
Goblin Lord maju dengan satu tangannya yang tersisa, Ia berlari ke arah Azzure lalu ia melompat. Ia mendarat dengan tendangan keras dari kaki nya dan membuat tanah batu disekitarnya retak, bahkan ada bebatuan yang berterbangan karena kerasnya hantaman kaki dari Goblin Lord.
"Pertarungan di udara sebenarnya tidak masalah bagiku, tapi apa yang dia pikirkan itu? Dia tidak bisa menyerang dari jauh kan?" Azzure berpikir dalam hati, Ia harus tetap waspada dengan gerak-gerik dari Goblin Lord itu.
Goblin Lord mengeluarkan api di tangan kiri nya yang buntung. Darahnya berhenti mengalir, dagingnya hangus terbakar. Namun tangan api yang Ia buat itu bisa mengamuk sepuasnya.
"Cih, aku tidak mengerti." Azzure menggenggam kedua Daggernya dengan erat, melapisi nya dengan energi kekuatannya dan bersiap menerima serangan.
Tangan api Goblin Lord mengeluarkan sebuah pedang api. Ia langsung menebasnya ke arah Azzure. Pedang api itu memanjang dengan kecepatan yang cepat, menipiskan jarak menuju azzure.
"Benda itu serba guna harus segera kusingkirkan. Pertanyaannya, bagaimana aku bisa melepaskan benda itu? Aku harus tetap tenang."
Sementara itu Goblin Lord terus menyerang Azzure dengan pedang api nya tanpa henti. Tebasan demi tebasan diberikan kepada Azzure, di langit Azzure hanya bisa menghindar dan tetap fokus sambil memikirkan rencana selanjutnya.
"Pertama, itu sihir. Tidak bisa ku sentuh dengan mudah, terlebih lagi itu Api. Aku bisa menahan suhu nya untuk beberapa saat, tapi aku tidak bisa membiarkan benda itu terlalu dekat dengan tubuhku."
"Kedua, Pedang itu dapat mengubah ukuran nya dengan leluasa. Oleh karena itu aku harus berhati-hati, dia bisa mengubah arah serangan dengan tiba-tiba."
"Ketiga, Aku tidak Tahu kemampuan apa lagi yang dapat di lakukan pedang itu atau bahkan kartu tersembunyi sang Goblin Lord apakah dia masih memiliki rahasia lain yang dia tidak pakai? Aku benar-benar meremehkan mahluk ini."
"Yang terakhir, jika aku menyerang dari jauh, aku hanya membuang-buang energi ku. Jika Aku menyerang Dari jauh itu hanya akan memudahkan dirinya untuk beregenerasi dan bersembunyi dari serangan ku."
Lama-kelamaan pedang api itu terlihat sedikit lentur seperti cambuk. Dengan begitu daerah jangkauan serangannya bertambah.
"Sudah kuduga tidak mungkin hanya pedang, selanjutnya pasti ada lagi. Aku harus terus berpikir...."
Serangan yang semakin agresif terus dilancarkan oleh Goblin Lord. Azzure semakin tidak punya banyak waktu untuk berpikir.
"Jenis serangan yang agresif. Bagus untuk jarak jauh, pertahanan yang cukup ketat. Pertarungan jarak jauh sangat merugikan diriku, namun jarak dekat benar benar beresiko, tapi kemungkinan berhasilnya lebih tinggi. Akan kucoba!"
__ADS_1
Midnight Steps digunakan, Azzure berpindah ke leher bagian kiri Goblin Lord, mencoba memberikan serangan fatal.
Dengan cepat api dari tangan kiri nya mengalir dan membungkus lehernya, Azzure tidak bisa menghindari api itu, kaki nya sedikit terbakar dan Ia kembali ke udara.
"Jika aku terbang untuk bergerak, akan memakan waktu dan aku yang akan terserang duluan, aku akan mempertaruhkan kapasitas energi Milikku untuk melakukan Midnight Steps berkali kali."
Azzure berpindah ke setiap celah di tubuh Goblin Lord menggunakan Midnight Steps nya, namun Goblin Lord itu berhasil melindungi tubuhnya dengan berbagai cara.
Serangan terus dilancarkan oleh Azzure. Tidak peduli dengan resiko nya, Ia fokus menyerang dan mencari celah pada tubuh raksasa Goblin Lord.
Azzure menemukan banyak titik celah, namun itu sangat kecil dan agak mustahil untuk Ia serang.
"Celah nya sangat kecil, Ia sangat diuntungkan untuk saat ini. Kalau begitu... Karena celahnya sangat kecil, maka akan kubuat sendiri celah baru nya yang bisa ku serang."
Azzure memfokuskan serangannya pada tubuh bagian atas Goblin Lord. Ia berencana melumpuhkan salah satu kaki Goblin Lord, dengan begitu gerak gerik nya mungkin akan terbatas.
Azzure terus menyerang, beberapa goresan berhasil dihasilkan ditangan kanan Goblin Lord. Azzure ingin melukai tangan api nya namun Ia tidak terpikirkan apapun.
"Akan kufokuskan kaki nya dulu. Sebelumnya Ia membuka serangan dengan hantaman kaki kanannya itu, dan hasilnya sangat kuat. Maka itu adalah target utama ku sekarang."
Azzure mencoba membuat gerakan yang dimana memberikan celah besar dan bisa terserang oleh Goblin Lord dengan mudah.
Saat Goblin Lord terpancing, Azzure bersiap untuk menebas kaki nya. Pada waktu pedang api nya sudah mendekat, Azzure langsung berpindah ke bagian pinggang Goblin Lord.
Azzure langsung memotong kaki kanan Goblin Lord itu sekuat tenaga dan dengan banyak energi. Dengan mudah dan tanpa bertahan, Goblin Lord itu kehilangan kaki kanannya.
Tidak lama kemudian, Goblin Lord membakar energi nya dan kembali membuat kaki baru nya dengan api.
"Gawat! Kalau Ia sampai menyerang, aku tidak akan bisa menghindar! Aku harus segera-"
__ADS_1
Azzure dengan keras di tendang ke dinding gua. Azzure hanya bisa memperkuat tubuhnya dengan Energi kegelapan. Tubuh nya tidak menerima luka berat, namun serangan tadi membuat tubuhnya tidak bisa bergerak untuk sementara.
Goblin Lord terlihat sangat kelelahan. Energi untuk mempertahankan bentuk tangannya, lalu ditambah dengan pedang api nya itu. Ia mempertahankan itu dalam waktu yang lumayan lama, energi nya sudah pasti terkuras. Ditambah tadi Ia menambah kaki nya menjadi api juga dan menendang dengan kekuatan besar.
"Itu diluar perkiraan..... Kurang ajar....." Emosi mulai meluap di kepala Azzure, niat membunuhnya semakin tinggi.
"Jika Elemen Kegelapan bukan kelemahan dari Elemen Api, maka aku hanya harus mengalahkannya dalam kapasitas energi dan kekuatan serangan ini....., kegelapan bisa menelan segalanya apabila Ia unggul, aku bisa menghancurkan apapun jika aku kuat.... Maka akan ku buktikan itu. Aku adalah pengguna Elemen Kegelapan kuat!!"
Dalam sekejap tubuh nya yang kesakitan tadi mengeluarkan sayap, dengan luka darah di sekujur tubuhnya Azzure terbang dengan sangat cepat ke arah tangan api milik Goblin Lord itu.
"Akan ku masukkan energi yang amat besar dalam serangan ini..."
Azzure menyerang dengan hasrat membunuh dan kebencian yang tinggi. Daggernya dialiri energi Kegelapan yang sangat besar. Lalu Azzure menebaskan nya ke tangan api Goblin Lord itu.
Kilatan Cahaya ungu berbentuk lingkaran tersebut mengarah dengan cepat secepat suara menuju Tangan Sang Goblin Lord.
"Rolling Dark Slash!" Azzure teriak dengan sekuat tenaga, mengumpulkan semua energi miliknya ke dalam Daggernya.
Tangan api itu seketika terbelah oleh kuatnya energi Kegelapan milik Azzure. Setelah tangan kirinya, Azzure langsung menebas kaki kanan Goblin Lord dengan sangat cepat. Kaki tersebut lenyap ditelan oleh energi Kegelapan Azzure.
Goblin Lord tidak bisa berbuat apa-apa, Ia hanya bisa pasrah dengan semua serangan Azzure yang diberikan dalam waktu singkat itu.
Azzure mengeluarkan Semua Energi negatif miliknya menjadi kekuatan, Semua kebencian dan kemarahan meluap keluar membuat Azzure tampak Seperti binatang ganas.
"Kematian Menunggu dirimu, Mahluk Rendahan. Namun sebelum itu Aku akan memotong tubuh mu menjadi Ribuan bagian!" Azzure dengan cepat bergerak menuju sang Goblin Lord.
Azzure menebas kaki satu-satu nya milik Goblin Lord. Tubuh Goblin Lord itu mulai terjatuh, namun masih bisa menopang dirinya dengan Tangan nya yang tersisa.
"Jika Kau Tidak mempunya Kelemahan Maka akan kubuat kelemahan dalam dirimu! Jika Kau abadi maka Akan kupatah kan Keabadian milikmu! Tak Ada seorang pun di dunia ini yang pantas berada di atas ku, Mau itu dewa atau kematian itu sendiri!"
__ADS_1
Azzure terbang ke atas Tubuh Goblin Lord, Ia memutar kedua Daggernya dengan cepat layaknya Roda berputar menggunakan sisa energi Kegelapan, Cahaya ungu gelap menyinari dagger miliknya dan membelah tubuh Goblin Lord itu menjadi potongan-potongan kecil.
"Aku butuh kepalamu itu, jadi akan ku sisakan. Jika saja aku tidak memerlukan itu sebagai bukti, mungkin kau sudah menjadi...Abu......"