UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU

UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU
Bab 27 Jebakan Yang Kejam


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Ruoruo, walaupun kamu tidak kerja, aku juga bisa menghidupi kamu, nanti kamu akan menjadi nyonya muda keluarga Ji, bukankah itu adalah kehidupan yang kamu inginkan?” Ji Yinfeng memeluknya sambil menghiburnya.


Gu Ruoruo mendorongnya sambil berkata dengan kesal, “Tidak, aku sudah berubah pikiran! Aku harus berusaha keras untuk masuk ke dunia entertainment, walau mereka menyuruhku keluar dari dunia entertaiment, aku tidak akan keluar. Aku akan menjadi aktris kelas satu, suatu hari, aku akan menginjak-injak Tang Rouchu dan mempermalukannya!”


Hello! Im an artic!


“Ruoruo, kamu sedang hamil, tidak boleh begini.”


Wajah Ji Yinfeng seketika menjadi gelap, ucapannya juga menjadi lebih dingin.


Gu Ruoruo juga menyadari reaksinya terlalu berlebihan, dia dengan cepat merendahkan suaranya, dan berkata kepada Ji Yinfeng, “Yinfeng, walaupun aku sudah menikah denganmu, dan juga punya anak, tapi aku juga ingin memiliki karirku sendiri, aku tidak ingin hanya diam saja, kalau aku tidak melakukan apapun, aku tidak akan pantas berada di sisimu. Aku tidak ingin kalah dari Tang Rouchu, aku ingin membuktikan kepada semua orang, bahwa pilihanmu untuk memilihku, tidaklah salah . Kalau aku mundur begitu saja, semua orang akan merendahakanku, bahkan kamu juga akan ditertawakan dan dipermalukan, apa kamu mau?” Gu Ruoruo berkata dengan logis dan masuk akal, Ji Yinfeng yang mendengarnya, tatapannya terlihat lebih lembut.


Gu Ruoruo memang pandai bicara, dia sangat pintar mencari alasan, dan sering mengatakan hal yang romantis untuk menyentuh hati Ji Yinfeng.


Hello! Im an artic!


Melihat ekspresi Yinfeng berubah, Gu Ruorou langsung melanjutkan, “Yinfeng, apakah semua perlakuan Tang Rouchu kepada kita di dua hari ini masih belum cukup? Dia sekarang sudah berani menghancurkan kita di depan umum, siapa tahu dia akan melakukan hal yang lebih keterlaluan lagi kepada kita? Aku tidak ingin selamanya ditekan olehnya, kalau begini terus, aku lebih baik mati.”


“Jangan asal bicara, ada aku, aku tidak akan membiarkan Tang Rouchu punya kesempatan seperti itu.”

__ADS_1


Ji Yinfeng sekali lagi memeluk Gu Ruoruo.


“Kalau begitu kamu setuju denganku?”


Ji Yinfeng menghela nafas dengan tidak berdaya, “Kamu sudah berkata seperti itu , apakah aku bisa menolak? Apapun yang ingin kamu lakukan, baik itu masuk dunia entertainment atau menjadi artis kelas satu, aku akan menggunakan semua koneksi untuk membantumu. Tapi kamu harus berjanji satu hal…”


“Katakan saja.”


“Tidak peduli bagaimanapun, kamu harus menjaga anak di perutmu itu, ayah dan ibuku sangat mengharapkan kehadiran anak ini, semoga kamu tidak mengecewakan mereka.”


“Aku mengerti.”


Melihat Ji Yinfeng akhirnya setuju, Gu Ruoruo akhirnya tersenyum, dia memeluk Ji Yinfeng dengan erat dan berkata, “Yinfeng, aku tahu kamu paling menyayangiku.”


Ketika dia pergi, Gu Ruoruo langsung menarik kembali ekpresi menyedihkannya itu, dia turun dari ranjang, kemudian berkata kepada Zhao Xiaowan yang baru masuk, “Ibu, apa kamu sudah memberitahu Tang Rouchu si wanita ****** itu bahwa aku pingsan?”


“Sudah, aku sudah mengikuti semua arahan mu. Tapi putriku, apa kamu yakin dia akan pulang? Nada ucapannya itu, terdengar seperti ia tidak peduli.” Zhao Xiaowan menatap Gu Ruoruo dengan khawatir.


“Tenang saja, aku yakin dia pasti akan pulang. Kalau dia pulang, saatnya aku bangkit kembali.”


Gu Ruoruo tersenyum dingin, tatapannya terlihat sudah bersiap untuk menjebaknya.

__ADS_1


….


Tidak sampai 1 jam, Tang Rouchu sudah tiba di rumah keluarga Tang.


Tapi dia tidak langsung pergi melihat Gu Ruoruo, ia kembali ke kamarnya terlebih dulu, dan mengambil beberapa barang, saat mau pergi, dia melewati kamar Gu Ruoruo.


Ketika masuk, dia melihat Gu Ruoruo duduk di ranjang, wajahnya terlihat lemah, Zhao Xiaowan sedang membantunya minum.


Ketika melihat Tang Rouchu, Zhao Xiaowan langsung berdiri, dan berteriak marah ke arah Tang Rouchu, “Tang Rouchu, kamu masih punya muka untuk pulang? Apa kamu tidak tahu malu?”


“Aku pulang ke rumah sendiri, kenapa harus malu?” Tang Rouchu tersenyum melihat Zhao Xiaowan, merasa omongan Zhao Xiaowan sangatlah konyol.


“Apa kamu datang untuk melihat apa Ruoruo sudah mati atau belum?” Zhao Xiaowan benar-benar sangat marah.


Tang Rouchu tidak menjawab, dia hanya melihat Gu Ruoruo sesaat.


Gu Ruoruo memang terlahir cantik, wajahnya lembut, sekarang dia duduk di kasur, dengan wajah pucat, ditambah ekspresi yang lemah itu, ia memang kelihatan sangat menyedihkan.


Tapi, Tang Rouchu tetap bisa melihat amarah di dalam matanya.


“Iya, aku pulang untuk mengambil barang dan melihat apakah nona Gu benar-benar keguguran atau tidak. Tapi sekarang dilihat-lihat, sepertinya nona Gu baik-baik saja, bukankah katamu dia hampir mati?”

__ADS_1


“Tang Rouchu, kamu…kamu benar-benar kejam sekali, Ruoruo sudah begini, kamu kamu kamu….”


Karena kesal, Zhao Xiaowan sampai meneteskan air matanya, seluruh badannya bergetar karena marah.


__ADS_2