
Hello! Im an artic!
Gu Ruoruo memakai gaun berwarna hitam, ia tetap cantik, tapi yang menarik perhatian adalah kalung di lehernya itu.
Berlian biru safir dikelilingi oleh berlian kecil yang tak terhitung jumlahnya. Desainnya unik, dan pengerjaannya sangat detail dan salah stau yang terbaik di dunia. Sekali lihat, dapat langsung diketahui bahwa harganya sangat mahal.
Hello! Im an artic!
Di dunia ini, tidak ada orang yaang lebih mengenal kalung ini daripada Tang Rouchu, ini adalah warisan dari ibunya , dan memang sengaja disediakan untuk mahar pernikahan dirinya.
Dia tidak akan menyangka, kalung ini, sekarang tergantung di leher Gu Ruoruo!
Tang Rouchu merasakan kemarahan langsung mengalir ke kepalanya, dan membakar habis semua akal sehatnya.
Dengan ekspresi sangat marah, dia melewati orang-orang dan berjalan ke samping Gu Ruoruo, dia menatapnya dengan kesal, suaranya seperti dilapisi es, “Siapa yang membiarkanamu menyentuh kalung itu? Kembalikan! Itu adalah kaling ibuku!”
Hello! Im an artic!
“Ibumuu sudah mati, sekarang ibuku adalah nyonya dari keluarga Tang, jadi barang ini juga miliknya, sekarang, kalung ini adalah mahar pernikahanku!” Gu Ruoruo berkata dengan dingin, dia sudah lama menginginkan kalung ini.
Wajah Tang Rouchu semakin suram, “Itu adalah warisan dari ibuku , aku katakan sekali lagi, kembalikan kalung itu kepadaku!”
“Kalau aku tidak mau? Apakah kamu akan merebutnya di sini?” Gu Ruoruo menegakkan dadanya, dan terlihat seperti tidak takut.
“Kamu kira aku tidak berani?”
__ADS_1
Tang Rouchu kemudian maju selangkah, dan bersiap untuk menariknya.
Tapi, sebelum kalung itu sampai di tangannya, Gu Ruoruo langsung berpur-pura seakan-akan ia didorong oleh seseorang, ia pun mundur ke belakang, dan kemudian jatuh ke lantai.
Seketika itu, seluruh ruangan menjadi sunyi, dan tatapan semua orang tertuju ke arah mereka.
Gu Ruoruo duduk di lantai dan berkata, “Rouchu, kakak tahu, kamu menyukai Yinfeng, tapi bagaimanapun dia adalah kakak iparmu. Walaupun…aku mengatakan hal yang tidak kamu sukai, kamu juga tidak boleh mendorongku, kalau..bagaimana kalau kamu sampai melukai janindi dalam perutku ini?”
“Aku…”
Tang Rouchu langsung menjadi tegang, wajahnya langsung membiru.
Walaupun ia tak dapat bereaksi, dia juga tahu, dirinya sudah terjebak.
Hati Tang Rouchu awalnya sudah mati rasa, tapi ketika mendengar ucapan ini, dia seperti ditampar dengan kuat, sangat sakit.
Tang Rouchu benar-benar sangat marah, dia bahkan ingin bertepuk tangan untuk mereka berdua.
Benar-benar cocok, acting mereka juga tiada tanding, mereka bahkan bisa menerima penghargaan Oscar!
Tamu-tamu yang melihat mulai heboh dan mulai berbisik.
“Apakah benar? Itu adiknya nona Gu? Kenapa tunangan kakaknya sendiri juga mau direbut?”
“Benar-benar tidak tahu malu, punya adik seperti ini benar-benar memalukan.”
__ADS_1
“Sulit juga, tuan muda Ji begitu hebat, wajar saja jika banyak wanita yang menyukainya. Tapi ingin merebut tunangan kakak sendiri, dan bahkan mendorong kakaknya sendiri… ini benar-benar menakutkan.”
Semua orang mulai berbisik, membicarakan tentang Tang Rouchu, ucapan mereka lama semakin menyakitkan.
“Haha, benar-benar sepasang kekasih yang sangat licik!” Wajah Tang Rouchu menjadi pucat, dia terlihat sangat marah, “Ji Yinfeng, bisa-bisanya kamu mengatakan hal ini tanpa rasa malu sedikitpun? Aku terus mengganggumu? Beberapa hari lalu, kamu masih tunangan aku, Ji Yinfeng, kenapa melupakannya secepat itu? Apakah perlu aku ingatkan lagi, bahwa hari ini harusnya hari pertunanganku dan kamu? Hehe, boleh saja menjadi orang yang tidak tahu malu , tapi juga harus ada batasannya!”
Ji Yinfeng tidak menyangka Tang Rouchu akan membocorkan semua ini, wajahnya langsung berubah, “Tang Rouchu, apa yang kamu bicarakan? Sejak kapan aku menjadi tunanganmu? Jangan tidak tahu malu!”
Gu Ruoruo yang sedang duduk di lantai, dengan wajah penuh kesedihan berkata, “Rouchu, kenapa kamu bahkan berani mengatakan hal seperti ini? Aku dan Yinfeng, selalu saling mencintai, kalau tidak, aku juga tidak akan mengandung anaknya sekarang. Kamu memfitnah kami seperti itu…benar-benar keterlaluan.”
Ucapannya benar-benar sangat kejam, dia tidak menceritakan kejadian dimana ia merebut Ji Yinfeng, tapi malah terus menceritakan kisah cintanya dan Ji Yinfeng, dan membuat orang salah paham.
Semua tamu sedang berbisik, sebuah acara tunangan, tiba-tiba menjadi sebuah perang keluarga, semua orang menganggap ini adalah sinetron terbaik, tidak ada yang lebih menarik dari ini.
“Rouchu, tante tahu kamu menyukai Yinfeng, tapi sekarang dia sudah mau menikah dengan Ruoruo, bisakah kamu berhenti memfitnah mereka?”
Sekarang, ibu Ji Yinfeng yang bernama Qin Silian juga membantu anaknya.
Walaupun dia bicara dengan nada yang lembut, tapi ia tetap memfitnah Tang Rouchu.
Ekspresi Tang Rouchu sangat marah.
Dia bisa merasakannya, setelah Qin Silian mengatakan ini, tatapan semua orang juga berubah menjadi lebih merendahkan lagi, setiap tatapan itu, seperti sebuah panah tajam yang siap menembus tubuhnya.
Dia berdiri di sini sendirian.
__ADS_1