True King

True King
chapter 6


__ADS_3

Azzure segera terbangun dari tempat tidurnya, terkejut dengan suara yang baru saja dia dengar. Matanya mengelilingi ruangan yang kosong, mencoba memproses apa yang dia dengar.


"Halooo....?" Aku berkata dengan ragu.


"Apakah ada orang disini? Tunjukanlah diri mu!" Lanjut ku.


"Lebih tepatnya aku berada di dalam pikiran mu, Tuan. Anda tidak perlu berbicara, karena aku bisa mendengar semua pikiranmu." Suara itu terdengar kembali.


"Siapa kau? Bagaimana bisa kau berada di dalam pikiran ku?" Aku bertanya dengan waspada, Ada apa sebenarnya.


"Tuan, Anda tidak perlu waspada terhadapku. Aku lah yang menyelamatkan dirimu di kejadian kemarin malam." Ucap suara di dalam kepalaku.


"Jadi apa yang kau inginkan dari ku, dan kenapa kau menyelamatkan ku?"


"Aku adalah Roh Kegelapan. Tugas ku adalah menuntun Raja Kegelapan, yang merupakan diri anda sendiri. Aku sudah menemani mu sejak kau lahir. Namun aku tak dapat membantu mu, karena aku sedang mengumpulkan kembali kekuatan ku yang hilang setelah diriku terluka." Suara itu terdengar sangat serius, aku menggelengkan kepalaku.


"Perkataan mu sangat menarik, tapi maaf saja aku tidak tertarik dengan itu semua. Jadi sebaiknya kau segera keluar dari pikiran ku." Aku tertawa ringan mendengar perkataannya.

__ADS_1


"Tapi tidak kah tuan ingin membalaskan dendam kedua Orang tua mu? Apakah tuan tidak berpikir itu aneh bahwa kedua orang tua tuan dibunuh secara misterius?"


Aku mengerutkan keningku mendegar perkataan suara itu.


"Kau mengetahui sesuatu tentang kematian kedua orang tua ku? Beritahu kepadaku sekarang! Siapa yang sebenarnya dengan tega membunuh mereka?!" Sedikit rasa marah meluap dalam diriku.


"Tenangkan dirimu tuan, aku akan menjelaskan semuanya. Ayahmu sebenarnya bukanlah tukang roti yang berjualan dikota Dyslan, dia adalah seorang dektektif profesional yang bekerja untuk pemerintah. Dia ditugaskan untuk menyelidiki sebuah kasus yang sangat berbahaya tentang sebuah organisasi yang berusaha mengambil alih Kota Dyslan, organisasi itu bernama Xavier. Dan Ayahmu berhasil membongkar informasi penting organisasi itu namun di malam sebelum dia bisa memberikan informasi tersebut, dia meninggal karena dibunuh oleh para anggota organisasi tersebut. Dan untuk menjaga kerahasiaan itu mereka mencoba mencari mu dan Ibumu, kau berhasil selamat karena pemukulan yang membuat mu telat kembali pulang."


Aku berusaha mencerna semua informasi yang Aku dengar, begitu banyak pertanyaan muncul di pikiran ku saat ini. Apakah Ibu tau mengenai kejadian Ayah? Dan kenapa dia merahasiakan hal itu padaku?


"Ibumu berpikir untuk menjauhkan dirimu dari pekerjaan Ayahmu yang sangat berbahaya. Dia ingin dirimu aman karena kau sangat berarti baginya. Dia ingin kau tumbuh tanpa mengetahui hal seperti itu."


"Tuan, dirimu tidak perlu khawatir sama sekali. Aku sudah pulih dengan menyerap semua energi negatif yang menimpa dirimu. Aku juga sudah menyatu dengan dirimu, dan kekuatan milikku telah menjadi milikmu. Untuk membalaskan dendam mu, aku akan melatihmu menjadi kuat dan dirimu suatu saat akan menjadi Raja Kegelapan yang Agung yang akan menguasai dunia ini."


Mendengar perkataan itu membawa sedikit harapan dalam diriku. Namun.... *menguasai dunia*? Bukan kah itu sedikit berlebihan? Tapi aku tidak punya pilihan lain selain menerima tawaran Roh kegelapan itu. Setidaknya dia memiliki tujuan lain untuk hidup dunia yang kejam ini.


"Baiklah, jadi apa kekuatan yang Kumiliki?"

__ADS_1


Aku merasa sedikit bersemangat, aku selalu bermimpi untuk mempunyai kekuatan. Melihat orang-orang yang memiliki kekuatan yang hebat dan luar biasa membuat ku sangat iri.


"Kau mempunyai kekuatan kegelapan, kekuatan yang murni dari jurang terdalam keputusasaan, kekuatan yang dapat menelan semua cahaya yang bersinar terang, menelan bahkan jiwa tersuci orang-orang."


Jawab roh kegelapan.


"Tubuh mu sangat lemah untuk menguasai kekuatan kegelapan ini, kita harus melatihnya. Untuk saat Ini kau hanya bisa mengeluarkan Shadow Spike, sebuah kekuatan untuk memanipulasi kegelapan untuk membentuk duri yang tajam sebagai penyerangan terhadap musuhmu." Lanjut sang roh kegelapan dengan nada datarnya.


"Dan kau tidak Boleh menggunakan kekuatan mu terlalu lama, dengan tubuh lemah mu, kegelapan akan menguasai dirimu dan kau akan masuk kedalam keadaan mengamuk, di mana kau akan menyerang semua hal yang berada dihadapan mu. Hal tersebut sangat berbahaya." Larang roh kegelapan kepada ku. Aku mengangguk kan kepalaku mencoba mencatat hal itu dalam dalam.


Aku merasa sedikit perasaan bersemangat untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama. Aku sudah lelah menjadi diriku yang hanya sampah tak berguna ini. Aku melihatnya, melihat harapan yang selalu kupegang dengan erat.


"Jadi, kapan Kita bisa memulainya?"


"Secepat mungkin. Karena kekuatanmu akan sangat dibutuhkan untuk kedepannya." Roh kegelapan berkata dengan serius.


"Apa yang harus kulakukan?" Aku bertanya dengan penasaran.

__ADS_1


Lalu sebuah List Panjang muncul di dalam pikiran ku, aku membelalakkan mataku tercegang dengan apa yang kulihat.


"Apa-Apaan ini, Kau serius?"


__ADS_2