
Hello! Im an artic!
Tang Ruochu pergi mengambil boarding pass, awalnya dia mengira kursi yang dipesan oleh perusahaan adalah kelas ekonomi, tidak disangka, yang dia dapatkan malah kelas satu.
Tang Ruochu sangat kaget, dia memikirkan sejak kapan perusahaan begitu royal, biasanya dia keluar, selalu pakai pesawat kelas ekonomi.
Hello! Im an artic!
Tapi dia kemudian berpikir, mungkin karena status spesial Gu Ruoruo, jadi mereka yang ikut, juga dipesankan tiket kelas satu.
Setelah itu, Tang Ruochu kembali ke tempat Gu Ruoruo.
Tapi kali ini, Tang Ruochu melihat Ji Yinfeng berdiri di samping Gu Ruoruo, dirinya sedikit kaget.
Pria itu mengenakan jas, ia terlihat seperti anak orang kaya yang elegan, tapi, ketika ia melihat Tang Ruochu, tatapannya sedikit berubah.
Hello! Im an artic!
Tang Ruochu pura-pura tidak melihatnya, dan hanya berdiri diam, dia malas menyapa pria itu.
Tatapan Ji Yinfeng menjadi suram, ketika ia hendak bicara, Gu Ruoruo dengan manja berkata, “Yinfeng, aku sudah bilang aku akan menjaga diri baik-baik, kamu begitu sibuk, tapi kamu malah datang menemaniku.”
“Ruoruo, tentu saja Tuan Ji datang karena ia sangat menyayangimu, kamu sangat beruntung bisa menikah dengan Tuan Ji yang sangat baik ini, kamu benar-benar membuat orang iri padamu.”
Xiao Ai yang berada di sampingnya memuji.
Asisten Xiao Mei juga berkata , “Tuan Ji dan Ruoruo kita memang sangat serasi, jika suatu hari nanti aku bisa menemukan pria yang memiliki 1/10 prestasi Tuan Ji, aku pasti akan sangat puas.”
Ketiga orang ini sengaja membicarakan ini dihadapan Tang Ruochu, seperti sedang memamerkan bahwa Ji Yinfeng sangat menyayangi Gu Ruoruo.
__ADS_1
Tang Ruochu berdiri tidak jauh dari mereka, dan ia bisa melihat kebanggan di dalam mata mereka, Tang Rouchy hanya tersenyum dingin.
Jika dia tidak bertemu Lu Shijin, dia mungkin akan sangat malu dan marah saat berhadapan dengan pemandangan ini.
Tapi sekarang, dia hanya merasa bahwa pertunjukan Gu Ruoruo sangat lucu dan konyol.
Melihat Tang Ruochu tidak goyah, ekspresi Gu Ruoruo dan para asistennya juga ikut berubah.
Gu Ruoruo tidak mau menyerah, dia kemudian memberi sinyal kepada Xiao Ai.
Xiao Ai yang mengerti, langsung berkata kepada Tang Ruochu, “Oh iya, Ruochu, sebenarnya perusahaan memesankan kita tiket kelas ekonomi, tapi memikirkan Ruoruo yang duduk dengan tidak nyaman di kursi kelas ekonomi, Tuan Ji menjadi tidak tega, jadi dia mengganti tiket kita ke kelas bisnis, tiket ku dan Xiao Mei juga sudah diganti, hanya tiketmu yang belum, apakah kamu juga mau mengganti tiketmu?”
“Kelas bisnis?” Tang Ruochu tertegun melihat mereka.
Xiao Ai tersenyum bangga, “Iya, awalnya Tuan Ji mau mengganti tiket kita ke tiket kelas satu, tapi kursi di kelas satu sudah penuh, jadi ia mengganti tiket kita ke kelas bisnis, jika kamu ingin mengganti tiketmu, Tuan Ji pasti langsung mengaturkannya untukmu.”
Ucapan Xiao Ai sangat sederhana, tapi memiliki arti yang dalam, kalau Tang Ruochu ingin mengganti tiketnya, itu artinya ia harus menunduk kepada Ji Yinfeng, yang artinya dia juga menundukkan kepala kepada Gu Ruoruo.
Perusahaan memesankan kelas ekonomi untuk mereka, kenapa dia mendapatkan tiket kelas satu?
Tang Ruochu tidak mengerti.
Xiao Ai melihat Tang Ruochu tidak berbicara, dia mengira Tang Rouchu sudah goyah, dan mengangkat dagunya, “Sebenarnya jika kamu membuka mulut dan meminta, Ruoruo pasti akan meminta Tuan ji untuk menggantikan tiketmu. Ruoruo kita kan sangat baik.”
“Xiao Ai, apa yang kamu katakan, hanya selembar tiket kelas bisnis saja, aku akan langsung memberikannya.” Gu Ruoruo juga berbicara, ia seakqn sedang memberikan sesuatu kepada pengemis.
Tang Ruochu yang mendengarnya, langsung berkata, “Tidak perlu, aku sudah puas dengan tiketku.”
Walaupun tidak tahu kenapa dia bisa mendapatkan tiket kelas satu, mana mungkin dia meminta tiket kelas bisnis kepada Gu Ruoruo, memangnya otaknya rusak?!
__ADS_1
“Heng, benar-benar tidak tahu diri!” Xiao Ai memelototi Tang Ruochu yang malu, ekspresinya terlihat bangga, gayanya itu, terlihat seakan dia lebih hebat dari siapapun.
Tang Ruochu yang melihatnya juga tidak peduli, dia hanya tersenyum dingin dalam hati.
Dia malah penasaran, kalau nanti mereka tahu bahwa dirinya duduk di kelas satu, bagaimana reaksi mereka?
…
Setelah melalui proses pengecekan dan keamanan, mereka masuk ke ruang tunggu.
Setelah menunggu sekitar 10 menit, mereka pun naik ke pesawat, Gu Ruoruo, Ji Yinfeng dan kedua asisten Gu Ruoruo kemudian mencari kursi merekq di kelas bisnis.
Ketika duduk, mereka melihat Tang Ruochu berjalan ke arah kabin kelas satu, sambil tertawa Gu Ruoruo berkata, “Tang Ruochu, kelas ekonomi ada di arah lain, apakah kamu tidak salah arah?”
Tang Ruochu melirik mereka berempat, tapi tidak menjawab perkataan Gu Ruoruo, ia langsung berjalan dan masuk ke lorong kelas satu.
Melihat Tang Ruochu masuk ke kelas kabin kelas satu tanla ada yang menghalanginya, ekspresi Gu Ruoruo langsung berubah.
Dia melihat ke arah Ji Yinfeng dan berkata, “Yinfeng, apa yang terjadi? Bukankah kamu mengatakan seluruh kursi di kelas satu sudah direservasi oleh seseorang?”
“Memang sudah direservasi.” Ji Yinfeng juga mengerutkan keningnya, sedikit tidak mengerti.
“Sejak kapan Tang Ruochu punya kemampuan untuk mereservasi seisi kelas satu?”
Xiao Ai bertanya dengan bingung, ia tidak percaya Tang Ruochu punya kemampuan sehebat itu.
Gu Ruoruo juga berpikir demikian.
Ketika dia berpikir duduk di kelas bisnis bisa menekan Tang Ruochu, wanita itu malah duduk di kursi kelas satu, dia langsung merasa sangat marah, bahkan nafasnya juga sedikit seseak.
__ADS_1
Setelah sejenak, Gu Ruoruo memerintahkan Xiao Ai, “Pergi dan tanyakan apa yang sebenarnya terjadi.”