
Hello! Im an artic!
“Hmm.” Lu Shijin mengangguk, kemudian melirik ke dalam toko, dan memilih beberapa pakaian, menyuruh pelayannya membawakan pakaian itu ke ruang ganti.
Tang Ruochu yang belum sempat bereaksi didorong ke dalam ruang ganti.
Hello! Im an artic!
Ketika keluar, Tang Ruochu terkejut ketika melihat bayangan dirinya di dalam cermin.
Tatapan Lu Shijin sangat cermay, ia memilih berbagai pakaian dengan gaya berbeda untuk Tang Ruochu ada pakaian dengan gaya elegan, setelan profesional, gaya feminim, dan seksi … tetapi setiap gaya selalu dapat mencerminkan daya tarik Tang Ruochu yang berbeda, dan menampilkan kecantikannya dengan jelas.
Setelah Tang Ruochu melihat semua pilihan Lu Shijin, ia terpukau, selera pria ini benar-benar luar boasa, jauh lebih luar biasa dari apa Tang Rouchu sendiri.
Dia melirik ke arah Lu Shijin, dan berkata dengan penuh arti, “Kamu juga pandai memilih pakaian wanita.”
Hello! Im an artic!
Lu Shijin menggerakan bahunya, “Sama denganmu, aku mengerti sedikit tentang fashion.”
Tang Ruochu tersenyum, dengan ekspresi serius berkata, “Tapi, bajuku sangat banyak, beli 1 atau 2 saja sudah cukup, jangan menghambur-hamburkan uangmu.”
“Kita akan membeli semuanya.” Kata Lu Shijin dengan pelan, bahkan tidak mengangkat matanya.
Tang Ruochu tidak tahu bagaimana ia harus bereaksi, ia dengan binggung berkata, “Di sini total ada 15 pakaian, jika saku memakai satu setiap hari, butuh lebih dari 2 minggu untuk memakai semua pakaian ini, dan harganya juga tidak murah, setara dengan beberapa bulan gaji aku.”
“Kartu ini, tidak ada batasnya, bahkan kartu ini cukup untuk membeli seisi gedung ini. Dan bahkan kalau tidak cukup, kita bisa menyuruh Shengyao untuk menjual mobil.”
Ucapan Lu Shijin terdengar angkuh, tapi malah membuat Tang Ruochu berdebar-debar.
__ADS_1
Cukup untuk membeli seluruh gedung ini?
Sekaya apa sebenarnya suaminya ini?
Tang Ruochu terdiam sejenak, pada akhirnya, dia terpaksa membiarkan pelayan membungkus semua pakaian yang Lu Shijin pilih.
Ketika mereka membawa semua barang keluar dari gedung, hari sudah siang, mereka bertiga kemudian mencari sebuah restoran di dekat departemen store itu, makan dan melanjutkan acara belanja mereka.
Apalagi, dengan dua pria tampan di sisinya, ke manapun mereka pergi, banyak sekali orang yang menoleh dan menatap mereka. Tang Rouchu juga menerima banyak sekali tatapan penuh iri hati dari para wanita.
Sorenya, mereka bertiga mencari sebuah kedai kopi, bersantai sambil menikmati kopi mereka, malam hari di perjalanan pulang, Lu Shijin bertanya kepada Tang Ruochu, “Malam ini, apa kamu mau menemaniku ke sebuah acara ?”
“Acara?”
Tang Ruochu mengedipkan matanya, dia tidak langsung setuju, lalu bertanya, “Siapa saja yang akan menghadiri acara itu?”
Tapi, dari ucapannya, Tang Ruochu bisa mendengarkan arti ucapakannya, mungkin yang dia maksud ‘teman’, adalah orang-orang yang penting.
Apakah dia …sudah siap untuk memperkenalkan dirinya kepada teman-temannya?
Tang Ruochu yang cerdas, langsung merasa hangat, seperti merasa diprioritaskan.
“Aku akan menemanimu.”
Dia tersenyum ke arahnya dan berkata dengan serius, “Aku akan berdandan yang cantik.”
Lu Shijin menahan senyum mengangguk, “Aku menantikannya.”
Malam hari sekitar pukul 7, Tang Ruochu sudah berdandan dengan cantik, dan bersiap keluar rumah dengan Lu Shijin.
__ADS_1
Malam ini, dia memakai gaun panjang berwarna terang, pinggangnya yang indah diikat dengan ikat pinggang, fitur wajah yang halus ditutupi riasan tipis, bibir merah natural, alis indah, mata cerah seperti mentari, dan kulit putih sehalus batu giok yang indah. Auranya kuat dan elegan, gayanya juga terlihat sangat unik dan berbeda dengan yang lain.
“Bagaimana menurutmu?” Tang Rouchu yang mengenakan gaun baru itu berputar di depan Lu Shijin, tersenyum dan bertanya padanya.
“Cantik sekali, rasanya aku ingin menyembunyikanmu.” Tatapan Lu Shiin yang dingin itu, terlihat sedikit terkejut.
“Angkuh sekali.” Tang Ruochu kemudian mendekat dan merangkul lengannya, “Ayo,aku selama tidak mempermalukanmu, itu sudah cukup bagiku.”
“Aku rasa, mereka akan kaget.”
Lu Shijin tersenyum, sebelum keluar dia tidak lupa menciumnya sekali.
Jam setengah delapan malam, mereka tiba di sebuah tempat pertemuan yang sangat elit, ketika masuk, Lu Shijin berjalan dengan santai, Tang Ruochu mengikuti dari belakang, mereka masuk ke dalam lift, melewati lorong yang mewah, kemudian berhenti di depan ruangan VVIP.
Lu Shijin mengetukkan pintunya, tak lama kemudian,pintu terbuka, kemudian Tang Ruochu mendengar suara Lu Shengyao yang berkata, “Kakak sudah datang!”
Kemudian diikuti suara pria asing, “Kakak ipar datang tidak?”
“Datang datang.”
“Di mana di mana?”
Dari dalam terdengar suara yang heboh, karena Tang Ruochu berdiri di belakang Lu Shijin, orang di dalam tidak dapat melihatnya, ketika Lu Shijin menariknya masuk, Barulah mereka bisa melihat Tang Rouchu dengan jelas.
Suasana seketika menjadi sangat tenang.
Orang-orang di dalam terhenti dan menatap Tang Ruochu, semuanya menatapnya dengan penuh penasaran.
Tang Rouchu berdiri di sana dengan santai, cahaya terang menunjukkan wajhanya yang cantik, matanya lembut dan terlihat cerdas, bibirnya dipenuhi dengan senyum menawan, alisnya halus, wajahnya kecil, gaun itu membuatnya terlihat ramping dan terlihat suci.
__ADS_1