG, rangkul boleh enggak Nta? ".
Cinta mengangguk, karena ia harus membalas kebaikan Abi hari ini. Abi melihat anggukan Cinta, perasaannya semakin berbunga-bunga.
🍃
"Pagi Kak Cinta" sapa Lolly saat ia masuk ke dalam lift.
"Pagi Lollipop" sapa Cinta.
"Kak Cinta kemarin ke Bandung ya?".
" Tau dari mana lo?".
"Malam kemarin, Lolly enggak sengaja lihat Kak Cinta sama Kak Abi di cafe. Fotonya mesra banget" bisik Lolly.
"Iihh, kenapa kemarin lo enggak nyamperin gue?".
" Ya kan Lolly enggak mau ganggu waktu Kak Cinta pacaran" godanya.
Mereka keluar dari lift dan menuju ruang laboratorium "Jadi kelanjutannya gimana Kak? Emang Kak Cinta enggak mau buat menjalin hubungan serius sama Kak Abi?".
" Kalau gue milih hubungan serius gimana menurut lo?".
"Ihhh malah bagus dong Kak, tipe cowok kayak Kak Abi itu langka. Jangan sampe Kak Cinta lepasin"
" Tuh kan, tunggu apa lagi Kak Cinta? Kalau Lolly jadi Kakak, pasti Lolly langsung tarik gas" Lolly membalas dengan sangat antusias.
"Gue bingung, gue kan enggak pernah pacaran. Gue dekat sama cowok aja ya selayaknya teman, kalau lebih intim baru sama Abi aja. Di satu sisi gue juga takut".
" Kalau Lolly lihat, sebenarnya Kak Cinta itu tertarik juga sama Kak Abi".
"Oh ya? Kok malah gue yang enggak sadar?".
"Simplenya gini deh Kak, kalau setiap Kak Cinta lagi sama Kak Abi pasti jantung Kakak berdebar kan?".
" Kok lo tahu?!" Cinta menatap horor Lolly.
Lolly terkekeh "Kalau lagi jauh sama Kak Abi, Kakak merasa hampa enggak?" Cinta kembali mengangguk.
"Kalau Kak Cinta lagi sama Kak Abi, perasaan Kakak tenang kan?" Cinta mengangguk.
"Nah tunggu apa lagi? Itu tuh udah tanda-tanda Kak Cinta" seru Lolly.
"Jadi selanjutnya gue harus gimana Lol?".
" Kak Cinta kan orangnya suka to the point, ya udah bilang aja sama Kak Abi apa yang Kak Cinta rasain. Untuk hubungan selanjutnya, itu ada di tangan Kak Cinta. Karena yang menjalani hubungan kan Kak Cinta, siapa tahu langsung jodoh".
__ADS_1
Cinta merenungi kata-kata Lolly, ia baru tersadar dengan apa yang ia rasakan. Semakin hari rasa itu sebenarnya sudah tumbuh, namun Cinta tidak menyadarinya. Tapi untuk menjalin sebuah hubungan? Mungkin Cinta akan memikirkannya secara matang.
🍃
Abi masuk ke dalam Apartemennya, hari ini ia pulang agak telat seperti biasanya karena ada rapat dadakan. Abi menatap apartemennya, terasa sepi. Abi menuju ke kamar Cinta, dan mengetuk pintu tersebut.
"Ntaa.. Cinta".
" Iya? " sahut Cinta dari dalam kamar.
Tidak lama Abi mendengar suara langkah kaki menuju pintu kamar, pintu tersebut terbuka. Ia bisa melihat wajah Cinta yang fresh karena efek liptint yang di pakai oleh Cinta. Rambut terurai rapi, dan baju rumahan yang rapi juga.
"Lo mau jalan?" tanya Abi.
Cinta menggeleng "Kenapa emangnya?".
" Soalnya lo pakai lipstik gitu, gue kira mau jalan".
Cinta terdiam sejenak "Ehm, gue emang habis mandi sih. Sekalian nyambut lo pulang" Cinta langsung pergi menuju ruangan makan.
"Hah? Gimana? Nyambut gue pulang?" Tanya Abi yang sedikit bingung, ia membuntuti langkah kaki Cinta.
"Iya, emang enggak boleh?".
Abi tersenyum, siapa yang tidak senang jika Cinta melakukan itu untuk dirinya " Lo tanpa make up juga udah cantik Nta".
Cinta merasa kedua pipinya sedikit menghangat "Tapi lebih cantik pakai bedak sedikit kan?".
" Hm... kalau gue sih suka lo apa adanya".
"Lo udah makan? Btw gue ada masak tadi".
Abi duduk di kursi " Belum, masak apaan lo?".
Cinta membuka tudung saji makanan, Abi tersenyum saat melihat lauk pauk yang Cinta masak "Emang istri idaman begini, amin ya Allah" ucapnya dalam hati.
Abi langsung mengambil nasi serta lauk pauk yang ada di hadapannya. Begitu pula dengan Cinta, ia mengambil lauk sambil mencuri pandang kepada Abi.
"Emang benar juga kata Lolly, Abi itu ganteng udah gitu manis pula mukanya. Tuh kan, gue jadi ngelantur " ucap Cinta dalam hati, ia pun mulai memfokuskan ke hidangan makanan di hadapannya.
20 menit berlalu, mereka sudah selesai makan. Cinta membawa piring serta gelas kotor ke tempat cuci piring.
"Gue mandi dulu ya Nta".
" Iya" jawab Cinta.
Cinta melanjutkan aktivitasnya, sambil mengatur rasa degup dj jantungnya. Hari ini Ia harus berbicara kepada Abi, apapun hasilnya agar Cinta tidak penasaran tentang perasaannya.
__ADS_1