
'Kau bukan cinta pertamaku. namun aku berharap
Mulai hari ini saat ini, engkau cintanya aku'
-Cintanya Aku, Arsy Widianto ft Tiara Andini-
Abi dan Cinta sudah berada di suatu pusat perbelanjaan, Abi sedang mendorong troli sedangkan Cinta sibuk mencari bahan sesuai di catatan.
"Makanan favorite kamu apa Nta?" tanya Abi.
"Semuanya, kecuali strawberry. Kalau kamu?" Cinta menoleh ke Abi.
"Sebenarnya semuanya suka, tapi aku paling suka masakan kamu kayak kemarin. Nasi uduk".
" Habis ini bumbu-bumbu udah selesai, selanjutnya kita ke perdagingan ya?" ucap Cinta sambil tersenyum.
Abi tidak menjawab ia mengikuti langkah kaki Cinta sambil tersenyum. Abi merasa sangat bahagia karena sudah mempunyai kekasih hati, apalagi kekasihnya seorang Cinta.
"Kalau Bunda sama Ayah kamu suka makanan apa?"
"Mereka itu suka banget yang berkuah-kuah, apalagi rawon. Oh iya, kapan-kapan kalau kamu mau kita main ke rumah orang tua aku ya. Mau enggak?" tanya Abi.
Cinta mengangguk "Boleh banget kok, tapi kabarinnya jauh-jauh hari, jadi aku bisa bikinin makanan untuk ke sana".
Abi tersenyum lagi, rasanya ingin mencubit pipi putih kekasihnya itu " Mantu idaman banget sih " bisiknya dalam hati.
"Kamu mau ada yang di beli enggak? cemilan atau buah-buahan?" tanya Abi saat mereka melewati estalase buah-buahan.
"Untung kamu ingetin, aku mau nyetok snack buat nonton netflix" ucap Cinta sambil tersenyum.
"Nta, senyumnya di tahan dong".
" Loh kenapa?".
"Buat aku aja, karena senyum kamu manis banget" bisik Abi.
Bukannya marah, Cinta malah tersenyum kepada Abi namun ia segera berlalu karena malu.
"Aduh, pengen banget gue halalin cepat-cepat" ucap Abi dengan gemas sambil mendorong troli nya lagi.
Saat sudah selesai mereka langsung menuju ke kasir untuk membayar belanjaan.
"Selamat sore Pak Ananta" sapa sang kasir.
"Iya selamat sore" jawab Abi sambil tersenyum.
Cinta yang mendengar itu sedikit bingung, kenapa sang kasir kenal dengan kekasihnya?.
"Ini belanjaannya mau langsung di antar ke mobil atau tinggal di sini dulu Pak?".
" Tinggal di sini aja dulu, nanti saya kembali".
"Baik Pak, ini kartu debit Bapak. Terimakasih banyak Pak, Bu" ucap Sang kasir sambil tersenyum.
Abi menggandeng tangan Cinta untuk keluar dari supermarket mall "Habis ini makan dulu?" Abi menoleh ke Cinta.
__ADS_1
"Iya, aku udah laper"
"Oke, tempat biasa aja ya" ucap Abi, Cinta mengangguk sambil tersenyum.
Tidak lama mereka sampai di restoran langganan mereka, untung saja ada 1 meja yang kosong. Setelah memesan makan dan minum, Abi memutuskan untuk membuka pembicaraan.
"Tadi aku dapat telpon dari Husein, katanya kalau Kamis ini berangkat ke Bali gimana?".
" 3 hari 2 malam kan ya?"
"Kalau kamu enggak keberatan, aku mau nambah 1 hari. jadinya 4 hari 3 malam. Karena hari Senin kan tanggal merah. Tapi ya terserah kamu".
" Mau, mau banget! Kalau 3 hari 2 malam capek aja rasanya gitu".
Abi tersenyum " Oke nanti aku bilang ke Husein lagi, soalnya villa yang di sewa Husein bagus banget. Pasti kamu bakalan suka".
"Oh iya Bi, aku mau tanya sesuatu boleh?".
"Apa sayang?" tanya Abi sambil melipat kedua tangannya di atas meja.
Cinta langsung menangkup kedua pipinya, karena ia sedikit malu, sedangkan Abi terkekeh melihat aksi pacarnya itu.
"Hmmm, kenapa ya si kasir tadi manggil kamu Pak Ananta? Atau kamu langganan di supermarket mall ini?".
Abi tersenyum, mungkin saatnya lah ia harus menceritakan sejujurnya siapa Abi sebenarnya. " Oke aku bakalan jawab, mungkin udah saatnya aku harus cerita sejujurnya tentang aku".
"Aku itu kerja di Mall ini"
"Jadi Manager?" tanya Cinta.
Cinta speechless, ia tidak menyangka kalau Abi sekaya itu.
" Maaf kalau aku baru bilang sekarang, karena aku juga enggak mau cerita kemarin karena kita statusnya masih temenan. Kalau di pikir-pikir untuk apa juga aku pamer ke kamu"
"Kamu hebat Bi, di usia kamu sekarang udah sukses mengelola Mall seperti ini" ucap Cinta sangat bangga.
Abi tersenyum, ia genggam tangan Cinta "Terima kasih Nta, aku juga enggak nyangka kalau hasil kerja keras aku bisa membuahkan hasil seperti ini. Tapi di balik ke suksesan pasti ada aja kendalanya, itu yang harus aku hindari Nta".
" Pacar aku ternyata pengusaha muda" goda Cinta.
"Kamu sering shopping nggak?".
" Jarang, aku juga bingung mau shopping apa? Paling 3 bulan sekali itupun kalau emang kepingin banget".
"Emangnya uang kamu di tabung buat apaan sih?".
"Aku pengen liburan aja keliling dunia, kadang tebersit sih di hati pengen beli rumah. Tapi... untuk apa? Kan aku cuma sendirian di dunia ini".
" Kan udah ada aku Nta"
Cinta tersenyum "Iya, sekarang kamu hadir di dalam kehidupan aku. Terimakasih ya Bi".
" Kita makan dulu ya, soalnya aku perlu tenaga buat gombalin kamu".
"Abii" rengek Cinta sambil menangkup kedua pipinya lagi, Abi terkekeh melihat Cinta yang seperti itu.
__ADS_1
🍃
Cinta hari ini berkutat di dapur setelah pulang kerja, untungnya ia hari ini bertugas di flebotomi karena dari itu ia bisa pulang cepat.
Cinta membuat cheesecake untuk di bawa ke rumah orangtua Abi, ya tadi malam Abi mengajak Cinta sore ini ke rumah orangtuanya.
Cinta sempat browsing hal apa saja yang perlu di siapkan untuk ke rumah orang tua pacar. Salah satu tipsnya adalah, membawa makanan. Cinta pernah mendengar ucapan Indy, kalau Indy dan Arya suka cheese cake.Untung saja Cinta sering membuat cheese cake, jadi ia tidak kagok.
Waktu menunjukkan pukul 5 sore, Abi baru masuk ke dalam apartemennya. Seketika apartemennya beraroma cheese cake, ia segera menghampiri Cinta yang sedang cuci piring.
"Assalamu'alaikum, kamu buat apa Nta?".
" Wa'alaikumsalam, aku buat cheese cake buat di bawa ke sana. Oh iya, kamu mau minum?".
"Air putih aja ya. Ya ampun kamu repot-repot banget sih, kamu nanti kecapekan Nta. Gak ada istirahat kan tadi?".
Cinta tersenyum ia meletakkan gelas yang berisi air putih di atas meja " Enggak kok, hari ini aku enggak terlalu capek. Cuma cheese cake Bi, itu gampang aja buatnya".
Abi tersenyum "Ya udah habis ini kamu mandi sama istirahat ya".
Cinta membalas senyuman Abi "Iya, kamu juga ".
.......................
Indy membuka pintu rumahnya saat ada yang menekan bel, saat itu juga senyuman di wajahnya mengembang "Ya ampun ada siapa ini datang ?".
"Assalamualikum Bun" sapa Abi lalu mencium tangan Indy dan tidak lupa mencium pipi Indy, di ikuti dengan Cinta.
"Wa'alaikumsalam, ayo masuk-masuk. Baru aja Ayah mau nelpon kamu, nyuruh kamu makan malam sama-sama" sahut Indy sambil merangkul Cinta untuk masuk ke dalam rumah.
"Ayah!!! anak gantengnya pulang nih!!!" teriak Abi.
"Oh iya Bun, ini Cinta bawain cheese cake. Maaf ya kalau rasanya enggak seenak di toko roti" Cinta memberikan papper bag kepada Indy.
"Ya ampun, repot-repot banget sih kamu Cin. Terima kasih banyak ya sayang, ayo kita makan, kebetulan Bunda masak rawon" Indy langsung membuka papper bag itu dan mengeluarkan cheese cake buatan Indy untuk di hidangkan.
"Oalah, ada tamu toh? Eh, ada Cinta juga" sapa Arya, Cinta langsung menghampiri Arya dan mencium tangan lelaki itu.
"Akhirnya Abi bawa perempuan juga Yah ke rumah " goda Indy.
"Belum 5 menit loh Bun Abi sama Cinta datang, udah di godain aja " sahut Abi sambil memakan tempe tepung goreng.
"Ayo, kita langsung makan aja. perut Ayah udah lapar" ucap Arya sambil menarik kursinya dan di ikuti dengan yang lainnya.
Mungkin karena telah menjadi kebiasaan, Cinta mengambilka nasi untuk Abi. Semua itu tidak luput dari pandangan Arya dan Indy, dan mereka hanya saling tersenyum.
"Enak banget rawonnya Bun" ucap Cinta saat menghirup kuah rawon yang lumayan panas.
"Nanti Bunda bagi resepnya ya, siapa tahu Abi lagi pengen makan rawon".
"Boleh Bun" sahut Cinta dan melanjutkan kegiatan makannya.
Tidak lama makan malam mereka pun selesai, Cinta sudah selesai mencuci piring di bantu dengan pembantu di rumah Indy. Padahal Cinta sudah di larang oleh Indy, namun Cinta tetap bersikeras untuk mencuci piring. Selama Cinta mencuci piring Indy dan Arya menginterogasi anaknya.
"Jadi udah berapa lama kalian berhubungan ?" bisik Indy.
__ADS_1