UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU

UNTUNGNYA, CINTA BERSAMBUT DARI TUAN LU
Bab 50 Hutang Jodoh


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Pasangan itu berjalan keluar dari pintu dan melihat Lu Shengyao bersandar di dinding koridor, menatap mereka dengan senyum aneh.


Wajah Lu Shijin tanpa ekspresi.


Hello! Im an artic!


Tang Rouchu merasa tidak nyaman karena di pandang, dan pipinya memerah, “Apa yang kamu lihat? Apakah kamu tidak pernah melihat wanita cantik?”


Lu Shengyao tersenyum ambigu dan tidak berbicara.


Ini membuat Tang Rouchu merasa lebih malu lagi. Karena tak bisa menahan rasa malunya, ia pun berbalik dan berlari turun ke bawah.


Melihat punggungnya menghilang, Lu Shijin melirik Lu Shengyao dan bertanya, “Ada apa?”


Hello! Im an artic!


“Aku ingin mengajak kalian makan bersama, aku sudah memesan tempat di restoran, aku juga akan sekalian melaporkan tentang masalah Kakak ipar.”


“Baiklah, pergi ambil mobil.”


“Baik.”



Pada pukul tujuh malam, ketiganya datang ke restoran China kelas atas di pusat kota, dan masuk ke ruangan VIP, memesan makanan, kemudian berbicara sambil makan.


Di tengah makan malam, Lu Shengyao memandang Lu Shijin dan kberkata dengan serius, “Dalam beberapa hari terakhir, seseorang sedang menyelidiki identitasku.”


Tangan Lu Shijin yang sedang memotong daging dengan garpu dan pisau, tiba-tiba berhenti, matanya menyipit, “Terus hasilnya?”

__ADS_1


Lu Shengyao mencibir, “Tentu saja, aku terus bersembunyi dan menghindar. Aku, Tuan yang lahir di keluarga kaya dan memiliki status terhormat. Apakah mungkin orang biasa bisa dengan gampang mengetahui identitasku?”


“Ya, hati-hati, jika identitasmu sudah ditemukan, jangan biarkan orang itu juga memeriksaku.”


Lu Shijin mengembalikan ekspresi aslinya dan memberi perintah.


Lu Shengyao menepuk-nepuk dadanya dengan sangat yakin, “Kamu tidak perlu khawatir tentang itu.”


Lu Shijin meliriknya, ada sedikit keraguan di tatapannya.


Mendengarkan ini, Tang Rouchu mengkerutkan keningnya dan bertanya, “Siapa yang sedang menyelidikimu? Apakah ada sesuatu yang terjadi?”


“Tidak apa-apa, hanya orang biasa, kakak ipar jangan khawatir, ayo, makan.”


Lu Shengyao tersenyum dan menyupitkan lauk untuk Tang Rouchu, kemudian, Tang Rouchu menyantap makanan yang diberikan itu dealam diam.


Tang Rouchu menatap mereka dengan curiga, tetapi tidak tahu bahwa orang yang sedang mereka berdua sedang bicarakan adalah Ji Yinfeng.


Pada saat ini, Lu Shijin berkata, “Masalah masa lalu percintaannya, tidak usah dipedulikan.”


“Ternyata begitu.” Tang Rouchu menatap Lu Shengyao dengan simpatik dan berkata dengan suara serius, “Menyinggung terlalu banyak wanita bukanlah hal yang baik. Bagaikan berjalan terlalu lama di tepi sungai, sepatumu akan basah juga, hati-hatilah, Lu Shengyao.”


“…”


Lu Shengyao terdiam beberapa saat, menatap Shijin dengan sedih, dan meraung dalam hatinya, “itu jelas ini masalah Kakak ipar, sama sekali tidak ada hubungan denganku, kenapa kakak malah menjebakku dan menghancurkan image pangeranku ..”.


Namun, Lu Shijin mengabaikan tatapan penuh keluhannya.


Beberapa saat kemudian, Tang Rouchu bangkit dan pergi ke kamar mandi. Tak disangka, dalam perjalanan kembali, dia bertemu Ji Yinfeng dan Gu Ruoruo.


Melihat dua orang ini, pikiran pertama Tang Rouchu adalah pergi, tetapi Gu Ruoruo menghentikannya sambil tersenyum, “Rouchu, kebetulan sekali, aku tidak menyangka bisa bertemu denganmu di sini.”

__ADS_1


Gu Ruoruo memegang lengan Ji Yinfeng dan berjalan menuju ke arahnya dengan bangga, wajahnya penuh senyum.


Beberapa saat ini, dia memanfaatkan Lu XiaoLin untuk menyiksa Tang Rouchu, jadi dia dalam suasana hati yang baik. Ketika dia melihat Tang Rouchu, dia secara alami mengambil kesempatan untuk menyiksanya lagi.


“Iya, kebetulan sekali. Aku baru saja menghabiskan makan malamku, tapi sekarang rasanya semua makanku akan keluar.” Tang Rouchu menatap keduanya tanpa senyum di wajahnya, ia merasa jijik.


“Kamu datang sendiri?”


Ji Yinfeng bertanya pada Tang Rouchu, tetapi matanya melirik ke sekeliling restoran, tampaknya ingin mencari pria yang muncul di sampingnya hari itu.


Tang Rouchu menatapnya dengan acuh tak acuh, dan suaranya dingin, “Memang apa urusan denganmu?”


“Bagaimana mungkin Rouchu datang sendiri? Mungkin saja dia datang dengan pria lain, kebetulan kita bisa mengambil kesempatan untuk saling mengenal.”


Gu Ruoruo memeluk lengan Ji Yinfeng dengan erat, tetapi dengan ekspresi mencibir, sepertinya ingin memberi tahu Tang Rouchu bahwa pria terbaik di kota Bei Ning sudah menjadi miliknya, bahkan jika dia benar-benar datang dengan pria lain, pria itu pastinya adalah biasa yang tidak berguna.


Tang Rouchu memandang Gu Ruoruo dan mencibir, “Apakah kalian layak untuk mengenalnya?”


“Heh, apakah kamu takut dia akan di kalahkan oleh Yinfeng, jadi tidak berani memperkenalkannya pada kami? Sebenarnya tidak apa-apa, bagaimanapun, Yinfeng adalah pria yang baik, tidak banyak yang bisa mengalahkannya, jangan khawatir, kami tidak akan menertawakanmu .”


Gu Ruoruo mengira Tang Rouchu tidak berani, dan ekspresinya menjadi lebih bangga.


Tang Rouchu tertawa mendengarkan ini.”


“Bajingan seperti itu disebut sangat baik? Gu Ruoruo, memang benar, hanya wanita sepert mu yang cocok dengan pria sepertinya.”


Wajah Ji Yinfeng sedikit berubah, tatapannya tertuju pada Tang Rouchu.


Gadis yang pernah mencintainya sepenuh hati, sekarang penuh dengan kebencian dan hinaan untuknya.


Gu Ruoruo mungkin tidak mengetahuinya, tetapi Ji Yinfeng tahu, Memang ada pria yang sangat baik darinya di sisi Tang Rouchu, memikirkan itu, dia bahkanmerasa malu.

__ADS_1


__ADS_2